Presiden Jokowi Tolak Permintaan Bantuan Persenjataan yang Diajukan Presiden Ukraina

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 29 April 2022 | 16:57 WIB
Presiden Jokowi Tolak Permintaan Bantuan Persenjataan yang Diajukan Presiden Ukraina
Presiden Ukraina, Zelensky mengaku dihubungi oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu, (27/04/2022) kemarin. (kolase foto Zelensky dan Jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan isi obrolannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui sambungan telepon pada Rabu (27/4/2022) kemarin lusa. Jokowi menyebut, Volodymyr sempat meminta bantuan persenjataan kepada Indonesia.

Hal itu diungkapnya melalui video pernyataan Presiden RI melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (29/4/2022).

Jokowi mengungkapkan kalau pembahasan antara kedua belah pihak berkaitan dengan kondisi terakhir dari perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

"Dalam pembicaraan dalam perbincangan telepon dengan Presiden Ukraina saya memperoleh update mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina. Dalam pembicaraan itu dibahas juga mengenai berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia," kata Jokowi.

Jokowi lantas mengatakan, kalau Indonesia tidak bisa mengirimkan bantuan persenjataan kepada negara lain. Aturan tersebut sudah ditetapkan sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia.

"Saya menegaskan, bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain," ujarnya.

Kendati demikian, Indonesia sangat terbuka untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Lebih lanjut, dalam sambungan telepon itu, Jokowi menyampaikan kepada Volodymyr, bahwa Indonesia mengharapkan adanya perdamaian dari konflik Rusia-Ukraina.

Perdamaian itu diharapkan bisa terjadi melalui upaya negosiasi kedua belah pihak. Jokowi juga mengundang Volodymyr untuk hadir dalam perhelatan G20 di Bali pada November 2022 mendatang.

baca juga

Menurut Jokowi, perhelatan G20 memiliki peran sebagai katalisator dalam pemulihan ekonomi dunia yang sempat goyah akibat pandemi Covid-19 dan juga perang yang terjadi di Ukraina.

"Dalam konteks inilah maka dalam pembicaraan telepon kemarin saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Poin-poin Pembahasan Jokowi dengan Presiden Zelensky, Undang Ukraina ke KTT G20 di Bali

Poin-poin Pembahasan Jokowi dengan Presiden Zelensky, Undang Ukraina ke KTT G20 di Bali

News | Jum'at, 29 April 2022 | 13:27 WIB

Jokowi Teleponan Presiden Ukraina, Sampaikan Dukungan Indonesia untuk Negosiasi Damai

Jokowi Teleponan Presiden Ukraina, Sampaikan Dukungan Indonesia untuk Negosiasi Damai

News | Kamis, 28 April 2022 | 20:40 WIB

Telepon Presiden Ukraina, Jokowi Pastikan Indonesia Siap Berikan Bantuan Kemanusiaan

Telepon Presiden Ukraina, Jokowi Pastikan Indonesia Siap Berikan Bantuan Kemanusiaan

Sumbar | Kamis, 28 April 2022 | 19:15 WIB

Terkini

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:48 WIB

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22 WIB

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 06:46 WIB

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

×