4 Fakta Pria di Sumut yang Tega Membanting Anaknya hingga Tewas, Pelaku Kesal Tidurnya Terganggu

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 30 April 2022 | 08:15 WIB
4 Fakta Pria di Sumut yang Tega Membanting Anaknya hingga Tewas, Pelaku Kesal Tidurnya Terganggu
Fathir mengungkapkan kasus pria yang membanting anaknya hingga tewas. (Suara.com/M.Aribowo)

Suara.com - Seorang pria di Sumatera Utara (Sumut) tega membanting anak yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) hingga tewas. Berita ini sudah tersebar di beberapa media online.

Selengkapnya, bisa diketahui melalui fakta-fakta pria yang membanting anak hingga tewas berikut ini.

Pelaku adalah Ayah dari Korban 

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di salah satu kawasan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (28/4/2022) malam.

Seorang pria berinisial F (31) yang ditetapkan sebagai pelaku adalah ayah dari korban. Ia membanting anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun itu dan disaksikan oleh istri.

"Pelaku membanting anaknya (hingga meninggal dunia) disaksikan ibunya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Jumat (29/4/2022).

Korban Alami Luka Serius

Akibat dibanting oleh ayahnya sendiri, korban mengalami luka serius di seluruh tubuhnya. Pihak keluarga termasuk sang ibu bersama warga sempat membawa korban ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

"Ibu korban membawa korban ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia pada pukul 19.30 WIB," jelas Fathir.

Kesal Tidurnya Terganggu

Fathir menambahkan jika awalnya korban tidur di kasur bersama ayahnya, sementara sang ibu tidur di lantai kamar depan pintu.

Lalu, korban disebutnya terbangun dan muntah-muntah. F yang merasa kesal karena waktu tidurnya terganggu, langsung membanting anaknya dengan tega.

"Selanjutnya dikarenakan anak tersebut terbangun dan muntah-muntah, kemudian tersangka emosi dan merasa terganggu. Selanjutnya tersangka bangun dan mengangkat korban dari atas tempat tidur kemudian membanting korban di atas tempat tidur sebanyak 2 kali," jelas Fathir.

Tersangka diketahui tak hanya membanting korban ke lantai, tapi  juga memukul anaknya yang masih balita itu karena terlalu kesal.

Pelaku Diamankan

Polisi yang menerima laporan ini segera mendatangi lokasi dan mengamankan sang ayah.

"Pelaku yang membanting anak sudah kita amankan," kata Fathir.

Fathir mengungkapkan jika petugas sudah melakukan penahanan terhadap tersangka F dan saat ini sedang dalam proses pelimpahan dari Polsek Percut Sei Tuan ke Polrestabes Medan.

"Ini masih akan kita dalami lagi, nanti akan kami lakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap si bapak, mengenai informasi apakah si bapak sudah sering melakukan penganiayaan terhadap anaknya," tambahnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Ayah dan Dua Anak Tewas

Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Ayah dan Dua Anak Tewas

Sumut | Sabtu, 30 April 2022 | 00:27 WIB

Polisi di Cakung Dianiaya saat Amankan Jambret, Salah Satu Pelaku Ngaku Cucu Jenderal

Polisi di Cakung Dianiaya saat Amankan Jambret, Salah Satu Pelaku Ngaku Cucu Jenderal

News | Jum'at, 29 April 2022 | 19:08 WIB

Anak Pesinden Jogja Jadi Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal di Rumahnya

Anak Pesinden Jogja Jadi Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal di Rumahnya

Jogja | Jum'at, 29 April 2022 | 18:34 WIB

Edan, Pria di Sumut Banting Anak Perempuannya hingga Tewas, Begini Kejadiannya

Edan, Pria di Sumut Banting Anak Perempuannya hingga Tewas, Begini Kejadiannya

Sumut | Jum'at, 29 April 2022 | 15:35 WIB

12 Emak-emak di Madina Tewas Tertimbun saat Cari Emas, Polisi Lakukan Penyelidikan

12 Emak-emak di Madina Tewas Tertimbun saat Cari Emas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sumut | Jum'at, 29 April 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB