Israel Buru Pelaku Penusukan Massal Asal Palestina

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Minggu, 08 Mei 2022 | 16:19 WIB
Israel Buru Pelaku Penusukan Massal Asal Palestina
DW

Suara.com - Aparat keamanan masih berusaha melacak keberadaan dua warga Palestina yang diduga menusuk tiga warga sipil Israel hingga tewas. Pelaku berasal dari Kamp Jenin yang menjadi episentrum gelombang kekerasan teranyar.

Penusukan massal yang menewaskan tiga orang di dekat Tel Aviv, Israel, Kamis (5/4), merupakan insiden teranyar menyusul eskalasi kekerasan dalam beberapa pekan terakhir.

Kedua pelaku, yang diduga berusia 19 dan 20 tahun, berasal dari Kamp Jenin di Tepi Barat Yordan. Kawasan pengungsi itu menjadi episentrum pertempuran teranyar antara militan Palestina dan Israel.

Sejak awal tahun, sejumlah warga Palestina asal Jenin melakukan serangkaian serangan mematikan terhadap warga sipil atau serdadu Israel.

Akibatnya, militer dan kepolisian melancarkan penggerebekan terhadap kamp tersebut yang kemudian memicu pertukaran tembakan.

"Kami akan menangkap teroris dan menghancurkan kelompok pendukungnya, dan mereka akan mendapat ganjaran setimpal,” kata Perdana Menteri Naftali Bennett, Kamis (5/5) malam.

Otoritas mengatakan pelaku melarikan diri dengan kendaraan bermotor, ketika korban masih bersimbah darah di Elad, sebuah pemukiman ultra-Ortodoks di dekat kota Tel Aviv.

Selain tiga yang meninggal dunia, empat warga sipil lain dikabarkan mengalami luka-luka.

Beban sejarah di hari penentuan

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, mengecam "serangan mengerikan terhadap laki-laki dan perempuan tidak berdosa,” katanya dalam keterangan pers.

Adapun Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, memperingatkan konsekuensi tindak kekerasan terhadap perdamaian.

"Pembunuhan warga sipil Palestina atau Israel hanya mengarah pada situasi yang lebih parah, pada saat ketika kita semua berusaha mencapai stabilitas dan mencegah eskalasi,” tuturnya seperti dikutip Kantor Berita Palestina, Wafa.

Tanggal 14 Mei 1948 merupakan simpang sejarah yang menjauhkan takdir kedua bangsa. Pada hari itu, warga Yahudi merayakan pembentukan negara sebagai suaka bagi bangsa yang baru mengalami genosida, sebaliknya Palestina meratapi pengusiran dari Israel yang dikenal dengan Nakba atau Hari Bencana.

Sejarah kelam itu menaungi Kamp Jenin yang menampung sebagian pengungsi Palestina dari Israel. Di sini pula meletus Intifada kedua pada tahun 2000 yang menewaskan ribuan warga sipil di kedua belah pihak.

Sejak awal Maret 2022, setidaknya 18 warga Israel tewas di tangan militan Palestina, termasuk korban penusukan dan penembakan massal di Tel Aviv dan di Tepi Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabrak Prosedur Diplomatik, Pengamat Hukum: Kesaksian Online Google di Sidang Chromebook Cacat Hukum

Tabrak Prosedur Diplomatik, Pengamat Hukum: Kesaksian Online Google di Sidang Chromebook Cacat Hukum

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:00 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders

Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 21:51 WIB

Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan

Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 21:46 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB