Golkar-Demokrat Terbuka Berkoalisi, Airlangga Disebut Bisa Jadi King Maker Usung Anies-AHY di Pilpres

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 10 Mei 2022 | 14:40 WIB
Golkar-Demokrat Terbuka Berkoalisi, Airlangga Disebut Bisa Jadi King Maker Usung Anies-AHY di Pilpres
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Kamis (6/4/2021). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Rumah Dinas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Komplek Widya Chandra 3, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/5/2022) lalu. Kunjungan yang dilakukan AHY  tersebut dalam rangka silaturahmi kepada Airlangga. 

Merespons silaturahmi tersebut, Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Khoirul Umam menilai adanya peluang Demokrat dengan Golkar berkoalisi untuk Pilpres 2024

Apalagi, keduanya dinilai merupakan partai nasionalis-tengah yang cenderung tidak terjebak di antara dua arus mainstream kiri dan mainstream kanan. Hanya saja, kata Khoirul, yang menjadi tantangan adalah terkait penentuan komposisi Capres-Cawapres dalam skema koalisi Golkar-Demokrat.  

"Yang menjadi tantangan adalah terkait penentuan komposisi capres-cawapres dalam skema koalisi Golkar-Demokrat," kata Khoirul saat dihubungi, Selasa (10/5/2022).

Menurutnya, jika Golkar sejak awal bernegosiasi pembentukan koalisi sudah coba mengunci dengan harga mati agar posisi capres dipegang oleh Airlangga Hartarto, maka hal itu menjadi agak problematik mengingat popularitas dan elektabilitas Airlangga relatif masih cukup rendah. 

"Partai-partai mediocre seperti PAN dan PPP juga belum tentu semangat untuk mengusung skema tersebut, kecuali partai-partai itu 'dibeli suaranya' dengan model politik transaksional seperti yang dilakukan pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 lalu," tuturnya. 

Lantaran itu, Khoirul mengemukakan, alternatif yang bisa dilakukan adalah Golkar perlu membuka berbagai skema kemungkinan dan tidak langsung mengunci nama Airlangga sebagai capres sebagai harga mati. Menurutnya, Airlangga pada skema nanti bisa berperan sebagai King Maker saja. 

"Pada kesempatan ini, Airlangga bisa memainkan peran sebagai 'king maker' dalam proses pembentukan koalisi, dengan tetap membuka peluang dirinya sebagai Capres sekaligus membuka peluang tokoh-tokoh muda yang lain seperti Anies, Ganjar atau bahkan AHY sendiri untuk maju sebagai Capres dalam Pilpres 2024 mendatang," ujarnya. 

Lebih lanjut, Khoirul mengatakan, jika dinamika politik yang terus dikawal akan menentukan di mana Golkar dan Demokrat bisa menjadi jangkar.

Bahkan, jika basis koalisi Golkar-Demokrat menguat, tidak menutup kemungkinan Nasdem, PAN, PPP dan juga PKS bisa ikut dalam gerbong mereka. 

"Adapun terkait dengan sosok Capres potensial, jika upaya mendorong Ganjar agak problematik karena berpotensi menciptakan resistensi politik dari PDIP, maka alternatif pasangan Anies-AHY yang terbukti memiliki bekal elektabilitas memadai dalam sejumlah simulasi pasangan Capres-Cawapres di berbagai survei nasional, maka Golkar bisa ikut menjadi jangkar sekaligus motor utama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilpres 2024 Tak Cukup Satu Putaran jika Ada Tiga Paslon: Anies-AHY, Ganjar-Airlangga, Prabowo-Puan

Pilpres 2024 Tak Cukup Satu Putaran jika Ada Tiga Paslon: Anies-AHY, Ganjar-Airlangga, Prabowo-Puan

News | Kamis, 21 April 2022 | 17:32 WIB

Pengamat Nilai Duet Anies-AHY Bakal 'Full Power': Magnet Politiknya Luar Biasa

Pengamat Nilai Duet Anies-AHY Bakal 'Full Power': Magnet Politiknya Luar Biasa

News | Selasa, 19 April 2022 | 17:04 WIB

Demokrat-NasDem Berpeluang Koalisi, Pengamat: Duet Anies-AHY Berpotensi Menang Pilpres 2024

Demokrat-NasDem Berpeluang Koalisi, Pengamat: Duet Anies-AHY Berpotensi Menang Pilpres 2024

News | Senin, 18 April 2022 | 10:29 WIB

Terkini

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:57 WIB

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:04 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB