Bayi di Jakbar Alami Gizi Buruk, Kenneth PDIP: Anies Malah Tidak Malu Membanggakan JIS dan Formula E

Kamis, 12 Mei 2022 | 21:50 WIB
Bayi di Jakbar Alami Gizi Buruk, Kenneth PDIP: Anies Malah Tidak Malu Membanggakan JIS dan Formula E
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth (ist)

Suara.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengaku miris dengan masih adanya kejadian seorang bayi usia dua tahun di Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jalarta Barat yang mengalami gizi buruk. Kenneth mempertanyakan kinerja Pemprov DKI.

Kenneth mengatakan, bayi tersebut sudah mengalami gizi buruk sejak bulan April 2022 lalu. Namun, saat ini Dinas Kesehatan DKI sudah melakukan penanganan setelah mendapatkan laporan.

Ia mengaku miris karena di kota besar seperti Jakarta masih terjadi kejadian anak mengalami gizi buruk. Padahal, jika dibandingkan dengan Provinsi lain, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah yang terbanyak.

"Ini peristiwa yang sangat dramatis dan sangat miris, sekelas kota besar seperti Jakarta masih ada seorang balita yang mengalami gizi buruk. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi jika pemimpinnya fokus dalam memperhatikan warganya," ujar Kenneth dalam keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Selain itu, Kenneth juga menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan ini.

Mantan Mendikbud itu disebutnya malah masih saja membanggakan Jakarta International Stadium (JIS) dan Formula E di saat masih ada bayi yang mengalami gizi buruk.

"Yang paling dramatis, Anies masih berani dan tidak malu membanggakan JIS dan Formula E, tapi rakyatnya masih ada yang kekurangan gizi. Anies tidak fokus untuk kesejahteraan masyarakat dan tidak perduli kepada warganya," tuturnya.

Menurutnya saat ini masih banyak keluarga yang menderita karena mengalami keterpurukan ekonomi karena pandemi Covid-19. Banyak orang tua yang jadi tidak bisa memenuhi nutrisi buah hatinya karena masalah ekonomi.

Menurut Kent-sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, banyak faktor yang membuat banyaknya balita di Jakarta menderita gizi buruk, salah satunya faktor ekonomi yang mendera keluarga saat Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kesedihan Calon Jamaah asal Bengkalis Tiga Kali Batal Haji: Sudah Tak Ada Lagi Air Mata

"Nutrisi yang kurang diberikan kepada balita ini akan memiliki dampak negatif yang sangat panjang. Hal ini secara otomatis akan mengakibatkan balita di DKI Jakarta rentan terkena penyakit," ucapnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta pada 2020, jumlah balita yang memiliki kekurangan gizi sebanyak 6.047 balita.

Dalam kasus gizi buruk, wilayah Jakarta Timur menyumbang kasus balita gizi kurang tertinggi, yaitu sebanyak 1.826 kasus, dibandingkan wilayah DKI Jakarta lainnya seperti Jakarta Selatan 803 balita, Jakarta Pusat 989 balita, Jakarta Barat 1.823 balita, dan Jakarta Utara 498 balita.

Berkenaan dengan kasus bayi gizi buruk di Jakbar, Kenneth mempertanyakan kinerja dari Camat dan Lurah Kalideres yang seharusnya menyadari lebih cepat masalah ini. Dinas Kesehatan tidak bisa disalahkan karena bergerak setelah mendapatkan laporan.

"Saran saya Camat dan Lurah Kalideres harus bertanggung jawab dan harus dievaluasi kinerjanya, kalau perlu di copot dari jabatannya karena tidak becus bekerja, masa ada yang kena gizi buruk di wilayahnya, mereka gak tau?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI