facebook

Menkes Budi: Rakyat Indonesia Sudah Super Immunity Terhadap Covid-19

Bangun Santoso | Stefanus Aranditio
Menkes Budi: Rakyat Indonesia Sudah Super Immunity Terhadap Covid-19
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas PPKM, Kantor Presiden 18 April 2022 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (18/4/2022). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Budi membeberkan hasil survei sebelum masa mudik lebaran sudah mencapai menjadi 99,2 persen

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity terhadap Covid-19.

Budi membeberkan hasil survei sebelum masa mudik lebaran sudah mencapai menjadi 99,2 persen, selain itu kadar antibodinya juga jauh lebih tinggi di angka 7000 - 8000.

"Karena memang banyak rakyat masyarakat Indonesia yang sudah divaksinasi, kemudian terkena omicron, dan hasil riset di seluruh dunia menunjukkan bahwa kombinasi dari vaksinasi ditambah dengan infeksi membentuk apa yang di kalangan sains disebut super immunity," jelas Budi dalam jumpa pers, Selasa (17/5/2022).

Berdasarkan data di atas, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan buka masker di luar ruangan, sementara di dalam ruangan tetap wajib menggunakan masker.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: AS Berikan Vaksin Booster Untuk Anak Usia 5-11 Tahun

"Di transportasi umum juga tetap harus pakai, juga kalau misalnya kita merasa tidak enak badan, batuk-batuk juga sebaiknya tetap dipakai dan beberapa hal," tegasnya.

Budi menyebut hal ini merupakan langkah-langkah awal transisi dari pandemi menuju endemi.

Diketahui, Presiden Jokowi mengumumkan bagi masyarakat yang berada di ruang terbuka dan tidak padat orang, maka diperkenankan untuk tidak menggunakan masker. Hal tersebut dikarenakan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air yang semakin terkendali.

"Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Sehingga masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi dalam video pernyataan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Kendati demikian, penggunaan masker masih harus tetap dilakukan oleh masyarakat yang berada di ruangan tertutup atau di dalam transportasi publik.

Baca Juga: Setelah Sukses Menyelesaikan Tur Eropa, Hongjoong ATEEZ Dinyatakan Positif COVID-19

Jokowi juga menyarankan bagi masyarakat yang masuk ke dalam kategori rentan, lanjut usia atau memiliki penyakit komorbid untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

Komentar