Iran Terus "Cekik" Selat Hormuz, Harga Minyak Ditaksir Tembus 200 Dolar AS per Barel

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:14 WIB
Iran Terus "Cekik" Selat Hormuz, Harga Minyak Ditaksir Tembus 200 Dolar AS per Barel
Selat Hormus (Gemini AI)
baca 10 detik
  • IRGC Iran mengancam memblokir total Selat Hormus, memicu kekhawatiran harga minyak melonjak drastis.
  • Selat Hormus, jalur 20 persen pasokan minyak dunia, terancam sebabkan krisis pengiriman berkepanjangan.
  • IEA merilis 400 juta barel cadangan darurat, sementara PBB menyoroti hambatan bantuan kemanusiaan kritis.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi global. Iran melalui pasukan elit Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan tidak akan membiarkan “seperliter pun” minyak melewati Selat Hormus.

Pernyataan keras ini muncul di tengah perang AS–Israel melawan Iran yang sudah berlangsung sejak akhir Februari, dan langsung memicu kekhawatiran harga minyak bisa melonjak hingga 200 dolar AS per barel.

Iran Tutup Selat Hormus

Melalui Al Jazeera, Juru bicara IRGC menyebut kapal-kapal yang terkait dengan Amerika Serikat, Israel, maupun sekutu mereka akan dianggap sebagai target sah.

“Harga minyak bergantung pada keamanan regional, dan kalian adalah sumber utama ketidakamanan,” tegasnya.

Selat Hormus sendiri adalah jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Penutupan jalur ini, ditambah perlambatan produksi di beberapa negara Teluk, membuat pasar energi semakin tidak stabil.

Dalam sepekan terakhir, harga minyak berfluktuasi tajam, dipicu serangan rudal dan drone Iran ke berbagai titik di Timur Tengah.

Situasi semakin panas setelah tiga kapal, termasuk satu kargo berbendera Thailand, dilaporkan terkena serangan di dekat Oman. Meski berisiko, Presiden AS Donald Trump tetap mendorong kapal-kapal untuk melintas.

Ia menyebut jalur itu akan segera aman, meski banyak pihak menilai ancaman Iran tidak bisa dianggap enteng.

baca juga

Dunia Cari Jalan Keluar, IEA Lepas Cadangan Darurat

Krisis ini membuat negara-negara besar bergerak cepat. Badan Energi Internasional (IEA) mengumumkan pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat 32 negara anggotanya. Langkah ini diharapkan bisa menahan lonjakan harga, meski IEA menegaskan solusi utama tetap pada dibukanya kembali Selat Hormus.

Eropa disebut menghadapi ancaman krisis energi besar jika jalur itu tidak segera normal. Christian Bueger, pakar keamanan maritim dari Universitas Copenhagen, menyebut industri pelayaran saat ini “mustahil” melewati Selat Hormus.

Jika tidak ada sinyal positif, dunia bisa menghadapi krisis pengiriman yang berlangsung berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Beberapa negara sudah menyiapkan langkah konkret. Jepang, yang 70 persen impor minyaknya melewati Selat Hormus, akan melepas sekitar 80 juta barel dari cadangan nasional dan swasta mulai Senin. Austria dan Jerman juga menyatakan siap membuka sebagian cadangan darurat mereka.

Sementara itu, PBB mengingatkan dampak kemanusiaan dari penutupan jalur ini. Bantuan ke Afrika Sub-Sahara terhambat, membuat jutaan orang berisiko tidak mendapat pasokan penting.

“Kita sedang menghadapi momen berbahaya,” kata Tom Fletcher, pejabat bantuan PBB, yang mendesak semua pihak memberi pengecualian bagi jalur bantuan kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:09 WIB

Konflik di Timur Tengah, Puan Maharani Dorong Ibadah Haji Tetap Diupayakan dengan Mitigasi Ketat

Konflik di Timur Tengah, Puan Maharani Dorong Ibadah Haji Tetap Diupayakan dengan Mitigasi Ketat

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:24 WIB

Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu

Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:23 WIB

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×