Changemakers Nusantara Day Hadirkan Ribuan Pembawa Perubahan di Indonesia

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:21 WIB
Changemakers Nusantara Day Hadirkan Ribuan Pembawa Perubahan di Indonesia
Changemakers Nusantara Day. (Istimewa)

Suara.com - Organisasi nirlaba pembawa perubahan bagian dari Grup GoTo, Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), menggelar Changemakers Nusantara Day, Kamis (19/5/2022) untuk merayakan keberhasilan ribuan pembawa perubahan yang telah menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Acara yang diselenggarakan menjelang Hari Kebangkitan Nasional ini juga menjadi ajang berbagi inspirasi, diskusi, dan mendorong kolaborasi bagi para insan pembawa perubahan Tanah Air.

Melalui acara ini, YABB menghadirkan sejumlah pembawa perubahan (changemakers) yaitu mereka yang telah menanggapi berbagai permasalahan lingkungan dan sosial di Indonesia untuk mengikuti rangkaian konferensi, diskusi, dan pameran yang diselenggarakan secara virtual.

Tokoh perubahan yang hadir dalam acara ini antara lain Susi Pudjiastuti (sosok changemaker inspiratif), Dr. Vivi Yulaswati, M.Sc. (Staf Ahli Menteri BAPPENAS), Hendra Widjaja (CTO Tokopedia), Dr. Bagus Takwin, M.Hum. (Dekan Fakultas Psikologi UI).

Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa, Monica Oudang, menyuarakan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak changemakers untuk menciptakan dampak yang mengakar dan berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk membawa perubahan, sebuah kekuatan berupa bibit yang menunggu untuk ditumbuhkan. Kami hadir untuk memastikan bibit ini bisa berkembang dan bisa menghasilkan bibit-bibit yang lain," jelasnya.

Sesuai dengan misi YABB untuk mencetak dan menjadi katalisator changemakers, inisiatif Changemakers Nusantara akan terus digerakkan dan dikembangkan agar bisa terkumpul lebih banyak pembawa perubahan di Tanah Air untuk mendobrak batasan demi menciptakan kemajuan bangsa. 

Acara Changemakers Nusantara Day dihadiri oleh ribuan peserta dari masyarakat luas, beserta berbagai pemangku kepentingan YABB, di antaranya perwakilan pemerintah, kedutaan besar, organisasi nirlaba, akademisi, serta sejumlah perusahaan–termasuk perusahaan rintisan teknologi (startup).

Lewat acara ini, para peserta mendapatkan bekal agar bisa menjadi pembawa perubahan yang memiliki pola pikir kritis, tangguh, mampu memanfaatkan teknologi, dan siap bergotong-royong dengan pihak lain demi menciptakan dampak positif yang lebih kuat.

Susi Pudjiastuti, changemaker yang pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan  Republik Indonesia dan pendiri organisasi Pandu Laut Indonesia, memberikan contoh bagaimana keberanian dan kolaborasi menjadi modal utama untuk melahirkan terobosan. Sebuah modal yang tidak didapatkan sejak lahir, melainkan hal yang terasah sepanjang perjalanan hidup.

baca juga

Susi mengapresiasi acara hari ini karena ia percaya bahwa dengan berkumpul, para pembawa perubahan bisa saling berbagi cerita dan mulai berkolaborasi. “Tergugah melihat permasalahan yang ada di sekitar, mendorong saya menjadi berani untuk mendobrak pakem-pakem. Di saat yang bersamaan, membuka mata saya akan pentingnya bergandengan dengan pihak lain untuk mewujudkan perubahan yang signifikan,” papar Susi.

Bersama Susi, Dimas Bagus Wijanarko, pendiri sekaligus ketua Yayasan Get Plastic Indonesia, menceritakan bagaimana sebagai seorang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa berhasil mengembangkan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi sumber energi secara otodidak.

“Empati saya terhadap permasalahan sampah plastik yang tidak kunjung selesai sangat tinggi,  dan ini yang mendorong saya menciptakan inovasi. Saya pun harus menyelesaikan tantangan untuk memastikan teknologi yang saya ciptakan bisa inklusif untuk semua pihak,” ungkap Dimas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Khawatir Kenaikan Inflasi Gerus Daya Beli Masyarakat

Sri Mulyani Khawatir Kenaikan Inflasi Gerus Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2022 | 14:28 WIB

Wujud Cinta Lingkungan, Begini Cara Berpartisipasi dalam Gerakan Waste Down Beauty Up

Wujud Cinta Lingkungan, Begini Cara Berpartisipasi dalam Gerakan Waste Down Beauty Up

Jogja | Kamis, 19 Mei 2022 | 13:46 WIB

Aksi Damai Aliansi Masyarakat Kaltim di Kantor PT Bayan Resources: Mereka Ambil Kekayaan di Kaltim

Aksi Damai Aliansi Masyarakat Kaltim di Kantor PT Bayan Resources: Mereka Ambil Kekayaan di Kaltim

Kaltim | Kamis, 19 Mei 2022 | 13:05 WIB

Warga Sudah Boleh Lepas Masker, Sampai Kapan PPKM Diterapkan di Indonesia?

Warga Sudah Boleh Lepas Masker, Sampai Kapan PPKM Diterapkan di Indonesia?

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 09:09 WIB

Mengenal Cut the Tosh, Gerakan Anyar yang Diharapkan Ampuh atasi Masalah Lingkungan

Mengenal Cut the Tosh, Gerakan Anyar yang Diharapkan Ampuh atasi Masalah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 19 Mei 2022 | 05:10 WIB

5 Hal yang Menyebabkan Seseorang Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya

5 Hal yang Menyebabkan Seseorang Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya

Your Say | Rabu, 18 Mei 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×