Sejarah Gedung Kura-Kura DPR yang Butuh Rp 4,5 Miliar Buat Pengecatan Atapnya

Farah Nabilla

Jum'at, 20 Mei 2022 | 11:00 WIB
Sejarah Gedung Kura-Kura DPR yang Butuh Rp 4,5 Miliar Buat Pengecatan Atapnya
Proses pembangunan Gedung Nusantara. [Foto: MPR.go.id]

Suara.com - Gedung Nusantara yang berada dalam komplek MPR/DPR/DPD RI sangat ikonik. Bangunan itu sangat khas karena bentuknya yang mirip punggung kura-kura. Bagaimana sejarah gedung kura-kura DPR?

Gedung kura-kura sedang ramai menjadi pembahasan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menganggarkan dana Rp4,5 Miliar untuk proyek pengecatan dome Gedung Nusantara.

Kritikan keras datang dari masyarakat terkait besaran anggaran dari proyek tersebut. Untuk melakukan pengecatan di dome tersebut, masyarakat meyakini anggaran yang dibutuhkan tak sampai Rp 4,5 Miliar.

Namun, DPR melalui sang sekjen, Indra Iskandar, mengklarifikasi proyek tersebut. Ia menyebut proyek itu tak sekadar mengecat, namun waterproofing, seperti halnya tahun 2015 lalu.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar melakukan pengecekan ke atas dome di Gedung Nusantara atau gedung kura-kura. (Suara.com/Novian)
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar melakukan pengecekan ke atas dome di Gedung Nusantara atau gedung kura-kura. (Suara.com/Novian)

Bagaimana sejarah Gedung Nusantara atau Gedung kura-kura DPR yang butuh waterproofing agar tak bocor? Simak penjelasan berikut ini.

Proyek CONEFO

Gagasan untuk mendirikan bangunan yang kini dinamakan Gedung Nusantara itu dimulai pada tahun 1965. Mengutip laman MPR RI, Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno mendirikan bangunan tersebut untuk penyelenggaraan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces).

Soejoedi Wirjoatmodjo ditetapkan dan disahkan sebagai arsitek dari bangunan tersebut. Soejoedi merupakan seorang arsitek yang pernah memperoleh ilmu di Technische Universitat Berlin.

Pengesahan Soekoedi Wirjoatmodjo dilakukan tanggal 22 Februari dan tepat pada 8 Maret 1965 pembangunan dimulai melalui SK Presiden Nomor 48/1965. Proyek diperkirakan rampung saat perayaan kemerdekaan RI ke-20 atau 17 Agustus 1966.

baca juga

Terkendala G30S/PKI

Pembangunan yang baru jalan beberapa bulan pada akhirnya harus terhambat. Hal itu tak lepas dari masalah yang mendera bangsa Indonesia tahun 1965.

Peristiwa G30S/PKI itu sempat menghambat laju pembangunan gedung untuk CONEFO. Setelah kasus itu lewat, pembangunan pun dilanjutkan lagi pada 9 November 1966.

Pembangunan dilanjutkan berdasarkan SK Presidium Kabinet Ampera Nomor 79/U/Kep/11/1966. Namun, peruntukannya bukan lagi buat acara CONEFO namun diubah menjadi Gedung MPR/DPR RI. Pembangunan pada akhirnya selesai pada 1 Februari 1983. 

Bukan Kura Kura

Meski cukup dikenal dengan sebutan gedung kura-kura, karena bentuknya yang mirip punggung kura-kura, sebenarnya desain itu bukan terinspirasi dari hewan yang jalannya lambat tersebut.

Bentuk dari dome Gedung Nusantara sebenarnya melambangkan kepakan sayap burung yang akan lepas landas. Proyek pembangunan gedung ini melibatkan puluhan ribu pekerja.

Penantian panjang akan hadirnya sebuah gedung mewah akhirnya terbayar 17 tahun kemudian. Pembangunan gedung mewah ini selesai pada 1 Februari 1983. 

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, DPR Anggarkan Rp 55 Miliar Untuk Pengganti Lift Sempat Macet, Netizen Sarankan Naik Tangga Biar Sehat

Heboh, DPR Anggarkan Rp 55 Miliar Untuk Pengganti Lift Sempat Macet, Netizen Sarankan Naik Tangga Biar Sehat

Bogor | Kamis, 19 Mei 2022 | 20:58 WIB

Demo Mahasiswa Bentangkan Spanduk Raksasa "Hancurkan Oligarki" di Depan Gedung DPR

Demo Mahasiswa Bentangkan Spanduk Raksasa "Hancurkan Oligarki" di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 17:00 WIB

Deretan Proyek Fantastis DPR Bernilai Miliaran: Ganti Gorden hingga Ngecat Dome

Deretan Proyek Fantastis DPR Bernilai Miliaran: Ganti Gorden hingga Ngecat Dome

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 16:27 WIB

Perawatan Gedung Kura-Kura DPR Habiskan Anggaran Rp4,5 Miliar

Perawatan Gedung Kura-Kura DPR Habiskan Anggaran Rp4,5 Miliar

Foto | Kamis, 19 Mei 2022 | 16:03 WIB

Kasus Harvey Malaiholo Nonton Bokep Disetop Tanpa Periksa Pokok Perkara

Kasus Harvey Malaiholo Nonton Bokep Disetop Tanpa Periksa Pokok Perkara

Entertainment | Kamis, 19 Mei 2022 | 14:59 WIB

Minta Maaf Nonton Video Porno saat Rapat, MKD DPR Resmi Setop Kasus Harvey Malaiholo

Minta Maaf Nonton Video Porno saat Rapat, MKD DPR Resmi Setop Kasus Harvey Malaiholo

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 14:42 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×