facebook

Viral Polisi Sukses Cegah Pria di Jember Bunuh Diri, Aksinya Ajak Ngobrol Tuai Pujian Publik: Ini Baru Oknum!

Ruth Meliana Dwi Indriani | Elvariza Opita
Viral Polisi Sukses Cegah Pria di Jember Bunuh Diri, Aksinya Ajak Ngobrol Tuai Pujian Publik: Ini Baru Oknum!
Polisi berhasil cegah pria di Jember bunuh diri, aksinya tuai pujian. (Instagram/@memomedsos)

Publik menilai polisi satu ini selayaknya oknum karena tidak banyak yang berani untuk mendekati apalagi mencegah seorang pria bunuh diri.

Suara.com - Aksi seorang pria yang melakukan percobaan bunuh diri baru-baru ini menjadi viral. Tak bisa dipungkiri, kesulitan yang dialami dalam hidup beberapa kali bisa menyebabkan seseorang merasa sangat tidak berdaya.

Bahkan tak jarang mereka mengambil keputusan nekat dengan mencoba mengakhiri nyawa begitu saja.

Miris, pemikiran itulah yang ada di kepala seorang pria di Kabupaten Jember, Jawa Timur berikut ini. Pria berinisial PSA (36) itu mencoba untuk mengakhiri hidupnya dengan mencoba loncat dari atap sebuah gedung pertokoan.

Melansir akun Instagram @memomedsos, PSA nekat mencoba mengkahiri nyawanya karena permasalahan rumah tangganya bersama sang istri.

Baca Juga: Hampir Berusia Satu Abad, Kakek Kuli Panggul Pasar Akhirnya Miliki Rumah

Rupanya istri PSA sudah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jember dan hal itulah yang membuat pria tersebut berpikiran untuk mengakhiri hidupnya saja.

"Pria tersebut berinisial PSA (36), warga Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang diduga akan bunuh diri atas sebuah pertokoan Diponegoro, Kecamatan Kaliwates, Jember," tulis @memomedsos, seperti dikutip Suara.com, Jumat (20/5/2022).

"Berdasarkan informasi, hal itu nekat ia lakukan dikarenakan permasalahan keluarga yang mana istrinya mengajukan cerai ke PA Jember dan sudah pisah ranjang selama lima bulan," lanjutnya menambahkan.

Polisi berhasil cegah pria di Jember bunuh diri, aksinya tuai pujian. (Instagram/@memomedsos)
Polisi berhasil cegah pria di Jember bunuh diri, aksinya tuai pujian. (Instagram/@memomedsos)

Beruntung niat buruk PSA berhasil dicegah oleh seorang Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Aparat yang bertugas di Polsek Kaliwates, Jember itu berhasil mengalihkan perhatian hingga mencegah PSA untuk bunuh diri.

Dalam video yang beredar terlihat Bhabinkamtibmas tersebut berteriak memanggil PSA yang sudah duduk di dinding luar atap. Tak disangka, Bhabinkamtibmas bernama Bripka Gandi itu malah mengajak PSA untuk mengobrol.

Baca Juga: Drama Pasangan Remaja Bertengkar di Jalan, Endingnya Bikin Ruwet

"Mas, saya Bhabinkamtibmas. Saya pengin ngobrol," ujarnya. "Boleh ya? (Saya) nggak denger. Saya ke sana aja ya? Kita ngobrol aja."

Permintaan ini akhirnya dituruti oleh PSA yang berkenan didekati oleh sang polisi. Tak terlalu terdengar apa yang dibicarakan keduanya, namun Bhabinkamtibmas itu sempat ikut melongok ke bawah hingga menanyakan di mana PSA tinggal.

Sempat terdengar ada penolakan ketika Bripka Gandi kian mendekat, namun jawaban sang polisi sangat mencengangkan. "Aku pengin ke situ. Biar aku nggak teriak-teriak," tuturnya dengan bahasa Jawa.

Sampai akhirnya upaya negosiasi itu menemui titik terang. PSA berkenan digiring menjauh dari lokasi rawan tersebut sambil diminta untuk terus beristighfar.

Tak ayal aksi sang Bhabinkamtibmas sukses mencuri perhatian banyak warganet, terbukti dari ramainya kolom komentar unggahan tersebut.

Warganet tampak melempar pujian kepada sang polisi, bahkan menyebutnya sebagai "oknum" lantaran tak banyak yang bisa seberani Bripka Gandi untuk mendekati dan mencegah orang yang hendak bunuh diri.

"Polisi kek gini harusnya naik pangkat," ujar warganet.

"Yang sabar Mas, semoga masalahmu cepet beres ya," komentar warganet, menyemangati PSA.

"Semoga masnya segera sadar, bangkit dan jadi lebih baik lagiii kedepan..... terima kasih pak pol udah memberi support sehingga masnya gak jadi bundir," kata warganet.

"Ini baru oknum," tutur warganet.

"Jangan dijudge lemah dll kita gak tau apa aja yang udah dia lalui sampai bisa senekad itu, mungkin bisa jadi depresi karena banyak tekanan yang dialami. Salut buat pakpolnya," timpal yang lainnya.

Untuk video selengkapnya bisa ditonton di sini.

Catatan Redaksi:

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Komentar