Viral Iring-iringan Diduga Mobil Dinas Bupati Pandeglang Senggol Ambulans Saat Menyalip, Tuai Kecaman Publik

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:41 WIB
Viral Iring-iringan Diduga Mobil Dinas Bupati Pandeglang Senggol Ambulans Saat Menyalip, Tuai Kecaman Publik
Rombongan diduga mobil dinas Bupati Pandeglang tak mau mengalah hingga mobil patwal paling akhir terekam menyenggol ambulans. (Instagram/@underc0ver.id)

Suara.com - Mobil ambulans menjadi salah satu kendaraan yang harus diprioritaskan saat di jalan. Pengendara lain diimbau untuk membiarkan mobil ambulans melintas terlebih dahulu karena dikhawatirkan sedang menjemput atau membawa pasien yang memerlukan pertolongan medis.

Namun tak bisa dipungkiri beberapa kendaraan masih suka bertingkah arogan dengan menyalip atau enggan mengalah dari ambulans. Mirisnya, termasuk yang diduga melakukannya adalah bagian dari rombongan Bupati Pandeglang yang notabene adalah bagian dari pemerintah.

Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @underc0ver.id, di mana sebuah ambulans terlihat disalip oleh lima mobil berpelat merah. Melihat dari nomor polisinya, pengemudi ambulans lantas menduga rombongan tersebut adalah milik Bupati Pandeglang.

"Dalam potongan video berdurasi satu menit tersebut, tampak rombongan bupati berjumlah lima unit mobil menyalip ambulans dari sebelah kanan," tulis @underc0ver.id, dikutip Suara.com, Sabtu (21/5/2022).

Rombongan diduga mobil dinas Bupati Pandeglang tak mau mengalah hingga mobil patwal paling akhir terekam menyenggol ambulans. (Instagram/@underc0ver.id)
Rombongan diduga mobil dinas Bupati Pandeglang tak mau mengalah hingga mobil patwal paling akhir terekam menyenggol ambulans. (Instagram/@underc0ver.id)

Padahal saat itu mereka sedang melintas di Jalan Saketi-Labuan. Tampak pula ambulans itu sebenarnya akan menyalip sekitar tiga mobil di depannya lantaran sedang membawa pulang pasien kontrol pasca usus buntu di RSUD Banten.

Saat itulah rombongan Bupati Pandeglang melintas dan mencoba mendahului semua kendaraan yang ada. Mobil polisi paling depan sampai yang diduga milik Bupati Pandeglang pun bisa menyalip dengan lancar.

Hingga mobil patwal yang melintas paling akhir terlihat menyenggol ambulans karena celah jalan yang tersisa memang sangat sempit, menyebabkan kendaraan tersebut terekam bergoyang beberapa saat.

Sopir ambulans sontak menyebut iring-iringan tersebut arogan lantaran tidak mendahulukan kendaraan prioritas sepertinya. Meski memang saat itu ambulans tak menyalakan sirine dan hanya menggunakan lampu rotary.

"Mobil Pol PP, Kabupaten Pandeglang, mepet mobil ambulans. Arogan. Iring-iringan bupati," keluh pengendara ambulans tersebut.

Rombongan diduga mobil dinas Bupati Pandeglang tak mau mengalah hingga mobil patwal paling akhir terekam menyenggol ambulans. (Instagram/@underc0ver.id)
Rombongan diduga mobil dinas Bupati Pandeglang tak mau mengalah hingga mobil patwal paling akhir terekam menyenggol ambulans. (Instagram/@underc0ver.id)

Peristiwa ini pun menjadi buah bibir warganet, terbukti dari banjir kritik dan sindiran pedas untuk iring-iringan mobil tersebut yang tak mau mengalah dengan ambulans.

"Mungkin bupatinya lebih sekarat," sindir warganet.

"Itu kan oknum satpol... biasa... etika nya beda dengan polisinya yang di depan... polisi masih ok... oknum satpol yang sok jago," ujar warganet.

"Ujung-ujungan ambulans disalahkan, dah kebaca," komentar warganet.

"Sangka baik aja mungkin mau mengawal ambulans," timpal yang lainnya.

Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viralkan Kura-kura Menyeberang Jalan Hampir Terlindas Mobil, Perekam Video Tuai Hujatan

Viralkan Kura-kura Menyeberang Jalan Hampir Terlindas Mobil, Perekam Video Tuai Hujatan

Riau | Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:38 WIB

Pria Bersarung Ini Sengaja Injak Nasi ketika Temannya Makan Bersama, Warganet Kesal sampai Sebut Ini

Pria Bersarung Ini Sengaja Injak Nasi ketika Temannya Makan Bersama, Warganet Kesal sampai Sebut Ini

Kaltim | Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:00 WIB

Beredar Formulir Lowongan Dicari Suami Bayaran, Tanda Tangan Kontrak 2 Tahun Gaji Rp 50 Juta

Beredar Formulir Lowongan Dicari Suami Bayaran, Tanda Tangan Kontrak 2 Tahun Gaji Rp 50 Juta

Hits | Jum'at, 20 Mei 2022 | 21:45 WIB

Viral Polisi Sukses Cegah Pria di Jember Bunuh Diri, Aksinya Ajak Ngobrol Tuai Pujian Publik: Ini Baru Oknum!

Viral Polisi Sukses Cegah Pria di Jember Bunuh Diri, Aksinya Ajak Ngobrol Tuai Pujian Publik: Ini Baru Oknum!

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 21:13 WIB

Viral Pria Ungkap Menu Makanan di Pabrik Selama Satu Minggu, Ternyata Enak Banget

Viral Pria Ungkap Menu Makanan di Pabrik Selama Satu Minggu, Ternyata Enak Banget

Lifestyle | Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:15 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB