facebook

Jokowi Disebut Beri Kode Dukung Ganjar Capres 2024, Ini Respons Sekjen PDIP

Agung Sandy Lesmana | Stefanus Aranditio
Jokowi Disebut Beri Kode Dukung Ganjar Capres 2024, Ini Respons Sekjen PDIP
Presiden Jokowi. (21/5/2022). [Antara]

"...Hal inilah yang ditegaskan Presiden Jokowi sebagai kepentingan nasional yang harus didahulukan."

Suara.com - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Hasto Kristiyanto angkat suara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menyinggung dukung-mendukung Calon Presiden 2024 saat bertemu Relawan Pro Jokowi di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah akhir pekan lalu.

Hasto mengatakan, Jokowi hanya menegaskan bahwa pertimbangan untuk kontestasi Pilpres 2024 belum menjadi prioritas kepala negara sehingga tidak perlu terburu-buru, sebab pemerintah masih fokus pemulihan pasca pandemi Covid-19.

"Apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi menegaskan bahwa terkait dengan capres-cawapres harus memperhatikan banyak aspek, antara lain: Pertama, melihat konteks situasional bangsa dan negara. Saat ini, fokus utama adalah berpacu mengatasi dampak pandemi dan ketidakpastian global. Hal inilah yang ditegaskan Presiden Jokowi sebagai kepentingan nasional yang harus didahulukan,. Hal inilah yang ditegaskan Presiden Jokowi sebagai kepentingan nasional yang harus didahulukan," kata Hasto saat dihubungi wartawan, Senin (23/5/2022).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Ummi Saleh)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Ummi Saleh)

Dia menegaskan, berdasarkan konstitusi Calon Presiden dan Wakil Presiden akan dicalonkan oleh partai politik atau gabungan parpol sesuai dengan tahapan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum.

Baca Juga: Lantik 4 Penjabat Kepala Daerah Jateng, Ganjar Pranowo Beri Wejangan Tegas: Jangan Korupsi!

"Dengan demikian terdapat landasan pertimbangan strategik bagi masa depan bangsa yang seharusnya dikedepankan di dalam mencari sosok pemimpin. Selain itu terkait dengan bagaimana pentingnya kalkulasi politik untuk memastikan kuatnya dukungan rakyat juga menjadi hal yang penting," jelasnya.

Hasto menegaskan pemilihan calon pemimpin negara harus melalui pertimbangan yang jernih dan matang.

"Sebab yang dicari adalah sosok pemimpin yang mampu mengemban tugas bagi lebih dari 270 juta penduduk Indonesia," tegas Hasto.

Singgung Pilpres saat Bertemu Ganjar

Sebelumnya, Presiden Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Projo di Balai Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Jokowi Minta Masyarakat Berhemat, Pemerintah Disarankan Mawas Diri

Dalam pertemuan itu juga hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam sambutannya Jokowi menyinggung perihal kontestasi calon presiden menuju Pilpres 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Keraton Yogyakarta, Senin (2/5/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Yang berkaitan dengan politik, karena kita fokus selesaikan masalah itu, maka ojo kesusu sik, jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini (di arena Rakernas)," kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi "yang kita dukung hadir di sini" ini dibaca Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya sebagai kode dukungan untuk Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

"Saya lebih melihat ini awal mula bahwa bahasa simbol yang kuat, katakanlah ini arah dukungan ke Pak Ganjar," kata Yunarto, Minggu (22/5/2022).

Dia menjelaskan Ganjar memiliki rating atau peringkat popularitas dan elektabilitas paling tinggi di antara figur-figur yang disebut dalam lembaga survei kredibel. Ganjar juga sering disebut sebagai penerus Jokowi sebagai Presiden periode 2024-2029.

Komentar