facebook

Hari The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction GPDRR 2022 Digelar di Bali, Dibuka Presiden Jokowi

Pebriansyah Ariefana
Hari The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction GPDRR 2022 Digelar di Bali, Dibuka Presiden Jokowi
Presiden Jokowi memberikan arahan dan evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI), di Jakarta Convetion Center (JCC).

Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bal untuk menghadiri Upacara Pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Suara.com - The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction GPDRR 2022 digelar di Bali hari ini, 25 Mei 2022. GPDRR 2022 akan dibuka Presiden Jokowi.

Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bal untuk menghadiri Upacara Pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Bali menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu pagi.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Presiden akan mengawali kegiatan dengan menuju Pasar Kreneng di Kota Denpasar guna menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat penerima manfaat dan para pedagang.

Baca Juga: PBB Jadikan 91 Command Center ITDC di Bali sebagai Percontohan Dunia

Setelahnya, Presiden akan langsung menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, untuk menghadiri Upacara Pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Presiden diagendakan melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Zambia W.K. Mutale Nalumango.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Bali, antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M.

Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (Antara)

Baca Juga: Sempat Bikin Pemudik Antre 10 Jam, Jokowi Minta Kapasitas Kendaraan di Pelabuhan Diperluas

Komentar