Kronologi Lengkap Tanggul Jebol di Semarang hingga Banjir Rob 2 Meter

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2022 | 10:53 WIB
Kronologi Lengkap Tanggul Jebol di Semarang hingga Banjir Rob 2 Meter
Terminal Petikemas Semarang banjir rob hingga 1 meter. (Antara)

Suara.com - Peristiwa jebolnya tanggul ini menyebabkan banjir rob di Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah pada Senin (23/5/2022). Banjir ini mengakibatkan aktivitas karyawan di perusahaan sekitar pelabuhan harus dihentikan lantaran kesulitan akses dan mobilitas.

Warga mengatakan bahwa banjir rob memang kerap terjadi, tetapi banjir rob ini adalah banjir paling parah dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap tahun, kawasan pelabuhan Semarang tersebut menjadi langganan banjir rob.

Tanggul dibangun di pantai untuk melindungi daratan. Tanggul dibangun sejajar dengan pantai agar mampu melindungi daratan dari air pasang, gelombang, dan badai. Struktur bangunan tanggul pada umumnya dibuat dari material kedap air dengan kemiringan lereng menghadap ke laut cukup landai. Kemiringan ini bertujuan untuk mengurangi gelombang.

Peristiwa banjir rob ini terjadi lantaran tingginya dan derasnya air rob. Hal tersebut membuat tanggul jebol karena tak mampu menahan tekanan air. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono menjelaskan bahwa tanggul jebol ini diketahui awalnya dari laporan atas adanya ketinggian rob dari BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

BMKG mengatakan air rob semakin tinggi hingga mencapai 2 meter. Kemudian semakin tinggi air, maka jumlah air yang ditahan pun semakin banyak. Namun sayangnya tanggul tersebut tak mampu menahannya sehingga jebol. Selain banyaknya air yang ditahan oleh tanggul tersebut, diperkirakan bahwa tanggul tersebut pun berusia sudah cukup lama. 

Kapolsek KPTE AKP Firdahus Yudhatama menjelaskan terkait dengan banjir tersebut. Banjir rob ini muncul sekitar pukul 14.10 WIB. Pada waktu tersebut, pihaknya mendapatkan informasi dari Kepala Keamanan di kawasan PT Lamicitra bahwa tembok pembatas antara kawasan berikat PT Lamicitra dengan sungai atau laut jebol, sehingga air laut pun masuk ke kawasan berikat PT Lamicitra.

Selanjutnya, polisi melakukan evakuasi terhadap warga. Dalam prosesnya, air terkadang semakin tinggi. Sebanyak 600 karyawan dievakuasi dan sekitar delapan ribu keluarga terampak atas peristiwa banjir rob ini. Ketinggian air pun sejak siang hari hingga malam mengalami pasang surut.

Awalnya air membanjiri setinggi 1,5 meter. Namun sorenya, ketinggian air mencapai 2 meter. Pengguna jalan pun diharapkan berhati-hati, terlebih yang melintas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Menurut Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudussy, banjir rob tidak hanya melanda kawasan pelabuhan, tetapi juga terjadi di Demak dan Pekalongan.

Demikian penjelasan terkait tanggul, kronologi tanggul yang jebol di Semarang dan proses evakuasi. Banjir rob kali ini dinilai merupakan bajir yang paling parah daripada tahun-tahun sebelumnya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Prediksi Semarang akan Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang

BMKG Prediksi Semarang akan Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang

Jawa Tengah | Rabu, 25 Mei 2022 | 09:24 WIB

Pakar Sebut Banjir Rob Perlu Mitigasi Jangka Panjang, Ini Penjelasannya

Pakar Sebut Banjir Rob Perlu Mitigasi Jangka Panjang, Ini Penjelasannya

Jawa Tengah | Rabu, 25 Mei 2022 | 08:26 WIB

Banjir Rob Juga Terjadi di Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir Rob Juga Terjadi di Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Jawa Tengah | Rabu, 25 Mei 2022 | 06:13 WIB

Cara Cek Banjir di Google Maps, Simak Langkahnya Agar Tidak Macet dan Terjebak Genangan Air

Cara Cek Banjir di Google Maps, Simak Langkahnya Agar Tidak Macet dan Terjebak Genangan Air

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 20:37 WIB

Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa

Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 20:28 WIB

Terkini

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB