facebook

CFD Jakarta Pekan Lalu Dihadiri 27 Ribu Orang, Tapi Banyak Tak Scan QR Code PeduliLindungi

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
CFD Jakarta Pekan Lalu Dihadiri 27 Ribu Orang, Tapi Banyak Tak Scan QR Code PeduliLindungi
Warga memindai QR Code PeduliLindungi di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Ist)

Secara umum ia menyebut gelaran CFD di Sudirman-Thamrin berjalan lancar.

Suara.com - Antusias masyarakat saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di ruas jalan Sudirman-Thamrin pekan lalu terbilang tinggi. Sekitar 27 ribu orang mendatangi kawasan yang diadakan untuk berolahraga ini.

Hal ini disampaikan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. Meski cukup ramai, Syafrin mencatat ada sejumlah bahan evaluasi atas penyelenggaraan CFD pekan lalu

Secara umum ia menyebut gelaran CFD di Sudirman-Thamrin berjalan lancar, dan tidak ada masalah yang menonjol.

"HBKB pertama, pengunjung telah ramai dengan total traffic di Sudirman-Thamrin, pejalan kaki sebanyak 27.277 orang dan pesepeda sebanyak 3.543 sepeda," ujar Syafrin kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Duh, Warga Bandung Belum Bisa Nikmati Pagi di CFD Dago dan Buahbatu dalam Waktu Dekat

Salah satu catatan evaluasinya adalah masih banyaknya pengunjung yang belum melakukan pemindaian menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Padahal, hal ini merupakan syarat untuk masuk wilayah CFD seperti yang diatur pemerintah.

"Masih banyak pengunjung yang belum melakukan scan QR Code PeduliLindungi," kata Syafrin.

Selain itu, Syafrin juga memaparkan kualitas udara saat CFD berlangsung. CFD memang merupakan salah satu kebijakan untuk pengendalian kualitas udara di Jakarta.

"Karbon monoksida menurun 18,27 persen, sulfur dioksida meningkat 28,44 persen, PM10 menurun 22,71 persen, PM2,5 menurun 8,59 persen, nitrogen monoksida menurun 45,01 persen, dan hidrokarbon nonmetana menurun 18,79 persen," pungkasnya.

Baca Juga: Sampah Berserakan di Solo CFD, Gibran Ikut Punguti Sampah Jadi Sorotan

Komentar