Cerita Kesederhanaan Buya Syafii Maarif, Dipesankan Hotel Mewah Malah Lebih Nyaman di Penginapan dan Mandi Pakai Gayung

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:58 WIB
Cerita Kesederhanaan Buya Syafii Maarif, Dipesankan Hotel Mewah Malah Lebih Nyaman di Penginapan dan Mandi Pakai Gayung
Cerita kesederhaan Buya Syafii (twitter.com/iIhamzada)

Suara.com - Cedekiawan muslim dan mantan ketua umum PP Muhammadiyah, Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia pukul 10.15 WIB, Jumat (27/5/2022) hari ini.

Buya Syafii Maarif meningggal di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Sosok Buya Syafii Maarif sendiri meninggalkan berbagai kesan mendalam bagi masyarakat. Ia dikenal dengan kesahajaannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Mengenang sosoknya, banyak relasi yang bercerita tentang kesederhanaan Buya Syafii Maarif.

Seperti cerita dari pemilik akun Twitter @ilhamzada.

"Ada banyak kisah kesederhanaan Buya Syafii yang bikin merinding, izinkan saya berbagi kisah ini," tulis akun tersebut.

Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau akrab dipanggil Buya Syafii Maarif - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau akrab dipanggil Buya Syafii Maarif - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Lebih Memilih Penginapan Ketimbang Hotel Mewah

Cerita soal kesederhanaan Buya Syafii Maarif berasal dari Rektor Universitas Muhammadiyah Malah (UMM), Dr. Fauzan M.Pd yang disampaikan kembali di akun Twitter @ilhamzada.

Suara.com telah mendapatkan izin dari pemilik akun @ilhamzada untuk menuliskan ceritanya.

Ceita soal kesederhanaan Buya Syafii Maarif bermula saat ia bersama istrinya diundang ke UMM. Untuk menghormati tamu, UMM menempatkan Buya Syafii Maarif di hotel favorit di daerah Batu agar bisa istirahat dengan nyaman.

"Ketika bertemu dengan rektor UMM, Buya Syafii tidak membahas soal penginapan. Lebih banyak masalah lebih penting yang dibahas," tulis @ilhamzada.

"Namun, sang istri diam-diam beri bocoran kepada pihak UMM. Bertanya, kenapa kok diinapkan di Kusuma Agro [nama hotel]?" tambahnya.

Mulanya pihak UMM mengira Buya Syafii Maarif dan istri merasa kurang berkenan di hotel tersebut.

Namun ternyata, menurut istri Buya Syafii Maarif, suaminya itu lebih terbiasa menginap di penginapan biasa.

"Duh, bapak itu lebih senang nginep di penginapan yang kasurnya biasa saja dan kamar mandinya pakai ciduk (gayung)," ujar sang istri seperti yang dikutip dari cuitan @ilhamzada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden PKS Sebut Buya Syafii Ajarkan Mengelola Keberagaman: Selamat Jalan

Presiden PKS Sebut Buya Syafii Ajarkan Mengelola Keberagaman: Selamat Jalan

Riau | Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:32 WIB

Tokoh Langka, Buya Syafii Maarif bukan Sosok Haus Kekuasaan

Tokoh Langka, Buya Syafii Maarif bukan Sosok Haus Kekuasaan

Lampung | Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:28 WIB

Belajar dari Buya Syafii Maarif, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kondisi Medis Serius

Belajar dari Buya Syafii Maarif, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kondisi Medis Serius

Health | Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB