Rusia Mau Pakai Uang Kripto Buat Pembayaran Internasional, Kenapa?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:51 WIB
Rusia Mau Pakai Uang Kripto Buat Pembayaran Internasional, Kenapa?
ilustrasi koin kripto. (Antara)

Suara.com - Rusia baru-baru ini mengungkap rencana untuk menggunakan mata uang kripto. Rencananya, Rusia akan menggunakan uang kripto untuk pembayaran internasional.

Pertimbangan tersebut disampaikan oleh seorang penjabat Pemerintah Rusia kepada kantor berita Interfax  pada Jumat (27/5/2022). Sejauh ini, rencana itu sedang masuk dalam tahap pembahasan.

"Gagasan menggunakan mata uang digital dalam transaksi untuk penyelesaian internasional sedang dibahas secara aktif," ujar Kepala Departemen Kebijakan Keuangan Kementerian Keuangan, Ivan Chebeskov.

Pejabat Rusia dikabarkan tengah bergulat dengan bagaimana menciptakan aturan untuk pasar kripto negara itu. Mereka juga mulai memikirkan cara memulai penggunaan mata uang digital tersebut.

Apalagi, Kementerian Keuangan telah menentang seruan bank sentral untuk larangan total. Diskusi mengenai mata uang kripto itu telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Meskipun pemerintah mengharapkan mata uang kripto dilegalkan sebagai alat pembayaran cepat atau lambat, namun masuh belum ada konsensus yang tercapai di Rusia.

Kementerian Keuangan sedang membahas penambahan proposal terbaru tentang pembayaran internasional ke versi terbaru dari rancangan undang-undang. Hal ini berdasarkan kabar dari pejabat pemerintah ke surat kabar Vedomosti, Jumat (27/5/2022)

Adapun alasan Rusia ingin menggunakan mata uang kripto sebagai pembayaran internasional guna melawan dampak sanksi barat. Diketahui, saat ini negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu memang tengah digempur beragam sanksi oleh barat akibat menyerang Ukraina.

Salah satu sanksi dari barat membuat Rusia mengalami keterbatasan dalam melakukan transaksi pembayaran internasional, tepatnya secara tradisonal.

baca juga

Karena itu, Rusia terus berusaha mengizinkan kripto sebagai sarana penyelesaian untuk perdagangan internasional untuk membantu melawan dampak tersebut. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Invasi Rusia dalam Keberlangsungan Komoditi Gandum Serbia

Dampak Invasi Rusia dalam Keberlangsungan Komoditi Gandum Serbia

Your Say | Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:02 WIB

Mantan Pasukan Khusus AL Korea Selatan akan Diperiksa Terkait Partisipasinya Melawan Rusia di Ukraina

Mantan Pasukan Khusus AL Korea Selatan akan Diperiksa Terkait Partisipasinya Melawan Rusia di Ukraina

Jatim | Jum'at, 27 Mei 2022 | 13:48 WIB

Ketua Pengawas Keuangan AS: Kripto Lainnya Akan Bernasib Sama Seperti Terra LUNA

Ketua Pengawas Keuangan AS: Kripto Lainnya Akan Bernasib Sama Seperti Terra LUNA

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 10:23 WIB

Daftar Lengkap Negara Anggota NATO dan Peran Mereka dalam Perang Ukraina

Daftar Lengkap Negara Anggota NATO dan Peran Mereka dalam Perang Ukraina

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 08:45 WIB

Vladimir Putin Menegaskan Barat Tak Akan Berhasil Memutus Rusia dari Teknologi

Vladimir Putin Menegaskan Barat Tak Akan Berhasil Memutus Rusia dari Teknologi

Kalbar | Kamis, 26 Mei 2022 | 23:11 WIB

Jerman Menolak Ukraina Didikte Vladimir Putin

Jerman Menolak Ukraina Didikte Vladimir Putin

Malang | Kamis, 26 Mei 2022 | 22:16 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×