Inggris Beri Visa Khusus Lulusan Universitas Top Dunia, Indonesia Nihil

Siswanto | BBC | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:12 WIB
Inggris Beri Visa Khusus Lulusan Universitas Top Dunia, Indonesia Nihil
BBC

Suara.com - Pemerintah Inggris memberikan visa khusus untuk menarik para lulusan universitas-universitas terbaik di dunia.

Pemerintah Inggris menilai visa untuk "orang-orang yang sangat potensial", yang mulai berlaku sejak Senin (30/5), akan menarik lulusan yang paling berbakat untuk memulai dan membangun karier mereka di Inggris.

Skema ini hanya berlaku untuk para alumni dari universitas-universitas terbaik dunia, yang berlokasi di luar Inggris dan baru lulus dalam kurun lima tahun terakhir.

Sayangnya, tidak satu pun universitas asal Indonesia masuk ke dalam daftar ini.

Baca juga:

Alumni dari universitas-universitas top dunia itu dapat mengajukan permohonan visa ini, tanpa dilihat tempat asal mereka.

Mereka juga tidak harus mendapatkan penawaran pekerjaan di Inggris lebih dulu untuk bisa mengajukan permohonan.

Pelamar yang berhasil dan memiliki gelar sarjana atau master akan mendapat visa kerja berdurasi dua tahun, sedangkan untuk yang bergelar doktor akan mendapat visa berdurasi tiga tahun.

Selanjutnya, mereka berpeluang mendapatkan visa kerja jangka panjang lainnya apabila memenuhi syarat tertentu. Tidak ada batasan kuota untuk lulusan yang memenuhi syarat.

Universitas-universitas top yang terpilih

Untuk bisa terpilih mendapatkan visa ini, pelamar harus berasal dari universitas yang masuk daftar 50 besar dunia berdasarkan setidaknya dua dari tiga jenis peringkat yang dijadikan acuan pemerintah Inggris.

Acuan peringkat yang digunakan yakni Times Higher Education World University Rangkings, Quacquarelli Symonds World University Rangkings, dan Academic Ranking of World Universities.

Terdapat 37 universitas yang dipublikasikan oleh pemerintah Inggris, termasuk Universitas Harvard, Universitas Stanford, Universitas Yale, dan lain-lain. Mayoritas universitas yang masuk kategori itu berada di Amerika Serikat dan Eropa.

Hanya delapan universitas di Asia yang masuk daftar, yakni dari China, Hong Kong, Jepang, serta Singapura. Tidak ada universitas asal Indonesia yang muncul pada daftar tersebut.

Keenam universitas itu ialah Universitas Peking, Universitas Tsinghua, Universitas Tionghoa Hong Kong, Universitas Hong Kong, Universitas Kyoto, Universitas Tokyo, Universitas Teknologi Nanyang, serta Universitas Nasional Singapura.

Sejumlah akademisi menyatakan kecewa dengan tidak masuknya universitas dari Asia Selatan, Amerika Latin, atau Afrika. Mereka menyebut pendekatan itu sangat tidak adil.

Apabila Inggris ingin berperan mengatasi tantangan utama abad ini, seperti akses energi, perubahan iklim, dan pandemi, "maka Inggris perlu mengenali dan menyertakan beragam keterampilan dan wawasan dari lulusan universitas di negara-negara berkembang," kata direktur dan peneliti utama di Universitas Cape Town, Christopher Trisos kepada BBC.

Ketentuan dan biaya visa

Pengajuan visa akan dikenakan biaya sebesar £715 (Rp13,1 juta), belum termasuk biaya kesehatan imigrasi, serta biaya untuk mengakses sistem kesehatan masyarakat di Inggris.

Lulusan yang diterima boleh membawa keluarga mereka, namun mereka harus memiliki biaya hidup setidaknya sebesar £1.270 (Rp23,3 juta).

Para pelamar harus lulus pemeriksaan keamanan dan kriminal, serta memiliki sertifikat bahasa Inggris setidaknya setingkat B1, yang berarti fasih berkomunikasi dengan penutur asli.

Program visa ini merupakan bagian dari serangkaian kebijakan, termasuk mengizinkan orang asing untuk tinggal dan bekerja di Inggris hingga dua tahun, sehingga mereka tidak harus segera meninggalkan Inggris begitu program pendidikan mereka berakhir.

"Ini berarti Inggris akan menjadi pusat untuk inovasi, kreativitas, dan kewirausahaan yang terkemuka di dunia internasional," kata Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak.

"Kami ingin bisnis masa depan dibangun di sini dan hari ini, itu lah mengapa saya meminta para mahasiswa memanfaatkan kesempatan luar biasa ini untuk membangun karir mereka di sini," ujarnya.

Tetapi kebijakan Inggris mencari "pemikiran brilian" ini dikritik karena kebijakan imigrasi lainnya yang menunjukkan sisi berbeda.

Pada bulan lalu, Inggris mengumumkan bahwa mereka ingin mengirim para pencari suaka yang mengarungi Selat Inggris dengan perahu kecil ke Rwanda.


Daftar lengkap 37 universitas:

Jerman:

Universitas Munich

Australia:

Universitas Melbourne

Kanada:

Universitas McGill

Universitas British Columbia

Universitas Toronto

China:

Universitas Peking

Universitas Tsinghua

AS:

Institut Teknologi Califormnia (Caltech)

Universitas Kolumbia

Universitas Cornell

Universitas Duke

Universitas Harvard

Universitas Johns Hopkins

Institut Teknologi Massachusetts (MIT)

Universitas New York (NYU)

Universitas Northwestern

Universitas Princeton

Universitas Stanford

Universitas California, Berkeley

Universitas California, Los Angeles (UCLA)

Universitas California, San Diego

Universitas Chicago

Universitas Michigan-Ann Arbor

Universitas Pensilvania

Universitas Texas, Austin

Universitas Washington

Universitas Yale

Prancis:

Universitas Paris Sciences et Lettres

Hong Kong:

Universitas Tiongkok Hong Kong (CUHK)

Universitas Hong Kong

Jepang:

Universitas Kyoto

Universitas Tokyo

Singapura:

Universitas Teknologi Nanyang (NTU)

Universitas Nasional Singapura

Swedia:

Institut Karolinska

Swiss:

Institut Teknologi Federal Swiss, Lausana (EPFL)

Politeknik Federal Zurich (ETH)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti Nama Lora? Ini Sosok Lora Mamak yang Resmi Persunting Inayah Wahid

Apa Arti Nama Lora? Ini Sosok Lora Mamak yang Resmi Persunting Inayah Wahid

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 18:00 WIB

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:58 WIB

Istri Ono Surono Ungkap Tak Diintimidasi Langsung Penyidik KPK, Tapi Diminta Matikan CCTV

Istri Ono Surono Ungkap Tak Diintimidasi Langsung Penyidik KPK, Tapi Diminta Matikan CCTV

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:56 WIB

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:50 WIB

3 Keunggulan Vivo T5 Pro: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo dan Chip Kencang

3 Keunggulan Vivo T5 Pro: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo dan Chip Kencang

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:34 WIB

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:26 WIB

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:25 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB

Terkini

Istri Ono Surono Ungkap Tak Diintimidasi Langsung Penyidik KPK, Tapi Diminta Matikan CCTV

Istri Ono Surono Ungkap Tak Diintimidasi Langsung Penyidik KPK, Tapi Diminta Matikan CCTV

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:56 WIB

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:25 WIB

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB

KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi

KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:14 WIB

Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar

Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:13 WIB

Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara

Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:56 WIB

Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama

Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:38 WIB

Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR

Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:32 WIB

Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming

Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:32 WIB