Aniaya Anak Politisi PDIP, Plat RFH Mobil Pelaku Pemukulan di Tol Dalam Kota Ternyata Tak Terdaftar

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Minggu, 05 Juni 2022 | 20:43 WIB
Aniaya Anak Politisi PDIP, Plat RFH Mobil Pelaku Pemukulan di Tol Dalam Kota Ternyata Tak Terdaftar
Kasus pemukulan yang dilakukan pengemudi Nissan X-Trail dengan plat RFH terhadap Justin Frederick. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus pemukulan yang dilakukan pengemudi Nissan X-Trail dengan plat RFH terhadap Justin Frederick. Berdasar hasil penyelidikan diketahui bahwa plat RFH mobil yang ditumpangi oleh Ketua Umum Pemuda Pejuang Bravo Lima, Ali Fanser Marasabessy itu tidak terdaftar.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkap hal tersebut berdasar hasil koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Hasil koordinasi dengan lantas, plat RFH yang digunakan pelaku penganiayaan tidak terdaftar," ungkap Hengki kepada wartawan, Minggu (5/6/2022).

Kasus pemukulan ini sebelumnya viral di media sosial setelah videonya diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi di Tol Dalam Kota arah Cawang , Jakarta Timur pada Sabtu (4/6) sekitar pukul 12.40 WIB.

Pada video terlihat pelaku melakukan pemukulan terhadap Justin Frederick bertubi-tubi hingga babak belur. Sampai pada akhirnya terungkap bahwa korban merupakan putra dari politisi PDIP, Indah Kurnia sekaligus adik dari aktris Verlita Evlyn.

Sedangkan salah satu sosok bersama pelaku pemukulan diketahui merupakan Ketua Umum Pejuang Pemuda Bravo Lima, Ali Fanser Marasabessy.

Ketua Umum Pejuang Bravo Lima (PBL), Jenderal TNI Purn Fachrul Razi telah membenarkan latar belakang daripada Ali. Pejuang Pemuda Bravo Lima itu sendiri, kata Fachrul merupakan organisasi kepemudaan yang berada di bawah naungan PBL.

"Ketum Bravo Lima saya, Fachrul Razi. Saudara Ali Fanser adalah Ketua Pemuda Bravo Lima. Duduk persoalannya kami tunggu berita pemeriksaannya dari Polda Metro Jaya," ungkap Fachrul.

Fachrul juga menyampaikan prihatin atas adanya peristiwa tersebut. Sekaligus, menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh pelaku tidak bisa ditoleransi.

baca juga

"Apapun alasannya, memukul orang atau main hakim sendiri tidak boleh ditoleransi, harus dihukum sesuai aturan perundangan yang berlaku," tegasnya.

Dalam perkara ini, penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya diketahui telah menetapkan pengemudi Nissan X-Trail sebagai tersangka. Penetapan tersangka dilakukan usai yang bersangkutan ditangkap dan diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Hengki ketika itu menyebut tersangka merupakan pria berinisial FM. Dia merupakan sosok pria bersama Ali yang menumpangi kendaraan Nissan X-Trail dengan plat RFH.

"Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan," singkat Hengki saat dikonfirmasi.

Ancam Lapor Balik

Belakangan, Ali berencana melaporkan balik Justin Frederick ke polisi. Laporan balik ini dilayangkan lantaran dia menuding Justin Frederick yang lebih dulu melakukan pemukulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Ormas Pelaku Pemukulan di Tol Dalam Kota Ancam Laporkan Balik Korban ke Polisi

Ketua Ormas Pelaku Pemukulan di Tol Dalam Kota Ancam Laporkan Balik Korban ke Polisi

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 20:32 WIB

Beberkan Fakta Baru, Pelaku Klarifikasi Soal Pemukulan Adik Verlita Evelyn

Beberkan Fakta Baru, Pelaku Klarifikasi Soal Pemukulan Adik Verlita Evelyn

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2022 | 20:30 WIB

Klarifikasi Pemuda Pejuang Bravo Lima soal Insiden Pemukulan Justin Frederick

Klarifikasi Pemuda Pejuang Bravo Lima soal Insiden Pemukulan Justin Frederick

Riau | Minggu, 05 Juni 2022 | 20:05 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×