Wabah Hitam: Ilmuwan Ungkap Asal Muasal Black Death dari Potongan Gigi

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2022 | 11:08 WIB
Wabah Hitam: Ilmuwan Ungkap Asal Muasal Black Death dari Potongan Gigi
BBC

Suara.com - Para peneliti yakin mereka telah menemukan asal muasal Wabah Hitam atau Black Death, lebih dari 600 tahun setelah wabah ini menewaskan puluhan juta orang di Eropa, Asia, dan Afrika Utara.

Malapetaka kesehatan yang terjadi di abad ke-14 ini adalah episode wabah paling besar di sepanjang sejarah manusia.

Meski begitu, selama bertahun-tahun penelitian, para ilmuwan tidak mampu menunjukkan dari mana wabah pes ini dimulai.

Kini, sebuah analisis terbaru menyatakan awal mula Black Death dari Kyrgyzstan, Asia tengah, di tahun 1330-an.

Sebuah tim periset dari University of Stirling di Skotlandia, Max Planck Institute dan University of Tubingen dari Jerman menganalisis sampel DNA kuno dari gigi yang diambil dari tulang belulang di kuburan dekat Lake Issyk Kul di Kyrgyzstan.

Mereka memilih area ini setelah melihat adanya peningkatan yang signifikan pada jumlah pemakaman di sana pada 1338 hingga 1339.

Dr Maria Spyrou, periset di Universitas Tubingen, berkata tim menganalisa sekuens DNA dari tujuh tulang-belulang manusia.

Mereka memilih gigi karena, menurut Dr Spyrou, gigi memiliki banyak kapiler darah dan dapat memberikan para peneliti "kesempatan yang tinggi untuk mendeteksi patogen yang menular melalui darah yang kemungkinan menyebabkan kematian individu-individu yang diteliti".

Tim peneliti juga menemukan bakteri wabah pes, Yersinia pestis, di tiga sampel.

Baca juga:

Dr Philip Slavin, sejarawan dari University of Stirling berkata, "Penelitian kami menjawab pertanyaan besar dan paling misterius dalam sejarah, dan menentukan kapan dan di mana pembunuh manusia paling terkenal dan paling ternama dimulai."

Namun penelitian ini juga memiliki keterbatasan - salah satunya jumlah sampel yang kecil.

Dr Michael Knapp dari University of Otago di Selandia Baru, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, memujinya sebagai studi yang "sangat berharga", namun menekankan bahwa, "Data dari individu-individu yang lebih banyak, dari waktu dan wilayah berbeda... akan sangat membantu memperjelas arti data yang ditampilkan di sini."

Hasil penelitian para ilmuwan ini diterbitkan di jurnal Nature dengan judul "The source of the Black Death in fourteenth-century central Eurasia".


Apa itu wabah pes?

Wabah pes adalah penyakit menular dengan potensi mematikan yang disebabkan oleh bakteri bernama Yersinia pestis yang hidup di sejumlah binatang - umumnya tikus - dan kutu di tubuh mereka.

Wabah pes adalah penyakit utama yang bisa menulari manusia. Namanya - dalam bahasa Inggris 'bubonic' - diambil dari gejala-gejala yang ditimbulkannya, yakni pembengkakan kelenjar getah bening atau 'bubo' yang terasa nyeri di selangkangan atau ketiak.

Sejak 2010 hingga 2015, ada 3.248 kasus dilaporkan di seluruh dunia, dengan 584 kematian.

Dalam sejarahnya, peristiwa ini juga disebut sebagai Wabah Hitam atau Black Death, yang merujuk pada bagian tubuh yang mati dan menghitam, seperti jari tangan dan kaki, akibat tertular penyakit ini.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Kapok Rekrut Pemain Ilegal, Malaysia Ancang-ancang Naturalisasi Wonderkid Arsenal

Tidak Kapok Rekrut Pemain Ilegal, Malaysia Ancang-ancang Naturalisasi Wonderkid Arsenal

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 12:01 WIB

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:59 WIB

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

Inayah Wahid Putri Gus Dur ke Berapa? Menikah dengan Kiai Sumenep dengan Gaya Quiet Luxury

Inayah Wahid Putri Gus Dur ke Berapa? Menikah dengan Kiai Sumenep dengan Gaya Quiet Luxury

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 11:52 WIB

5 Rekomendasi Cushion Lokal Senyaman Merek High End: Kualitas Bagus, Wajah Flawless Seharian

5 Rekomendasi Cushion Lokal Senyaman Merek High End: Kualitas Bagus, Wajah Flawless Seharian

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 11:51 WIB

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:45 WIB

5 Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Jauh, Tembus 500 Km dalam Sekali Charge

5 Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Jauh, Tembus 500 Km dalam Sekali Charge

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:59 WIB

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB

Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan: Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan

Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan: Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:36 WIB

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

Eks Tangan Kanan Trump: Militer AS Berusaha Bunuh Pilot yang Terjebak di Iran!

Eks Tangan Kanan Trump: Militer AS Berusaha Bunuh Pilot yang Terjebak di Iran!

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:16 WIB

Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran

Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:13 WIB

Kemensos Dukung Hamengku Buwono II Jadi Pahlawan Nasional, Ini Tahapannya

Kemensos Dukung Hamengku Buwono II Jadi Pahlawan Nasional, Ini Tahapannya

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:10 WIB