Ungkap Alasan Jaring Bakal Capres Lewat Rakernas Nasdem, Surya Paloh: Kami Tahu Diri

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 18 Juni 2022 | 03:35 WIB
Ungkap Alasan Jaring Bakal Capres Lewat Rakernas Nasdem, Surya Paloh: Kami Tahu Diri
Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh di acara Apel Siaga jelang Rakernas NasDem di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengungkap alasan mengapa partainya menjaring nama bakal calon presiden untuk diusung di Pilpres 2024 lewat Rapat Kerja Nasional atua Rakernas. Menurutnya, hal itu dilakukan lantaran NasDem merasa tahu diri tak bisa bekerja dalam kecepatan yang sama.

Hal ini disampaikan Surya Paloh dalam penutupan Rakernas NasDem di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

"Malam hari ini Nasdem sudah mempersiapkan calon presiden yang akan diusungnya pada tahun 2024 yang akan datang, jawabannya sederhana, karena kami tahu diri," kata Surya.

"Kami tahu diri, kami tidak bisa bekerja dalam speed yang sama kami tidak bisa bekerja dengan speed itu," sambungnya.

Menurutnya, NasDem sadar diri masih punya banyak kelemahan. Selain itu juga masih memiliki kekurangan persyaratan dimana-mana. Namun, NasDem tetap berikhtiar.

"Kita berikhtiar, kita memohon kepada sang pencipta diniatkan dengan niat baik tadi ketulusan hati, kejujuran hati ini modal kita dan kalau ada yang mau main-main dengan Nasdem itu bukan urusan Nasdem lagi saudara-saudaraku," tuturmya.

Untuk itu, Surya menekankan kepada kadernya agar siapa pun nanti satu nama yang figur yang akan dipilihnya sebagai bakal calon presiden menjadi tanggung jawab dirinya. Terlebih dirinya memegang kendali sebagai kapten di kapal besar.

"Saya harus jujur pada diri saya sendiri dan akal sehat saya, apa yang terbaik untuk bangsa ini bukan yang terbaik untuk Nasdem semata-mata. Saya berjanji kalau itu lebih baik untuk bangsa ini Nasdem di bawahnya ya Allah kami menerima itu dengan suka cita," tuturnya.

Untuk diketahui, Rakernas NasDem memutuskan tiga nama figur sebagai bacapres yang akan diusung NasDem di Pilpres 2024. Nama itu antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Hasil Rakernas NasDem Dukung Anies, Andika Perkasa dan Ganjar Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Nilainya Sama

Resmi! Hasil Rakernas NasDem Dukung Anies, Andika Perkasa dan Ganjar Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Nilainya Sama

Sumbar | Jum'at, 17 Juni 2022 | 22:47 WIB

Surya Paloh Umumkan 3 Kandidat Capres NasDem: Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo

Surya Paloh Umumkan 3 Kandidat Capres NasDem: Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo

Jakarta | Jum'at, 17 Juni 2022 | 22:33 WIB

Tok! 3 Nama Bakal Capres Hasil Rakernas NasDem: Anies, Andika Perkasa dan Ganjar

Tok! 3 Nama Bakal Capres Hasil Rakernas NasDem: Anies, Andika Perkasa dan Ganjar

News | Jum'at, 17 Juni 2022 | 22:10 WIB

Terkini

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB