Rusia Diperkirakan Tingkatkan Serangan, Zelenskyy: Ukraina Siap

Siswanto

Senin, 20 Juni 2022 | 12:43 WIB
Rusia Diperkirakan Tingkatkan Serangan, Zelenskyy: Ukraina Siap
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut Presiden Eropa di Kiev, Ukraina, 11 Juni 2022. /Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS/wsj/ (via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE)

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memprediksi serangan Rusia akan meningkat pekan ini ketika para pemimpin Uni Eropa (EU) mempertimbangkan apakah akan menerima negaranya sebagai anggota.

"Jelas, pekan ini kami harus mengantisipasi meningkatnya tindakan bermusuhan dari Rusia," kata Zelenskyy dalam pidato lewat video, Minggu malam.

"Kami tengah mempersiapkan diri. Kami siap," katanya.

Ukraina mengajukan diri untuk bergabung dengan EU empat hari setelah tentara Rusia melintasi perbatasannya pada Februari.

Komisi Eropa, sebutan bagi dewan eksekutif EU, pada Jumat merekomendasikan agar Ukraina diberi status kandidat.

Para pemimpin dari 27 negara anggota EU akan mempertimbangkan pengajuan Ukraina pada Kamis dan Jumat.

Mereka diperkirakan akan menyetujui usulan Ukraina meski mendapat tentangan dari sejumlah negara anggota.

Proses penerimaan anggota baru EU biasanya memakan waktu bertahun-tahun.

Sikap EU terhadap Ukraina akan mengganggu tujuan Presiden Rusia Vladimir Putin. Saat memerintahkan pasukannya ke Ukraina, Putin menyatakan bahwa tindakan Rusia adalah untuk mencegah negara tetangganya itu masuk ke dalam cengkeraman Barat.

baca juga

Putin pada Jumat mengatakan Moskow "tidak menentang" keanggotaan Ukraina di EU, tetapi juru bicara Kremlin mengatakan Rusia memantau secara cermat pengajuan Kiev itu, mengingat kerja sama pertahanan di kalangan anggota EU terus meningkat.

Di medan pertempuran, pasukan Rusia berusaha merebut sepenuhnya wilayah Donbas di Ukraina timur. Sebagian wilayah itu telah dikuasai kelompok separatis dukungan Rusia sebelum invasi 24 Februari.

Target utama serangan Rusia di wilayah timur adalah kota industri Sievierodonetsk.

Rusia pada Minggu mengeklaim telah merebut desa Metyolkine.

Kantor berita resmi Rusia TASS melaporkan banyak petempur Ukraina di sana telah menyerahkan diri. Militer Ukraina mengatakan Rusia meraih "sukses sebagian" di daerah itu.

Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan di televisi Ukraina bahwa serangan Rusia di Toshkivka, 35 km dari Sievierodonetsk, juga "berhasil dalam tingkatan tertentu".

Menyusul pertempuran sengit di Sievierodonetsk, Rusia mengendalikan "bagian utama" tetapi tidak seluruh kota, kata Gaidai.

Di kota kembaran Sievierodonetsk, Lysychansk, bangunan-bangunan tempat tinggal dan rumah-rumah pribadi hancur oleh serangan Rusia, katanya.

"Orang-orang sekarat di jalan dan di tempat perlindungan," kata Gaidai.

Para analis di Institut Studi Peperangan, Washington, menulis dalam sebuah catatan bahwa "Pasukan Rusia kemungkinan akan mampu merebut Sievierodonetsk dalam beberapa pekan mendatang, tetapi dengan mengerahkan sebagian besar kekuatan yang ada ke daerah kecil tersebut."

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan perang di Ukraina dapat berlangsung bertahun-tahun.

Dia mendesak Barat untuk terus mengirimkan senjata canggih kepada pasukan Ukraina, menurut harian Jerman Bild am Sonntag.

"Kita harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa (perang) itu akan memakan waktu bertahun-tahun. Kita tak boleh menyerah dalam mendukung Ukraina," kata Stoltenberg seperti dikutip harian itu.

Di kota terbesar kedua Kharkiv, barat daya Luhansk, rudal-rudal Iskander telah menghancurkan persenjataan kiriman Barat, kata kementerian pertahanan Rusia.

Pasukan Rusia berusaha mendekati Kharkiv dan menjadikannya "kota garis depan", kata seorang pejabat kementerian dalam negeri Ukraina.

Di Ukraina selatan, senjata-senjata Barat membantu pasukan Ukraina bergerak maju menuju kota Melitopol yang diduduki Rusia, kata wali kotanya di Telegram.

Sumber: Reuters/Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:18 WIB

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Rendi Apriyanto Jadi Tentara Bayaran Rusia Tergiur Gaji Rp600 Juta, Mau Umrohkan Orangtua

Rendi Apriyanto Jadi Tentara Bayaran Rusia Tergiur Gaji Rp600 Juta, Mau Umrohkan Orangtua

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Volodymyr Zelensky Hampir Terbunuh Drone Rusia

Volodymyr Zelensky Hampir Terbunuh Drone Rusia

News | Kamis, 10 September 2026 | 11:09 WIB

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Pemerintah Telusuri 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korban Penipuan atau Sukarela?

Pemerintah Telusuri 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korban Penipuan atau Sukarela?

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:03 WIB

Rusia Jawab Tuduhan Intelijen Ukraina, WNI Jadi Tentara Bayaran Moskow

Rusia Jawab Tuduhan Intelijen Ukraina, WNI Jadi Tentara Bayaran Moskow

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:49 WIB

Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997

Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×