facebook

Tidak Sepakat Udara Jakarta Terburuk Sedunia, Menteri LHK: Nanti Saya Kasih Datanya

Ria Rizki Nirmala Sari
Tidak Sepakat Udara Jakarta Terburuk Sedunia, Menteri LHK: Nanti Saya Kasih Datanya
Menteri KLH, Siti Nurbaya. (Dok: KLHK)

Ia mengklaim memiliki data yang menunjukkan Jakarta tidak menempati posisi pertama.

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Siti Nurbaya Bakar tidak sepakat dengan hasil lembaga IQ Air yang menunjukkan kualitas udara Jakarta paling buruk sedunia. Ia mengklaim memiliki data yang menunjukkan Jakarta tidak menempati posisi pertama.

Siti menerangkan bahwa hasil analisis pasti akan berbeda-beda tergantung dari instrumen metode yang digunakan. Ia menekankan kalau metode yang dilakukan oleh pihaknya jelas berbeda dengan yang dilakukan oleh lembaga lain.

"Itukan, hasil monitoring analisis pakai metode tertentu dari swasta, ada instrumen yang dia pakai," terang Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/6/2022).

Kalau menurut hasil analisis pihaknya, DKI Jakarta malah bukan berada di urutan teratas. Sebetulnya, Siti tidak mempermasalahkan soal metode yang digunakan oleh lembaga lainnya.

Baca Juga: Kenalan di Medsos dan Ketemu di Apartemen, Wanita Asal Pluit Lapor ke Polda Metro Jaya Jadi Korban Pemerkosaan WN China

Menurut menteri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu, hal yang paling penting ialah langkah penindakan selanjutnya yang mesti dilakukan.

"Bahwa pada saat yang sama, DKI bukan yang sekian itu, nomor 44. Jadi sebetulnya buat saya itu hanya ukuran dan indikator dan kita paling penting adalah kita lihat metodenya apa sih yang dipakai. Selain itu apa tindaklanjutnya. Itu yang paling penting."

Kualitas Udara Jakarta Terburuk

Lembaga data kualitas udara, IQ Air kembali menempatkan kualitas udara Jakarta pada posisi pertama di dunia sebagai kota dengan kualitas udara terburuk pada Jumat (17/6/2022) pagi.

Lembaga data kualitas udara, IQ Air melalui laman resminya, mencatat kualitas udara di Jakarta hingga pukul 07.50 WIB mencapai indeks 160.

Baca Juga: 5 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Andalan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Adapun indeks kualitas udara berdasarkan standar Amerika Serikat (AQ US) menggolongkan indeks 151 hingga 200 merupakan kategori udara yang tidak sehat.

Komentar