Ganjar Disuruh Bacakan Rekomendasi Rakernas II PDIP Soal Pilpres 2024, Djarot: Itu Ngalir Saja

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:33 WIB
Ganjar Disuruh Bacakan Rekomendasi Rakernas II PDIP Soal Pilpres 2024, Djarot: Itu Ngalir Saja
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat angkat bicara menanggapi soal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diminta membacakan rekomendasi hasil Rakernas kedua PDIP yang berkaitan dengan penetapan capres-cawapres yang akan diusung untuk Pilpres 2024.

Djarot menjelaskan, sebenarnya tidak hanya Ganjar seorang yang diminta membacakan rekomendasi hasil Rakernas kedua PDIP.

"Semua gubernur yang hadir tadi diberikan kesempatan, itu menandakan rekomendasi itu berlaku bagi semuanya. Baik yang di internal partai kami juga menjadi suatu kewajiban untuk dilaksanakan. Dan tiga gubernur tadi menyampaikan," kata Djarot ditemui usai penutupan Rakernas di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Soal pembagian masing-masing gubernur membacakan rekomendasi hasil Rakernas kedua PDIP, Djarot mengaku tak mengetahuinya. Ia menyebut bahwa ide tersebut mengalir saja dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

"Tentang pembagian dan sebagainya ndak ada itu. Itu ngalir saja pak Sekjen," ujarnya.

Adapun di sisi lain, Djarot menilai rekomendasi Rakernas kedua PDIP yang berkaitan ideologi Pancasila dan sistem politik yang juga dibacakan oleh Ganjar, hal itu sebagai pengingat.

"Itu sebetulnya supaya pak Ganjar juga betul-betul di dalam kepemimpinannya menerapkan dan membumikan ideologi pancasila. Itu harusnya dibumikan sejak dini. Makanya didorong agar pendidikan pancasila itu sejak anak usia dini melalui pendidikan baik secara formal informal di semua jenjang pendidikan," tandasnya.

Ganjar Bacakan Rekomendasi

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diberikan tanggung jawab untuk membacakan rekomendasi eksternal hasil Rakernas berkaitan dengan Pilpres 2024 tersebut.

baca juga

Awalnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kritiyanto membacakan pemgantar hasil Rakernas kedua PDIP tersebut. Ia kemudian mempersilakan Ganjar membacakan rekomendasi hasil Rakernas berkaitan dengan tema ideologi pancasila, sistem politik dan Pemilu 2024.

Pertama, Rakernas merekomendasikan pentingnya pembumian Pancasila berdasarkan falsafah dan spirit kelahirannya pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila sebagai ideologi, falsafah, landasan dan bintang penuntun seluruh kebijakan strategis pemerintahan, dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Berkaitan hal tersebut, kurikulum pendidikan nasional di seluruh strata pendidikan harus memasukkan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib," kata Ganjar saat membacakan dihadapan Megawati.

Kedua, Ganjar membacakan, Rakernas PDIP kedua merekomendasikan mendukung sepenuhnya upaya Pemerintah dalam memulihkan dampak pandemi Covid 19 dengan mempercepat vaksinasi Covid-19, percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, bantuan sosial, peningkatan penyerapan lapangan kerja, investasi, dan stabilitas harga kebutuhan pokok rakyat.

Ketiga, Rakernas PDIP kedua mendorong Presiden Jokowi untuk meningkatkan sinergi koneksitas dan kerja sama partai politik pengusung pemerintah guna memaksimalkan keberhasilan pemerintah bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kemudian poin keempat, terkait pencalonan presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024, merupakan hal yang ditunggu-tunggu. Dalam poin ini ditegaskan bahwa soal capres-cawapres diusung PDIP merupakan hak prerogratif Megawati.

"Keempat, Rakernas II Partai menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, berdasarkan keputusan Kongres V Partai, AD/ART Partai, dan tradisi demokrasi Partai adalah hak prerogatif Ketua Umum Partai, Megawati Soekarnoputri," tutur Ganjar.

Usai membacakan poin empat rekomendasi, kader yang hadir di ruangan memberikan tepuk tangan yang meriah. Sontak saja seisi ruangan menjadi riuh. Ganjar yang mendengar keriuhan sempat menghentikan dulu sejenak pembacaan rekomendasi Rakernas kedua PDIP dari atas podium.

Tak lama kemudian pembacaan rekomendasi tersebut dilanjutkan oleh Ganjar lagi hingga habis. Setidaknya ada tujuh poin rekomendasi soal ideologi Pancasila, sistem politik dan Pemilu 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Koridor Trans Jateng Beroperasi, Warganet Langsung Sentil Sopir 'Pembalap' dan Ugal-ugalan

6 Koridor Trans Jateng Beroperasi, Warganet Langsung Sentil Sopir 'Pembalap' dan Ugal-ugalan

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:35 WIB

Ganjar Ditunjuk Bacakan Hasil Rakernas II PDIP, Pengamat: Pengingat Urusan Capres Ketum Penentunya

Ganjar Ditunjuk Bacakan Hasil Rakernas II PDIP, Pengamat: Pengingat Urusan Capres Ketum Penentunya

Jakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:56 WIB

Soal Peluang Partai NasDem Berkoalisi dengan Demokrat, Surya Paloh: Kemungkinannya Cukup Besar

Soal Peluang Partai NasDem Berkoalisi dengan Demokrat, Surya Paloh: Kemungkinannya Cukup Besar

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:46 WIB

Ditanya Kenapa Belum Umumkan Nama Kandidat Capres PDIP, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

Ditanya Kenapa Belum Umumkan Nama Kandidat Capres PDIP, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:45 WIB

Belum Mau Umumkan Capres 2024 yang akan Diusung PDI Perjuangan, Megawati: Saya Umpetin

Belum Mau Umumkan Capres 2024 yang akan Diusung PDI Perjuangan, Megawati: Saya Umpetin

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:36 WIB

Pernah Pimpin Klub Sebesar Inter Milan, Erick Thohir Dianggap Cocok Gantikan Presiden Jokowi

Pernah Pimpin Klub Sebesar Inter Milan, Erick Thohir Dianggap Cocok Gantikan Presiden Jokowi

Bekaci | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:00 WIB

Dibacakan Langsung Oleh Ganjar, Hasil Rakernas II PDI Perjuangan: Penetapan Capres 2024 Diputuskan oleh Megawati

Dibacakan Langsung Oleh Ganjar, Hasil Rakernas II PDI Perjuangan: Penetapan Capres 2024 Diputuskan oleh Megawati

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:04 WIB

Dihadapan Megawati Soekarnoputri, Ganjar Pranowo Ditunjuk Bacakan Hasil Rakernas II PDI Perjuangan, Ini Isinya

Dihadapan Megawati Soekarnoputri, Ganjar Pranowo Ditunjuk Bacakan Hasil Rakernas II PDI Perjuangan, Ini Isinya

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:56 WIB

Terkini

RUU Perampasan Aset, Akademisi Usul Pembentukan Badan Khusus Agar Barang Sitaan Tak Rusak

RUU Perampasan Aset, Akademisi Usul Pembentukan Badan Khusus Agar Barang Sitaan Tak Rusak

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:00 WIB

Usai Nobar Final Pildun, Ruangan Bupati Lombok Barat Disegel KPK, Keberadaan Bupati Jadi Misteri

Usai Nobar Final Pildun, Ruangan Bupati Lombok Barat Disegel KPK, Keberadaan Bupati Jadi Misteri

News | Senin, 20 Juli 2026 | 13:58 WIB

Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah Satu Angkatan di UGM, Persiapan Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah Satu Angkatan di UGM, Persiapan Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

Surakarta | Senin, 20 Juli 2026 | 13:54 WIB

5 Parfum Wanita dengan Aroma Memikat Pria Tanpa Bicara, Ada Rekomendasi dr Boyke

5 Parfum Wanita dengan Aroma Memikat Pria Tanpa Bicara, Ada Rekomendasi dr Boyke

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 13:53 WIB

Ancaman 'Inflasi Kepintaran' di Era AI: Masihkah Kita Belajar untuk Berpikir?

Ancaman 'Inflasi Kepintaran' di Era AI: Masihkah Kita Belajar untuk Berpikir?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:52 WIB

Bupati Afni Ngadu ke Wapres Gibran, Ingin DBH Siak Tak Dipangkas

Bupati Afni Ngadu ke Wapres Gibran, Ingin DBH Siak Tak Dipangkas

Riau | Senin, 20 Juli 2026 | 13:52 WIB

Empat Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Calon Emiten Beraset di Atas Rp250 Miliar

Empat Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Calon Emiten Beraset di Atas Rp250 Miliar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:50 WIB

Investor Asing Tetap Kabur dari Pasar Saham Meski IHSG Ijo, BMRI Dibuang

Investor Asing Tetap Kabur dari Pasar Saham Meski IHSG Ijo, BMRI Dibuang

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:48 WIB

Desain Banner AI UMKM: Anggaran Terbatas atau Matinya Kreativitas?

Desain Banner AI UMKM: Anggaran Terbatas atau Matinya Kreativitas?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:45 WIB

Dasco Pimpin Rapat, DPR-Pemerintah Sepakat Suntik Dana Tambahan Kapal Perintis untuk Wilayah 3T

Dasco Pimpin Rapat, DPR-Pemerintah Sepakat Suntik Dana Tambahan Kapal Perintis untuk Wilayah 3T

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:43 WIB

×