Kalah dari Malaysia, Mendikbudristek Nadiem Makarim Ungkap Dana Pendidikan Tinggi Indonesia Masih Rendah

Stefanus Aranditio | Suara.com

Senin, 27 Juni 2022 | 11:42 WIB
Kalah dari Malaysia, Mendikbudristek Nadiem Makarim Ungkap Dana Pendidikan Tinggi Indonesia Masih Rendah
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa pendanaan pendidikan tinggi di Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Nadiem menyebut hal itu menjadi tantangan besar bagi kampus untuk bisa bersaing dengan kampus lain di tingkat dunia.

"Indonesia itu masih jauh sekali dibanding negara lain dari sisi pendanaan pendidikan tinggi kita," kata Nadiem dalam acara Merdeka Belajar; Dana Abadi Perguruan Tinggi, Senin (27/6/2022).

Dalam paparannya, Nadiem membandingkan rata-rata pengeluaran pendidikan tinggi Indonesia tahun 2020 yang hanya Rp28 juta per tahun, sementara India Rp44 juta per tahun, Malaysia Rp103 juta per tahun, Jepang Rp118 juta per tahun, hingga Amerika yang mencapai Rp340 per tahun.

"Kita masih di bawah India, bayangkan India dengan populasi yang lebih besar dan tingkat kemiskinan yang tinggi juga, dia lebih besar dari kita 1,5 kalinya per lulusan, apalagi negara lain yang jauh di atas kita," ungkap Nadiem.

Padahal, lanjut Nadiem, dana pendidikan untuk pendidikan tinggi adalah investasi yang cepat menghasilkan dan berdampak bagi pembangunan ekonomi suatu negara.

"Mungkin kalau kita mau melihat jangka panjang investasi pendidikan PAUD dan lain itu lebih besar tetapi kalau kita mau hasil yang lebih cepat lebih dirasakan pendidikan tinggi adalah antara cara tercepat untuk membangun ekonomi kita untuk membangun negara kita," tuturnya.

Oleh sebab itu, Nadiem bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan alokasi pendanaan atau dana abadi untuk peningkatan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH menuju perguruan tinggi kelas dunia yang terbagi ke dalam tiga periode alokasi pendanaan program.

Periode pertama yaitu 2 Juni s.d. 31 Desember 2022 dengan total dana Rp445 miliar. Periode kedua yaitu 1 Januari 2023 s.d. 31 Desember 2023 dengan total dana Rp350 miliar. Periode ketiga yaitu 1 Januari 2024 s.d. 31 Desember dengan total dana Rp500 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Wajib Tahu! Ini 3 Risiko yang Bisa Menghambat Rencana Dana Pendidikan Anak

Orangtua Wajib Tahu! Ini 3 Risiko yang Bisa Menghambat Rencana Dana Pendidikan Anak

Lifestyle | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:45 WIB

Tahun Ajaran Baru Segera Tiba, Ini 3 Risiko Penghambat Persiapan Dana Pendidikan Anak

Tahun Ajaran Baru Segera Tiba, Ini 3 Risiko Penghambat Persiapan Dana Pendidikan Anak

Lifestyle | Senin, 20 Juni 2022 | 23:08 WIB

Perhimpunan Guru Sebut Sekolah Terafiliasi Khilafatul Muslimin Tidak Perlu Ditutup

Perhimpunan Guru Sebut Sekolah Terafiliasi Khilafatul Muslimin Tidak Perlu Ditutup

News | Jum'at, 17 Juni 2022 | 06:34 WIB

Para Menteri yang Dimarahi Jokowi tapi Selamat dari Reshuffle Kabinet, Siapa Saja?

Para Menteri yang Dimarahi Jokowi tapi Selamat dari Reshuffle Kabinet, Siapa Saja?

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:07 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sudah Kucurkan Dana Abadi Pendidikan Rp99 Triliun

Menkeu Sri Mulyani Sudah Kucurkan Dana Abadi Pendidikan Rp99 Triliun

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 17:40 WIB

Terkini

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:14 WIB

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB