Viral Mahasiswa Diduga Lakukan Bullying di Kelas, Kreator Sebut Cuma untuk Edukasi Tapi Malah Hapus Video

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:54 WIB
Viral Mahasiswa Diduga Lakukan Bullying di Kelas, Kreator Sebut Cuma untuk Edukasi Tapi Malah Hapus Video
Viral video diduga bullying oleh mahasiswa, kini diklarifikasi cuma untuk film pendek tetapi video malah dihapus. (Instagram/@pembasmi.kehaluan.reall)

Suara.com - Sebuah video yang diduga menunjukkan adegan perundungan mahasiswa kembali beredar di media sosial. Bahkan kali ini perundungan alias bullying diduga dilakuakan di dalam kelas.

Video ini tampak diunggah oleh TikTok dengan akun @yenzei yang kini telah dihapus di media sosial yang bersangkutan. Meski begitu video terkait telah diunggah ulang oleh beberapa akun, termasuk Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.

Adegan di Video Diduga Bullying

Terlihat video seperti direkam diam-diam dan menyorot kepada seorang perempuan yang duduk sendiri di belakang kelas. Tampak mahasiswi itu tak mengenakan jas almamater atau alas kaki selayaknya orang lain di kelas tersebut.

Hingga video kemudian beralih menunjukkan sosoknya yang menangis lantaran melihat alas kakinya, yakni sebuah sandal jepit, yang ditendang oleh beberapa teman sekelasnya.

"#Stopbullying," begitulah caption yang dituliskan oleh pemilik akun, dikutip Suara.com pada Rabu (29/6/2022).

Viral video diduga bullying oleh mahasiswa, kini diklarifikasi cuma untuk film pendek tetapi video malah dihapus. (Instagram/@pembasmi.kehaluan.reall)
Viral video diduga bullying oleh mahasiswa, kini diklarifikasi cuma untuk film pendek tetapi video malah dihapus. (Instagram/@pembasmi.kehaluan.reall)

Klarifikasi Pemilik Akun

Tentu saja video ini mendapat perhatian banyak pihak hingga membuat pemilik akun harus mengunggah klarifikasinya. Namun lewat video klarifikasi tersebut ia mengklaim kontennya hanyalah potongan syuting film pendek untuk keperluan edukasi.

"Di sini kami sedang melaksanakan pembuatan film pendek dan pelaku itu temen-temen aku. Dan ini juga edukasi banget buat kalian bahwa bullying-bullying itu nggak baik, karena bagi si korban bisa mengakibatkan mental down," tutur pemilik akun.

baca juga

Ia lantas mengucapkan terima kasih atas teguran yang diberikan warganet, meski kembali ditegaskan kalau konten tersebut semata ditujukan untuk edukasi.

"Dan kami juga membuat ini bukan semena-mena untuk bercanda ya guys, bukan hanya untuk konten saja, karena ini konten untuk pembuatan film juga. Nah ini sedikit cuplikan video pembuatan adegan dari film pendek kita," jelasnya.

Tak lupa pemilik akun juga berterimakasih apabila publik terus memberikan dukungan untuk pembuatan film pendek yang disebut-sebutnya sejak awal video klarifikasi.

Tanggapan Warganet

Meski begitu, klarifikasi yang disampaikan oleh pemilik akun malah menuai lebih banyak kecaman. Apalagi karena video yang menampilkan dugaan perundungan itu justru dihapus olehnya.

"Viral, beredar video bully temannya. Pemilik akun klarifikasi dengan suara bergetar kalau kontennya untuk edukasi bahwa bully tak baik," kata @pembasmi.kehaluan.reall.

"Kok videonya di takedown sih Mbakkk?? Kalau memang lagi syuting film pendek, kita tungguin ya film pendeknya," celetuknya lebih lanjut.

Pertanyaan yang sama pun ikut disampaikan warganet, termasuk di kolom komentar di TikTok yang sempat dibidik @pembasmi.kehaluan.reall.

"Kalo misalnya emang lagi buat film pendek, ga usah di hapus sih soalnya ketauan buat nutup-nutupin masalahnya," ujar warganet.

"T-tapi kameranya dimana?" sindir warganet, lantaran tidak terlihat adanya kamera lain yang merekam adegan perundungan tersebut.

"Mba ga diancem kan?" tanya warganet lain.

"Klarifikasi cengengesan," kritik warganet.

"Tapi min kalau misalkan itu bener bener untuk video pendek tugas tentang edukasi seharusnya titik kameramen tidak seperti itu.. Seakan itu menandakan seperti real karena antara pelaku dan korban di rekam secara diam diam," komentar warganet.

"Plis ada yang laporin, cari tau beneran apa engga itu dia rencana film pendek," tegas warganet.

"Oke, sudah klarifikasi, kita tunggu aja film pendeknya ygy, di tunggu ya mbaa," timpal yang lainnya.

Kalau menurut Anda, apakah video tersebut untuk keperluan film pendek seperti yang disampaikan? Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.

Dampak-dampak yang Bisa Dialami Korban Bullying

Ilustrasi bullying (pexels/Keira Burton).
Ilustrasi bullying (Pexels/Keira Burton).

Perundungan alias bullying sejatinya mempunyai dampak psikis, baik jangka pendek dan panjang, yang cukup berbahaya bagi korbannya. Meski begitu, tak bisa dipungkiri, kasus perundungan semacam ini masih banyak sekali ditemui.

Namun sebenarnya, apa saja dampak yang dirasakan oleh korban bullying?

Anak yang menjadi korban bullying biasanya mengalami berbagai masalah serius, mulai dari kesehatan fisik, sosial, emosional, akademik, sampai mental yang lambat laun akan memburuk.

Misalnya saja depresi dan kecemasan, di mana korban biasanya mengalami peningkatan rasa sedih dan kesepian pada dirinya. Bullying yang diterima juga membuat pola tidur dan makan korban juga berubah yang tentu bisa berdampak jangka panjang.

Bukan hanya itu, korban perundungan umumnya juga mengalami kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya mereka nikmati.

Dampak lainnya termasuk keluhan pada kesehatan serta prestasi akademik yang mengalami penurunan, yang bisa dibaca detail selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Bullying pada Remaja Perempuan di Bogor Masih di Bawah Umur, Polisi Kedepankan Restorative Justice

Pelaku Bullying pada Remaja Perempuan di Bogor Masih di Bawah Umur, Polisi Kedepankan Restorative Justice

Bogor | Rabu, 29 Juni 2022 | 13:07 WIB

Viral Mbak Lala Pengasuh Rafathar Sudah ke Lebih dari 25 Negara Keliling Dunia, Bikin Iri!

Viral Mbak Lala Pengasuh Rafathar Sudah ke Lebih dari 25 Negara Keliling Dunia, Bikin Iri!

Lifestyle | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:56 WIB

Apes! Perempuan Dapat 'Surat' E-Tilang saat Sepeda Motornya Dipakai Tukang Servis: Definisi Jatuh Tertimpa Tangga

Apes! Perempuan Dapat 'Surat' E-Tilang saat Sepeda Motornya Dipakai Tukang Servis: Definisi Jatuh Tertimpa Tangga

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:56 WIB

Anak Meninggal Bertahun-tahun yang Lalu, Ibu ini Menangis Pilu Baru Dikasih Tahu saat Peringatan 1000 Hari

Anak Meninggal Bertahun-tahun yang Lalu, Ibu ini Menangis Pilu Baru Dikasih Tahu saat Peringatan 1000 Hari

Hits | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:46 WIB

Viral Kisah Pria Indonesia Pacaran dengan Wanita Jepang, Faktanya Mengejutkan!

Viral Kisah Pria Indonesia Pacaran dengan Wanita Jepang, Faktanya Mengejutkan!

Lifestyle | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:55 WIB

Terkini

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

×