facebook

Diundang Jokowi Hadiri KTT G20, Presiden Ukraina: Terima Kasih, Tapi...

Ria Rizki Nirmala Sari
Diundang Jokowi Hadiri KTT G20, Presiden Ukraina: Terima Kasih, Tapi...
Presiden Joko Widodo dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat memberikan pernyataan pers di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Mulanya, Presiden Zelenksyy menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang menyampaikan undangan secara langsung kepadanya.

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menerima undangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk hadir dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022 nanti. Namun, terdapat dua hal yang menjadi pertimbangan Presiden Zelenskyy untuk bisa memenuhi undangan Jokowi tersebut.

Mulanya, Presiden Zelenksyy menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang menyampaikan undangan secara langsung kepadanya.

"Saya berterima kasih kepada yang mulia atas undangan anda untuk saya hadir ke KTT G20 dan saya menerima undangan tersebut," kata Presiden Zelenskyy saat memberikan pernyataan pers di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022).

Meski sudah mendapatkan undangan, Presiden Zelenskyy tidak langsung menyatakan kesediaannya untuk menghadiri perhelatan KTT G20 tersebut. Pasalnya, kehadiran Ukraina pada acara tersebut bergantung dengan situasi keamanan negara.

Baca Juga: 8 Manfaat Kedelai Muda untuk Ibu Menyusui

Selain itu, Presiden Zelenskyy juga mempertimbangkan soal negara lain yang ikut hadir pada perhelatan KTT G20.

"Tapi kehadiran Ukraina akan bergantung terhadap situasi keamanan di negara kita dan juga komposisi partisipan yang ada di KTT tersebut," tuturnya.

Undangan itu disampaikan langsung oleh Jokowi ketika menemui Presiden Zelenskyy di Istana Maryinsky.

"Saya sampaikan kembali undangan saya kepada Presiden Zelenskyy secara langsung untuk berpartisipasi dalam KTT G20 yang akan diselenggarakan bulan November tahun ini di Bali," kata Jokowi dalam sesi pernyataan pers.

Baca Juga: HRD Salah Transfer Gaji dari Rp 8 Juta jadi Rp 2,6 Miliar, Karyawan Perusahaan Sosis Langsung Kabur

Komentar