Saddam Menilai Ukraina Tidak Layak Hadir di G-20

Iwan Supriyatna

Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:50 WIB
Saddam Menilai Ukraina Tidak Layak Hadir di G-20
Presiden Pemuda Asian African Youth Goverment (AAYG), Respiratori Saddam Al-Jihad.

Suara.com - Presiden Pemuda Asia Afrika (Asian African Youth Government-AAYG) Respiratori Saddam Al-Jihad mengapreasiasi Presiden Indonesia Joko Widodo yang membawa misi perdamaian dalam kunjungan ke Ukraina dan Federasi Rusia. Namun, Saddam menilai mengundang Ukraina hadir di G-20, pada November 2022 di Bali, kurang tepat.

“Misi perdamaian yang dibawa presiden Jokowi ke Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin perlu kita dukung meskipun perdamaian antara kedua negara, Ukraina dan Rusia sangatlah sulit terealisasi karena persoalan histori dan rasionalisasi kenapa Rusia harus melakukan operasi di Ukraina,” tutur Saddam.

Saddam menegaskan bahwa tujuan operasi Rusia, yakni melindungi warga sipil Republik Rakyat Donetsk dan Republik Luhansk dari ancaman nyata battalion-batalion sukarelawan neo-nazi dari Ukraina. Selain itu, menurutnya, Ukraina berambisi gabung ke NATO dan memperkuat kerjasama dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

“Selama itu dilakukan oleh Ukraina dibawah kepemimpinan Zelenskyy, pastinya tidak ada titik penyelesaian dengan Rusia karena selain Ukraina melakukan pelanggaran kemanusiaan terhadap rakyat Donetsk dan Luhansk, juga mengancam kedaulatan Rusia dan stabilitas keamanan kawasan khususnya Eropa Timur,” ujar Saddam.

Hal yang penting disoal, lanjut Saddam, adalah dalam pertemuan di Kyiv, Jokowi mengundang Zelenskyy hadir di G-20 yang akan dilaksanakan tahun ini di Bali. Itu bukanlah langkah yang tepat dan Ukraina tidak layak hadir, mengingat forum ini diperuntuhkan untuk memperbaiki dan menjaga stabilitas ekonomi-keuangan internasional dari krisis.

“Harapannya G-20 di Bali konsen pada pemulihan ekonomi global paska krisis Covid-19, dan harus dipisahkan dengan persoalan Rusia dan Ukraina meskipun Indonesia mendapat tekanan (AS dan Sekutunya) paska pelaksanaan G-7 di Jerman. Namun perlu diingat bahwa Ukraina bukanlah anggota G-20, dan jika hadir maka akan memperumit masalah karena Indonesia bisa dinilai tidak netral sebagai host country,” ungkapnya.

Dari Ukraina, Jokowi lanjut ke Moscow bertemu dengan Presiden Vladimir Putin, dan tidak hanya membahas soal perdamaian dunia tetapi juga sepakat meningkatkan kerjasama antara Rusia dan Indonesia. Saddam berharap kedepannya itu dapat terealisasi karena bagaimanapun dalam catatan sejarah Indonesia dan Rusia memiliki hubungan dekat.

“Sejak era Soekarno dan Nikita Khurschev, Indonesia dan Rusia memiliki hubungan pesahabatan yang begitu erat, bahkan Rusia membantu Indonesia membangun Stadion Gelora Bung Karno, Rumah Sakit, peralatan militer untuk mempertahankan NKRI dan kembali merebut Irian Barat, dan bantuan lainnya,” lugasnya.

“Potensi kerjasama antara kedua negara di berbagai bidang sangatlah besar dan Indonesia bisa menjadi strategic partnership bagi Rusia di Indo Pasifik. Itu dapat dilihat dari perdagangan bilateral kedua negara di 2021 naik lebih 40% dan di 2022 lima tahun pertama meningkat diatas 65%. Ini yang disebut Vladimir Putin merupakan “the work of the Russian-Indonesian Joint Commission on Trade, Economic, and Technical Cooperation”, pungkas Saddam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CSIS: Konsistensi Penting Jika Indonesia Ingin Jadi Jembatan Komunikasi Rusia- Ukraina

CSIS: Konsistensi Penting Jika Indonesia Ingin Jadi Jembatan Komunikasi Rusia- Ukraina

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 05:05 WIB

5 Janji Manis Putin untuk Presiden Jokowi, Beri Sinyal Bantu Proyek IKN?

5 Janji Manis Putin untuk Presiden Jokowi, Beri Sinyal Bantu Proyek IKN?

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:12 WIB

Vladimir Putin Sebut Dialog dengan Jokowi Sangat Informatif

Vladimir Putin Sebut Dialog dengan Jokowi Sangat Informatif

Jogja | Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:03 WIB

Terkini

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:21 WIB

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:17 WIB

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:16 WIB

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat

5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:10 WIB

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07 WIB

×