Jemaah Haji Sakit Diobati Secara Medis dan Terapi Spiritual Thibbun Nawabi

Siswanto Suara.Com
Minggu, 03 Juli 2022 | 05:24 WIB
Jemaah Haji Sakit Diobati Secara Medis dan Terapi Spiritual Thibbun Nawabi
Ilustrasi haji (Pixabay)

Suara.com - Jemaah calon haji yang sakit dan dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia Mekkah diberi terapi yang menggabungkan perawatan secara medis dan terapi spiritual Thibbun Nawabi untuk mempercepat penyembuhan pasien.

"Terapi medis dan spiritual pasien yang dirawat di KKHI selain dapat perawatan medis secara baik juga diberikan terapi tambahan Thibbun Nawabi, cara pengobatan ala Rasulullah terutama untuk pencegahan dan healing secara spiritual mudah-mudahan dengan itu penyembuhan pasien lebih cepat," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI Budi Sylvana di Mekkah, hari ini.

Budi mengatakan pengobatan spiritual secara islami disebut juga dengan Thibbun Nawabi, sehingga pasien tetap mendapatkan perawatan utama secara medis.

"Memang baru kali ini kita lakukan dikombinasikan tapi terapi utama tetap medis supaya obat dan tindakan yang diberikan pasien tidak menolak," kata Budi seraya menambahkan ke depan, akan dibuat poli tersendiri untuk perawatan spiritual.

Tim dokter KKHI Mekkah, Suzy Indharty mengatakan dalam penanganan luka jika pasien merasa takut atau cemas tahap pertama dianjurkan membaca Al Fatihah dan rukiah.

Pasien juga diminta membaca Al Fatihah begitu juga dengan pendamping pasien. Dengan itu perawatan luka ada penurunan kepanikan dan rasa sakit berkurang.

Kemudian, lanjut Suzy secara rutin setiap hari pasien diberikan air zamzam yang diperuntukkan bagi perbaikan luka dan juga diminum.

"Jadi air dirukiah dibacakan sendiri baru nanti diminum obat dengan air zamzam, berbeda dengan yang terjadi penurunan bisa dirukiah oleh keluarga atau dokternya. Insya Allah fisik pulih spiritual juga pulih karena ada link antara body dan soul sehingga pemulihan lebih cepat," kata dia.

Thibbun Nawabi itu terdiri dari bekam, rukiah dan bahan makanan yang disunahkan Rasul seperti buah tin, kurma dan zaitun, tambah Suzy.

Baca Juga: Kemenag: 46 Calon Haji Bervisa Tak Resmi Sudah Dipulangkan ke Indonesia

"Thibbun itu artinya pencegahan tapi itu juga bisa suporting penyembuhan pasien karena kalau secara neuro sciencenya tergambarkan begitu mind kita produktivitaskan dan langsung tujukan pada satu fokus pada Allah itu ada ghirah cepat sembuh. Secara psikologis mereka cepat sembuh," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI