Buka Peluang Koalisi Baru Untuk Pilpres 2024, Demokrat Ingin Gandeng Golkar

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:43 WIB
Buka Peluang Koalisi Baru Untuk Pilpres 2024, Demokrat Ingin Gandeng Golkar
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (tangkapan layar/istimewa)

Suara.com - Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution mengatakan, bahwa Demokrat masih terbuka peluang bangun koalisi baru untuk Pilpres 2024. Termasuk menjalin koalisi dengan partai Golkar, meski partai berlambang pohon beringin itu sudah sudah masuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Selain menciptakan peluang untuk partai semakin besar pada Pemilu 2024, komunikasi politik antara Ketum AHY dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto misalnya, masih terus terawat. Meskipun Golkar ada di KIB," kata Syahrial kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Ia mengatakan, kerja sama Demokrat dengan Golkar sudah cukup bisa mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024. Menurutnya, Demokrat dan Golkar bisa jadi solusi terutama untuk stabilitas politik.

"Kerja sama Demokrat-Golkar dapat menjadi solusi terciptanya stabilitas politik, perbaikan iklim demokrasi dan kembali menggenjot roda ekonomi yang saat ini sedang terpuruk," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengklaim, sejarah mencatat bagaimana pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode yang ikut didukung Golkar dan beberapa partai politik lainnya berjalan gemilang.

Menurutnya, kala itu tidak ada polarisasi politik identitas yang mengakar. Penegakan hukum mengedepankan profesionalisme, kemudian demokrasi berjalan baik, namun kondisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat tetap tumbuh dan terjaga.

"Langkah solutif untuk kebaikan bangsa inilah yang akan ditempuh Ketum AHY dengan platform Perubahan dan Perbaikan. Menjadi jangkar dan membuka ruang terhadap segala hal yang terbaik untuk bangsa. Komunikasi 360 derajat terhadap seluruh stakeholders politik menjadi landasan Demokrat untuk bersikap. Tidak pernah menutup ruang diskusi dan silaturahmi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Dua Kali Menangkan Jokowi di Dua Periode Kepemimpinanya, Fachrul Razi Usung Satu Nama di Pilpres 2024

Klaim Dua Kali Menangkan Jokowi di Dua Periode Kepemimpinanya, Fachrul Razi Usung Satu Nama di Pilpres 2024

Banten | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:15 WIB

Sudah Ada Penjajakan, PPP Blak-blakan Ajak Demokrat Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

Sudah Ada Penjajakan, PPP Blak-blakan Ajak Demokrat Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:43 WIB

Biar Dapat Chemistry, NasDem Ogah Bangun Koalisi Dadakan di Last Minute

Biar Dapat Chemistry, NasDem Ogah Bangun Koalisi Dadakan di Last Minute

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:32 WIB

Terkini

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

×