Pakar Kebijakan Publik: Indonesia Perlu Contoh Jepang, Negara Maju Teknologi Digital yang Kental Budaya

Erick Tanjung | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 22:10 WIB
Pakar Kebijakan Publik: Indonesia Perlu Contoh Jepang, Negara Maju Teknologi Digital yang Kental Budaya
Ilustrasi teknologi digital. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia memiliki keragaman budaya luar biasa yang tidak dimiliki negara lain di dunia. Terdiri dari belasan ribu pulau, Indonesia banyak memiliki kekayaan suku, adat-istiadat, hingga bahasa. Potensi tersebut bisa dipopulerkan lewat konten digital untuk pengembangan ekonomi dan pariwisata.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam webinar bertajuk “Globalkan Budaya Lokal: Yuk Ngonten Tentang Indonesia” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM Agus Pramusinto mengatakan, Indonesia dengan populasi 275 juta penduduk dan 17.000 pulau memiliki keragaman budaya yang unik dan tentunya sangat menarik untuk dijadikan bahan konten positif.

Sebut saja ragam tarian, kuliner, tempat wisata, dan permainan anak. Menurut Agus, konten-konten seperti itulah yang perlu diangkat sebagai upaya melestarikan nilai-nilai budaya agar masyarakat Indonesia tidak kehilangan akar.

“Belajar dari Jepang, mereka maju tapi tetap berakar pada budayanya. Seringkali kita lupa, kita maju tapi lupa budaya sehingga itu justru membuat kita rapuh dari sisi kultur. Ketika memahami era digital ini, kita harus pastikan bahwa dalam berproduksi dan mendistribusikan konten, pilih hal-hal yang positif,” kata Agus dalam diskusi hybrid tersebut ditulis, Jumat (8/7/2022).

Menurut dia dengan melestarikan budaya akan memberikan dampak ekonomi yang besar terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Mari kita lestarikan budaya kita dengan mengangkat berbagai aspek kebudayaan kita agar semua itu bisa dimanfaatkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita,” imbuh Agus.

Sementara itu, Relawan dan Anggota Komite Media Sosial Fiskal Purbawan mengatakan modernisasi budaya lokal merupakan upaya yang bagus agar budaya lokal bisa mengikuti perubahan zaman dan tak mudah hilang.

Namun, kata dia, ada dua tantangan sebelum melakukan modernisasi budaya yaitu makna yang terkandung menjadi luntur atau malah menyimpang, serta adanya miskonsepsi budaya. Untuk itu, Fiskal menegaskan perlunya mengenali cerita dan makna dari budaya lokal, serta mengetahui asal-usul budaya lokal.

“Cara mengenali budaya lokal misalnya dengan membaca literatur asli dan resmi dari budaya terkait. Selain itu, kita juga bisa wawancara langsung dengan pakar budaya, akademisi, budayawan, dan warga sekitar yang paham,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Piala AFF U-19 2022: Habisi Filipina 1-5, Timnas Indonesia Berpeluang Besar ke Semifinal

Hasil Piala AFF U-19 2022: Habisi Filipina 1-5, Timnas Indonesia Berpeluang Besar ke Semifinal

Bola | Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:51 WIB

Timnas Indonesia U-19 Unggul 3-1 atas Filipina, Rabbani Taslim Cetak Dua Gol di Babak Pertama

Timnas Indonesia U-19 Unggul 3-1 atas Filipina, Rabbani Taslim Cetak Dua Gol di Babak Pertama

Banten | Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:19 WIB

Sambangi Tersangka Pengeroyok Adik Kelas di SMA 70, Kak Seto: Tradisi Jeres Harus Dihentikan

Sambangi Tersangka Pengeroyok Adik Kelas di SMA 70, Kak Seto: Tradisi Jeres Harus Dihentikan

Jakarta | Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:08 WIB

Terkini

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:15 WIB

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:12 WIB

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:11 WIB

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:06 WIB

KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU

KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:59 WIB

Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:58 WIB