Survei Capres di Jateng: Elektabilitas Ganjar Meroket Kalahkan Prabowo hingga Anies, Sandiaga Cawapres Teratas

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 17:33 WIB
Survei Capres di Jateng: Elektabilitas Ganjar Meroket Kalahkan Prabowo hingga Anies, Sandiaga Cawapres Teratas
Survei Capres di Jateng: Elektabilitas Ganjar Meroket Kalahkan Prabowo hingga Anies, Sandiaga Cawapres Teratas. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal elektabilitas figur calon presiden dan calon wakil presiden jelang Pilpres 2024. Hasilnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo teratas sebagai capres, sementara Sandiaga Uno teratas sebagai cawapres.

Dalam hasil survei yang diterima Suara.com ini, disebutkan bahwa survei ini dilakukan di Provinsi Jawa Tengah. Peryama survei memaparkan soal elektabilitas capres dari 10 nama.

Dipaparkan dalam elektabilitas capres Ganjar meraih angka 71,5 persen, kemudian di bawahnya jauh ada Prabowo Subianto dengan 7,6 persen, lalu Anies Baswedan dengan 6,2 persen.

"Ganjar Pranowo sebesar 71,5 persen menjadi pilihan tertinggi responden Jawa Tengah. Jauh di atas nama-nama lainnya," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya dalam paparan survei, Kamis (14/7/2022).

Adapun di bawah tiga nama tersebut, ada Ridwan Kamil dengan 2,3 persen, kemudian Agus Harimurti Yudhono (AHY) dengan angka 1,6 persen, lalu ada Sandiaga Uno dengan 1,3 persen.

Lalu ada Erick Thohir dengan angka 1,1 persen, kemudian ada Puan Maharani dengan angka 0,8 persen, lalu Khofifah Indar Parawansa 0,8 persen dan Ketua Airlangga Hartarto 0,1 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 6,9 persen.

Sementara terkait cawapres, nama teratas di duduki oleh Sandiaga Uno dengan angka 19,8 persen, Erick Thohir 12,9 persen, kemudian Ridwan Kamil 11,5 persen, AHY dengan angka 7,3 persen, Susi Pudjiastuti 4,7 persen, Khofifah Indar Parawansa 4,6 persen.

Kemudian Puan Maharani 4,2 persen, Andika Perkasa 3,7 persen, kemudian Habib Lutfi bin Yahya 2,8 persen, dan Gatot Nurmantyo 2,3 persen sementara nama lainnya hanya meraih angka di bawah 2 persen.

Adapun survei yang digelar di Jawa Tengah ini dilakukan pada periode pada 24-30 Juni 2022. Jumlah responden survei sebanyak 1200 di setiap provinsi.

Untuk metodologi survei menggunakan multistage random sampling pada tingkat kepercayaan 95 persen. Margin of error survei kurang lebih 2,83 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teratas di Survei Pilpres 2024, Ganjar: Aku Tak Ngurusi Brambang Karo Lombok Wae

Teratas di Survei Pilpres 2024, Ganjar: Aku Tak Ngurusi Brambang Karo Lombok Wae

Jawa Tengah | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:52 WIB

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul di Jateng dan Jatim

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul di Jateng dan Jatim

Jawa Tengah | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:38 WIB

Lokananta Direvitalisasi, Ganjar: Nggak Cuma Jadi Museum, Bisa Jadi School of Music

Lokananta Direvitalisasi, Ganjar: Nggak Cuma Jadi Museum, Bisa Jadi School of Music

Surakarta | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:24 WIB

Tekan Inflasi di Jateng, Ganjar Pranowo Gandeng KPPU

Tekan Inflasi di Jateng, Ganjar Pranowo Gandeng KPPU

Jawa Tengah | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:12 WIB

Terkini

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:42 WIB

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB