Kisah Liza, Anak Down Syndrome Ukraina yang Tewas Kena Rudal Rusia saat Perjalanan ke Terapis

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2022 | 08:46 WIB
Kisah Liza, Anak Down Syndrome Ukraina yang Tewas Kena Rudal Rusia saat Perjalanan ke Terapis
Rudal diduga dari Rusia menghantam Kota Vinnytsia di Ukraina tengah. [Timesindonesia/Moscow Times]

Seorang bocah berusia empat tahun bernama Liza menjadi korban peperangan antara Ukraina dan Rusia. Liza merupakan anak yang mengidap down syndrome asal Ukraina. Liza tewas terkena rudal Rusia yang menghantam Ukraina. Liza tewas ketika hendak dibawa ke terapis.

Liza menjadi salah satu dari tiga anak kecil lain yang tewas akibat kejadian tersebut, Liza meninggal pada hari Kamis, 14 Juli 2022 saat rudal Rusia menghantam pusat Vinnytsia.

Ibu Liza, Iryna Dmytriyeva terluka parah akibat serangan tersebut. Sebanyak 23 orang tewas, dan delapan lainnya dinyatakan hilang akibat kejadian tersebut. Puluhan lainnya berada di rumah sakit.

Sebelum rudal Rusia menghantam, Iryna mengunggah sebuah video. Terlihat hari yang cerah membersamai Liza yang tersenyum, mendorong stroller merah muda yang ada di depannya.

Diketahui, Liza merupakan buah hati yang paling dikasihi oleh ibunya, Iryna. Hal tersebut karena Liza merupakan putri Iryna satu-satunya. Liza merupakan seorang anak ceria dan baik hati. Iryna pergi ke pusat LogoClub untuk kebutuhan khusus bagi Liza.

Bocah berusia empat tahun tersebut menderita Down Syndrome. Ibunya, kerap kali mengunggah aktivitas dan kehidupan Liza di akun Instagram pribadinya. 

Kejadian bermula pada saat Liza hendak pergi ke LogoClub yang berada hanya satu blok dari Victory Square di mana rudal tersebut menghantam Liza. 

Pada saat itu, staf telah membawa semua anak-anak ke tempat perlindungan ketika sirine serangan udara berbunyi. Namun, Liza dan Iryna masih berada di perjalanan.

Saat perang dimulai, mereka kembali ke Vinnytsia dari Kyiv untuk keselamatan karena letaknya jauh dari garis depan. Namun, tidak ada tempat yang aman lagi di Ukraina.

Iryna merupakan sosok yang teramat memuja Liza dan sangat terbuka tentang fakta bahwa putrinya mengalami Down Syndrome. Iryna kerap kali memberi tahu orang-orang bahwa tidak ada yang perlu disembunyikan dan tidak perlu merasa malu mengenai hal tersebut.

Dari peristiwa tersebut, tidak hanya Liza yang tewas, dua anak laki-laki juga tewas dalam kejadian ini.

Salah satunya adalah Maksim Zharii yang berusia tujuh tahun meninggal bersama ibunya, Viktoriia. Sedangkan satu anak laki-laki lainnya belum disebutkan identitasnya.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu: Kami Tidak Bahas Usulan AS Terkait Pengenaan Pagu Harga Minyak Rusia

Menkeu: Kami Tidak Bahas Usulan AS Terkait Pengenaan Pagu Harga Minyak Rusia

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 00:30 WIB

Ukraina Dihujani Rudal Rusia, Gedung-gedung Hancur

Ukraina Dihujani Rudal Rusia, Gedung-gedung Hancur

Malang | Sabtu, 16 Juli 2022 | 13:00 WIB

Rusia Mencopot Kepala Badan Antariksa dan Memutasinya ke Wilayah Pendudukan di Ukraina

Rusia Mencopot Kepala Badan Antariksa dan Memutasinya ke Wilayah Pendudukan di Ukraina

Malang | Sabtu, 16 Juli 2022 | 11:38 WIB

Komut SKB Food Baba Rafi Ungkap Kekuatan Indonesia Pulih dari Pandemi di Rusia

Komut SKB Food Baba Rafi Ungkap Kekuatan Indonesia Pulih dari Pandemi di Rusia

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2022 | 21:31 WIB

Dalih Mengancam Keamanan, Rusia Melarang Media Investigatif 'Bellingcat' Beroperasi di Wilayahnya

Dalih Mengancam Keamanan, Rusia Melarang Media Investigatif 'Bellingcat' Beroperasi di Wilayahnya

Jatim | Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

News | Senin, 06 April 2026 | 20:01 WIB

Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah

Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah

News | Senin, 06 April 2026 | 19:55 WIB

Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia

Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia

News | Senin, 06 April 2026 | 19:41 WIB

Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah

Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah

News | Senin, 06 April 2026 | 19:31 WIB

Prabowo Perintahkan Rebut Lahan Negara yang 'Dicaplok' Pihak Lain: Gunakan untuk Rumah Rakyat!

Prabowo Perintahkan Rebut Lahan Negara yang 'Dicaplok' Pihak Lain: Gunakan untuk Rumah Rakyat!

News | Senin, 06 April 2026 | 19:15 WIB

Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia

Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia

News | Senin, 06 April 2026 | 19:05 WIB

Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel

Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 18:47 WIB

Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA

Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA

News | Senin, 06 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang

Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang

News | Senin, 06 April 2026 | 18:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?

Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?

News | Senin, 06 April 2026 | 18:30 WIB