Temuan Zamzam di SOC 4 Jadi Pelajaran Berharga Buat Jemaah Haji Indonesia

Ruth Meliana Dwi Indriani, Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 18 Juli 2022 | 19:43 WIB
Temuan Zamzam di SOC 4 Jadi Pelajaran Berharga Buat Jemaah Haji Indonesia
Petugas masih menemukan air zamzam dalam koper bagasi jamaah haji yang akan pulang ke Tanah Air (ANTARA/HO.MCH2022)

Suara.com - Temuan air zamzam di bagasi SOC 4 dinilai sebagai pelajaran berharga untuk jemaah haji Indonesia. Meski begitu, masih ada jemaah haji yang tetap nekat menaruh zamzam di bagasi.

"Saya kira penemuan di kloter Solo (koper dipulangkan) itu sebenarnya pelajaran berharga," ujar Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat ditemui di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin (18/7/2022).

Sebab, imbuh Arsad, pengembalian bagasi itu menunjukkan apapun yang dimasukkan ke koper, baik zamzam maupun benda lain, tidak akan bisa lolos pemeriksaan.

"Apapun yang dimasukkan ke koper kaitan dengan air zamzam pasti akan dikeluarkan, termasuk benda-benda yang dilarang," kata Arsad Hidayat.

Selain itu, menurut Arsad, sosialisasi terhadap jemaah terkait tas bawaan pun harus digencarkan. Sejumlah jemaah belum memahami hanya tiga tas yang boleh dibawa saat penerbangan.

Arsad menambahkan, saat sweeping di bandara, sebagian jemaah masih membawa tas berisi alat kesehatan yang diberikan di Tanah Air. Jemaah berpikir ini merupakan tas pemberian maskapai.

"Saya temukan jemaah protes kenapa saat kedatangan diperkenankan membawa ini (tas alat kesehatan). Tapi saat kepulangan, mereka tidak boleh membawanya," kata Arsad.

Petugas pun harus kembali menjelaskan jemaah hanya diperbolehkan bawa tas koper, tas tangan dan tas paspor. Tidak boleh ada tas selain itu.

"Koper maksimal 32 kilogram dan hand bag maksimal 7 kilogram, dan tas paspor," ujar Arsad.

baca juga

Untuk itu, Arsad meminta petugas di Daker Makkah dan Madinah memaksimalkan sosialisasi terkait tiga tas bawaan tersebut kepada jemaah haji sebelum ke bandara.

"Saya akan coba sampaikan kawan-kawan di Makkah dan Madinah bahwa jemaah haji hanya diperkenankan membawa tiga tas saja," kata Arsad.

Sebelumnya, 297 dari 360 bagasi milik jemaah kloter SOC 4 dikembalikan ke Hotel Al Kiswah Jarwal, Makkah, Arab Saudi, beberapa waktu lalu. Alasannya, sarat zamzam kemasan.

Pihak pemeriksa dan penimbangan, Airgate, mengembalikan ratusan bagasi ke hotel agar zamzam dibongkar sendiri oleh para jemaah haji yang bersangkutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Minta Jemaah Haji Divaksin Booster Sebelum Dijemput Keluarga

Presiden Jokowi Minta Jemaah Haji Divaksin Booster Sebelum Dijemput Keluarga

News | Senin, 18 Juli 2022 | 18:23 WIB

Apa Sih Keistimewaan Air Zamzam? Berikut ini Manfaatnya

Apa Sih Keistimewaan Air Zamzam? Berikut ini Manfaatnya

News | Senin, 18 Juli 2022 | 15:45 WIB

Menag Yaqut Bakal Lepas Jemaah Kloter Terakhir di Madinah

Menag Yaqut Bakal Lepas Jemaah Kloter Terakhir di Madinah

News | Senin, 18 Juli 2022 | 13:30 WIB

Jemaah Haji Wafat Menjelang Detik-detik Kepulangan di Bandara Jeddah

Jemaah Haji Wafat Menjelang Detik-detik Kepulangan di Bandara Jeddah

News | Senin, 18 Juli 2022 | 10:27 WIB

PPIH ke Jamaah Haji: Jangan Bawa Zamzam dalam Koper

PPIH ke Jamaah Haji: Jangan Bawa Zamzam dalam Koper

News | Senin, 18 Juli 2022 | 10:24 WIB

Demi 7 Unta Buat Cucu, Jemaah Haji Rela Rangkap Baju

Demi 7 Unta Buat Cucu, Jemaah Haji Rela Rangkap Baju

News | Senin, 18 Juli 2022 | 10:01 WIB

Terkini

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

×