Mengutuk Keras! Moeldoko Pastikan Pemerintah Tangkap KKB Pelaku Pembunuhan 10 Warga Sipil

Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:27 WIB
Mengutuk Keras! Moeldoko Pastikan Pemerintah Tangkap KKB Pelaku Pembunuhan 10 Warga Sipil
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (19/7/2022). (Kantor Staf Presiden)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan kalau pemerintah mengutuk keras aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembak mati 10 warga sipil dan melukai dua orang lainnya di kampung Nogolaid, Kabupaten Nduga Papua beberapa waktu lalu. Ia menilai aksi yang dilakukan oleh KKB tersebut termasuk perbuatan kejam dan tidak berprikemanusiaan.

Hal itu disampaikan Moeldoko karena KKB telah menyerang warga sipil.

"Apalagi ada tokoh agama yang ikut menjadi korban. Secara pribadi saya menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini," kata Moeldoko di gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Panglima TNI 2013-2015 tersebut memastikan pemerintah bergerak cepat untuk menangkap dan memproses hukum pelaku kejahatan kemanusiaan tersebut.

"Negara tidak pernah mentolerir siapapun yang berupaya menyebar teror, mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, apalagi sampai menimbulkan korban meninggal dunia," tegasnya.

TNPB-OPM Akui Lakukan Penembakan

Sebanyak 10 warga tewas usai ditembak oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua. TPNPB-OPM menganggap kalau mereka bukan warga biasa melainkan intelijen yang tengah menyamar.

Menurut laporan dari Kodap III Ndugama Derakma, 10 orang itu bertugas sebagai intelijen yang menyamar sebagai karyawan proyek hingga penjaga kios. Panglima pertahanan daerah Kodap III Ndugama Derakma Egianus Kogeya menceritakan kalau pihaknya tengah mengibarkan bendera bintang kejora di Nogolaid pada Sabtu (16/7/2022) pagi.

Pada saat itu, mereka melihat ada seorang warga yang sembunyi-sembunyi merekam.

baca juga

"Kami mencurigakan (mereka sebagai) mata-mata, maka kami tembak mati di tempat," kata Egianus dalam laporannya yang diterima Suara.com, Senin (18/7/2022).

Setelah itu, pasukan TPNPB-OPM juga menembak lima orang yang tengah menjaga kios di sepanjang jalan Batas Batu. Menurut Egianus, lima orang itu sudah dipantau oleh pasukannya dan terlihat ada yang membawa senjata api.

"Akhirnya kami tembak," ucapnya.

Tidak berhenti sampai disitu, pasukan TPNPB-OPM juga memberhentikan truk yang melintas dan memeriksanya. Di dalam truk terdapat empat orang tengah menunduk dalam truk.

Lagi-lagi mereka mencurigai kalau empat orang tersebut merupakan mata-mata.

"Kami tembak 4 orang itu sudah pasti anggota yang menyamar karyawan, tukang jadi mata-mata (spying)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Serangan OPM Tewaskan 9 Sipil, AII Soroti Pendekatan Keamanan dari Labelisasi Separatis hingga Kebijakan DOB

Kecam Serangan OPM Tewaskan 9 Sipil, AII Soroti Pendekatan Keamanan dari Labelisasi Separatis hingga Kebijakan DOB

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:26 WIB

3.275 Km Jalan Dibangun di Papua, Kementerian PUPR Segera Buka Akses Baru

3.275 Km Jalan Dibangun di Papua, Kementerian PUPR Segera Buka Akses Baru

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2022 | 13:15 WIB

Kecam Aksi Teroris KKB Bunuh Warga Sipil Nduga, TNI-Polri Diminta Serang OPM Sampai Ke Sarangnya

Kecam Aksi Teroris KKB Bunuh Warga Sipil Nduga, TNI-Polri Diminta Serang OPM Sampai Ke Sarangnya

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:50 WIB

DPRP Papua Barat Tetapkan 21 Program Pembentukan Peraturan Daerah Turunan UU Otonomi Khusus

DPRP Papua Barat Tetapkan 21 Program Pembentukan Peraturan Daerah Turunan UU Otonomi Khusus

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:28 WIB

OPM Bunuh Pendeta dan 8 Warga, PGI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Kasus Penembakan di Nduga

OPM Bunuh Pendeta dan 8 Warga, PGI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Kasus Penembakan di Nduga

News | Senin, 18 Juli 2022 | 19:44 WIB

Terkini

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:30 WIB

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:25 WIB

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:24 WIB

Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 12:21 WIB

Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi

Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 12:20 WIB

Mentan Bongkar Modus Penipuan Beras Fortifikasi, Kerugian Tembus Rp 89 T

Mentan Bongkar Modus Penipuan Beras Fortifikasi, Kerugian Tembus Rp 89 T

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:20 WIB

Rampung Syuting, Lily Collins Pamitan dari Emily in Paris Musim Terakhir

Rampung Syuting, Lily Collins Pamitan dari Emily in Paris Musim Terakhir

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:20 WIB

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 12:18 WIB

×