Apa Itu Ekshumasi yang Dilakukan Pada Jenazah Brigadir J?

Farah Nabilla Suara.Com
Rabu, 27 Juli 2022 | 17:36 WIB
Apa Itu Ekshumasi yang Dilakukan Pada Jenazah Brigadir J?
Ilustrasi arti ekshumasi yang dilakukan pada jenazah Brigadir J (ist)

Kasus penembakan polisi oleh polisi di rumah Kadiv Propam, Ferdy Sambo, masih terus bergulir. Kabar terbaru, Tim Khusus Polri dan para ahli kedokteran forensik pada hari Rabu, 27 Juli 2022 ini akan melakukan ekshumasi terhadap jenazah Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Setelah dilakukan ekshumasi, Tim Khusus Polri akan segera melakukan otopsi ulang pada jenazah Brigadir J.

Lantas, apa sebenarnya arti dari ekshumasi tersebut? 

Arti Ekshumasi

Dikutip dari Majalah Kedokteran Nusantara The Journal of Medicine School Vol 52, ekshumasi sendiri berasal dari bahasa latin, yaitu “ex” yang artinya keluar dan “humus” yang berarti tanah.

Ekshumasi sendiri berarti penggalian kubur yang dilakukan oleh kedokteran kehakiman di mana mayat kembali dikeluarkan setelah dimakamkan dari dalam kubur.

Secara umum, proses ekshumasi tersebut dilakukan karena setelah beberapa waktu mayat dikubur, timbul kecurigaan bahwa korban meninggal dengan tidak wajar, seperti misalnya terdapat tindak pelanggaran hukum yang dimungkinkan karena kecelakaan yang disengaja, ataupun keracunan.

Proses ekshumasi biasanya dilakukan karena ada keterkaitan dengan tindak pidana maupun memperjelas kematian yang masih kabur bagi penyidik maupun badan lain seperti asuransi.

Terdapat beberapa sebab yang menyebabkan jenazah harus melakukan ekshumasi, diantaranya:

Baca Juga: Autopsi Ulang Berjalan 6 Jam, Jenazah Brigadir J Dimakamkan ke Tempat Semula

  • Penguburan mayat secara ilegal untuk menyembunyikan kematiannya atau karena alasan-alasan kriminal.
  • Kasus yang menyebabkan kematian tidak jelas dan menimbulkan pertanyaan
  • Kasus yang identitas mayat tidak jelas kebenarannya
  • Kasus untuk mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi

Ekshumasi ini tidaklah dilakukan dengan sembarang, ekshumasi harus dilakukan dengan tindakan terencana dan saat melakukan penggalian, terdapat sejumlah syarat yang diperlukan, antara lain yaitu:

  • Surat perintah tertulis dari penyidik yang berisikan keterangan kematian berdasarkan KUHAP pasal 133 dan pasal 136
  • Harus dihadiri penyidik/polisi beserta keamanan, pemerintah setempat, dokter beserta pembantunya, keluarga korban, petugas pemakaman/penjaga kuburan, dan penggali kuburan.

Ada beberapa tahapan proses ekshumasi, antara lain:

  1. Tindakan pencegahan umum
  2. Identifikasi dan pembukaan kuburan, pengambilan sampel dari tanah
  3. Identifikasi dari peti mayat dan pendapat hakim ataupun penyidik
  4. Otopsi

Adapun untuk ekshumasi dan otopsi ulang yang dilakukan pada jenazah Brigadir J akan melibatkan Kedokteran Forensik Indonesia, para pakar forensik internal dan eksternal Polri, serta pengacara keluarga Brigadir J. Kemudian otopsi ulang akan dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar Muaro Jambi.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI