TII Menilai Peristiwa Kudatuli Seharusnya Menjadi Pengingat Bagi Penegakan Demokrasi di Indonesia

Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 27 Juli 2022 | 19:34 WIB
TII Menilai Peristiwa Kudatuli Seharusnya Menjadi Pengingat Bagi Penegakan Demokrasi di Indonesia
Peringatan tragedi Kudatuli di kantor DPP PDIP, Rabu (27/7/2022). (Foto: Dok. PDIP)

Suara.com - Peristiwa 27 Juli 1996 yang terjadi di kantor Partai Demokrasi Indonesia (PDI) menjadi salah satu peristiwa berdarah yang kelam di era Orde Baru. Manajer Riset dan Program, The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Arfianto Purbolaksono menilai seharusnya peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi bangsa untuk menegakkan demokrasi seutuhnya.

Arfianto mengatakan kalau penegakan demokrasi seharusnya dapat dimulai dari internal partai. Menurutnya, penegakan demokrasi di internal partai sangat penting mengingat partai politik merupakan institusi demokrasi yang memiliki peran untuk melakukan rekrutmen jabatan publik.

Akan tetapi, Arfianto melihat permasalahannya saat ini ialah di mana kekuasaan di internal partai politik, hanya dikuasai oleh segelintir elit partai saja. Dengan begitu, muncul konsekuensi nihilnya demokrasi di internal partai politik yang menyebabkan keputusan-keputusan politik, terutama dalam hal rekrutmen bagi pejabat publik, dikuasai oleh sekelompok orang.

"Berdasarkan hasil Studi TII tahun 2021 yang juga membahas tentang pentingnya reformasi internal partai politik, akibat dari tidak adanya demokrasi di internal partai menyebabkan langgengnya praktik dinasti politik. Hal itu berimbas pada kondisi persaingan politik yang terbatas pada kelompok yang memiliki afiliasi dengan elit partai," kata Arfianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/7/2022).

"Selain itu, muncul juga permasalahan politik transaksional dan mahar politik untuk mendapatkan tiket pencalonan dari partai politik, yang pada akhirnya menyebabkan biaya politik yang sangat mahal," sambungnya.

Arfianto lantas mengatakan bahwa Peristiwa 27 Juli merupakan salah satu tonggak dan momentum untuk kita sebagai bangsa mengoreksi praktik demokrasi yang sedang berjalan. Ia menerangkan bahwa jika 26 tahun lalu Indonesia mencoba mengoreksi praktik demokrasi yang berjalan di era Orde Baru, sudah selayaknya saat ini bangsa juga melihat praktik demokrasi yang sedang berjalan.

"Oleh karena itu, untuk memperbaiki kondisi demokrasi saat ini perlu salah satunya dimulai dengan penguatan demokrasi internal partai. Salah satu cara untuk memperkuat demokrasi internal partai adalah dengan memperbaiki mekanisme rekrutmen untuk jabatan politik," tuturnya.

"Rekrutmen politik harus mengedepankan sistem meritokrasi, kesetaraan gender, dan keterwakilan, daripada hanya memenuhi kepentingan dinasti atau transaksi semata."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani Kenang Peristiwa Suram Kudatuli, Orang-orang Terluka Lari ke Rumahnya: Saya Masih Kuliah, Keluar Susah!

Puan Maharani Kenang Peristiwa Suram Kudatuli, Orang-orang Terluka Lari ke Rumahnya: Saya Masih Kuliah, Keluar Susah!

Sumbar | Rabu, 27 Juli 2022 | 15:02 WIB

Ketika Puan Maharani Melihat Banyak Orang Datang ke Rumahnya dalam Kondisi Terluka di Peristiwa Kudatuli

Ketika Puan Maharani Melihat Banyak Orang Datang ke Rumahnya dalam Kondisi Terluka di Peristiwa Kudatuli

Lampung | Rabu, 27 Juli 2022 | 12:33 WIB

Puan Maharani Cerita Momen Mencekam Detik-detik Tragedi Kudatuli

Puan Maharani Cerita Momen Mencekam Detik-detik Tragedi Kudatuli

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 12:31 WIB

Peringati Tragedi Kudatuli, Ribka Tjiptaning: Usut Terus, Aktor Intelektual Masih Berkeliaran Tanpa Proses Hukum

Peringati Tragedi Kudatuli, Ribka Tjiptaning: Usut Terus, Aktor Intelektual Masih Berkeliaran Tanpa Proses Hukum

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 10:48 WIB

Kenang Tragedi Kudatuli, PDIP Gelar Tabur Bunga Di Kantor DPP Pagi Ini

Kenang Tragedi Kudatuli, PDIP Gelar Tabur Bunga Di Kantor DPP Pagi Ini

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 10:38 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

×