Sebut Kasus Bullying Anak Hal Biasa, TB Hasanuudin ke Wagub Jabar: Lain Kali Kalau Ngomong Pakai Etika

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 28 Juli 2022 | 12:18 WIB
Sebut Kasus Bullying Anak Hal Biasa, TB Hasanuudin ke Wagub Jabar: Lain Kali Kalau Ngomong Pakai Etika
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menghadiri sosialisasi program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) di Wilayah Perbatasan yang digelar di Pondok Pesantren An Nasuha, Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (29/10/19). (Humas Jabar/Dudi)

Suara.com - Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang menganggap biasa kasus perundungan atau bullying terhadap anak kecil dinilai berdampak besar, kendati Uu sendiri telah meminta maaf.

Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat IX, TB Hasanuddin mengatakan pernyataan Uu sudah pasti meninggalkan luka untuk keluarga korban meninggal akibat perundungan di Tasikmalaya.

Ia berujar apa yang menjadi pernyataan Uu telah menunjukan bahwa tidak ada kepekaan yang dimiliki Uu selaku seorang pemimpin. Seharusnya Uu bisa berpikir lebih dulu dampak dari apa yang ia katakan.

"Pikirkan juga dampak secara fisik, mental, dan emosional bagi para korban yang mengalami bullying dan juga keluarganya. Tak perlu membuat pernyataan yang malah menimbulkan kontroversi," kata Hasanuddin, Kamis (28/7/2022).

Hasanuddin lantas meminta agar pemimpin tidak mengulangi apa yang dilakukan Uu. Ia berharap pemimpin memiliki pengetahuan serta etika dalam menanggapi kasus, terlebih menyoal hal-hal sensitif di masyarakat.

"Saya kira seorang pejabat publik harus memiliki etika dan pengetahuan. Terlebih seorang pemimpin jangan asal bicara dan mestinya harus memiliki empati terhadap korban bullying terlebih anak-anak," ujar Hasanuddin.

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin. [Suara.com/Novian]
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin. [Suara.com/Novian]

Sementara itu, berkaitan dengan kasus perundungan dan pemaksaan anak untuk menyetubuhi kucing, Hasanuddin menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan merupakan candaan. Apalagi diketahui perundungan tersebut membuat korban depresi hingga meninggal dunia.

Karena itu ia meminta agar kasus-kasus serupa dapat ditangani secara pidana sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Kita punya Undang-Undang Perlindungan Anak, ada juga Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Nah bagaimana ini bisa ditegakkan sebagai perlindungan terhadap korban dan juga memberikan efek jera bagi pelaku."

baca juga

Minta Maaf

Diketahui, Uu beberapa waktu lalu menjadi sorotan usai menyebut kasus perundungan atau bullying anak merupakan hal biasa.

Wagub Jabar itu pun melayangkan permohonan maafnya karena sempat meminta agar pelaku perundungan anak SD di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya yang memaksa menyetubuhi kucing hingga korban meninggal dunia tak diproses hukum.

Dia mengaku mendapatkan teguran dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan mengapresiasi kritik dari seluruh kalangan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Pakuan, Bandung, Minggu (12/6/2022) malam. [Suara.com/Stefanus]
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Pakuan, Bandung, Minggu (12/6/2022) malam. [Suara.com/Stefanus]

"Jadi yang pertama, saya mohon maaf menyampaikan hal semacam itu," ujar Uu di Gedung Sate, Kota Bandung, dalam keterangan resmi yang diterima Selasa 26 Juli 2022.

"Yang saya sampaikan saat saya bercanda dengan rekan media, teman dengan teman suka ledek itu biasa. Tetapi sebenarnya itu tidak boleh, sekali pun hal biasa, itu tidak boleh," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Motif Politik, MKD Minta Agar Korban Dugaan Pelecehan Anggota DPR Inisial DK Bikin Laporan Resmi

Hindari Motif Politik, MKD Minta Agar Korban Dugaan Pelecehan Anggota DPR Inisial DK Bikin Laporan Resmi

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:41 WIB

Profil Uu Ruzhanul Ulum, Wagub Jabar Ditegur Ridwan Kamil Gegara Pernyataan Kasus Bullying Anak

Profil Uu Ruzhanul Ulum, Wagub Jabar Ditegur Ridwan Kamil Gegara Pernyataan Kasus Bullying Anak

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 19:09 WIB

DPR Ingatkan Menteri ATR/BPN Masih Banyak PR: Kita Tunggu Terobosan Berantas Mafia Tanah, Bukan Atribut Seragam Pegawai

DPR Ingatkan Menteri ATR/BPN Masih Banyak PR: Kita Tunggu Terobosan Berantas Mafia Tanah, Bukan Atribut Seragam Pegawai

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 17:33 WIB

Minta Maaf Sebut Perundungan Anak Hal Biasa, Publik Soroti Wagub Jabar yang Wajarkan Candaan Bersetubuh dengan Hewan

Minta Maaf Sebut Perundungan Anak Hal Biasa, Publik Soroti Wagub Jabar yang Wajarkan Candaan Bersetubuh dengan Hewan

Hits | Rabu, 27 Juli 2022 | 18:26 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×