Jika Mau Nyalon Presiden, Pengamat Sebut Puan Maharani Perlu Gandeng Ganjar Pranowo: Bukan Jadi Cawapres, Tapi..

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:39 WIB
Jika Mau Nyalon Presiden, Pengamat Sebut Puan Maharani Perlu Gandeng Ganjar Pranowo: Bukan Jadi Cawapres, Tapi..
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani

Suara.com - Meksipun masih dua tahun ke depan, panasnya pengajuan kandiddat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mulai terdengar di media sosial.

Berbagai nama santer didengungkan sebagai caper dan cawapres, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam hal ini, pengamat politik Handri Satrio (Hensat) yang juga merupakan akademisi menyebutkan bahwa jika Puan ingin maju Capres, maka dia perlu menggandeng Ganjar.

"Puan Maharani dan Ganjar Pranowo perlu enggak maju bareng di 2024? Kalau perlu maju bareng, Puan sebagai apa, Ganjar sebagai apa? Nah ini pendapat saya, terima kasih," tulis Hensat di akun Twitternya pada Jumat (5/8/2022).

Lebih lanjut Hensat menyebutkan bahwa Ganjar perlu mendampingi Puan jika mau maju jadi capres 2024 mendatang.

"Untuk memenangkan Pemilu 2024, khususnya Pilpres 2024 Puan Maharani dan Ganjar Pranowo perlu maju bersama engga? menurut saya perlu," ungkap Hensat dalam videonya.

"Puan Maharani sebagai calon presiden, harus menempatkan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, tokoh Jawa Tengah, bukan sebagi wapres, sebagai vote geter, ketua tim sukses lah misalnya," tambahnya.

Menurut Hensat, penempatan ganjar penting karena Jawa Tengah bisa menjadi kunci kemenangan Pilpres 20214.

"Makanya Puan Maharani perlu tuh ngajak Pak Ganjar kerja bersama-sama, Puan Capresnya Ganjar tim sukses atau vote geter," ungkap Hensat.

"Saya rasa ide ini tidak akan ditolak untuk kader PDIP manapun," tambahnya.

Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

Unggahan Hensat (twitter.com/satriohendri)
Unggahan Hensat (twitter.com/satriohendri)

"Den @ganjarpranowo dengan selalu tingginya hasil survey harus maju nyapres dan jangan mau sekadar jadi Ketua Timses," komentar warganet.

"Puan sebagai wapres aja bakalan seru kali," imbuh warganet lain.

"Anak majikan partai sama petugas partai," tambah lainnya.

"Kompor tipis tipis, sat set sat set," tulis warganet di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Pedagang Sayur Ikut Rombongan Moge Konvoi Ini Bak Pembalap di Sirkuit

Aksi Pedagang Sayur Ikut Rombongan Moge Konvoi Ini Bak Pembalap di Sirkuit

Your Say | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:04 WIB

Guru Tuliskan Ucapan Body Shaming ke Murid di Buku Literasi, Pengakuan Si Anak Bikin Miris: Udah Biasa

Guru Tuliskan Ucapan Body Shaming ke Murid di Buku Literasi, Pengakuan Si Anak Bikin Miris: Udah Biasa

Jabar | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Beredar Video Pelajar Bermesraan di Mall Dengan Pacar, Cubit Pipi Sampai Ciuman

Beredar Video Pelajar Bermesraan di Mall Dengan Pacar, Cubit Pipi Sampai Ciuman

Hits | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:51 WIB

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB