Siapa Serda Ucok? Si Eksekutor Napi Lapas Cebongan Cari Pembunuh Brigadir J

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:17 WIB
Siapa Serda Ucok? Si Eksekutor Napi Lapas Cebongan Cari Pembunuh Brigadir J
Siapa Serda Ucok viral Usai Menyatakan Mau Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J (TikTok/mursyid.adam)

Suara.com - Sebuah potongan video berisikan rekaman suara orang diduga anggota Kopassus bernama Serda Ucok Tigor Simbolon ingin membantu proses penangkapan pelaku pembunuhan Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Lantas publik dibuat bertanya-tanya mengenai siapa Serda Ucok

Dalam video yang diunggah oleh salah satu pengguna akun TikTok tampak beberapa potongan video serta foto Serda Ucok saat itu tengah menjalani persidangan. Video tersebut berisikan suara seseorang yang mengaku bernama Serda Ucok Tigor Simbolon. 

"Komando! Kami alumni pasukan cebongan 2013, Serda Ucok Tigor Simbolon dan kawan-kawan, merasa terpanggil melihat ketidakadilan atas kematian Brigadir Yoshua secara mengenaskan di rumah bosnya," demikian rekaman suara pria dalam video yang sedang viral. 

Seorang pria dalam unggahan video itu mengatakan jika dirinya ingin mengungkap pembunuh Brigadir Yoshua. Selain itu, dia juga meminta agar dirinya dan teman-temannya diberi ruang oleh beberapa pihak yang bersangkutan untuk membantu proses penangkapan pembunuh Brigadir J hidup ataupun mati. 

"Sebagai putra Batak dan prajurit Kopassus kami merasa terpanggil untuk membantu ibu pertiwi demi membela keadilan dengan menangkap dan mengungkap siapa pembunuh Yoshua secara terang benderang," ungkap pria dalam video itu dengan tegas menggunakan logat Jawa medok. 

Dia dan teman-temannya mengaku terpanggil demi menegakkan keadilan keluarga besar suku batak dan masyarakat Indoneaia. Mereka meyakini jika diberi ruang, mereka akan bergerak secepat-cepatnya dan pasti bisa menangkap pelaku pembunuhan. 

"Sungguh, kami tidak tega melihat negara sepertinya kesulitan dan kehabisan energi untuk menangkap pembunuh Yoshua. Kami merasa terpanggil demi keadilan mewakili keluarga besar Batak, dan masyarakat Indonesia, dan kewibawaan negara serta Pancasila dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Mohon beri kami ruang untuk menangkap pembunuh Yoshua hidup atau mati, secepat-cepatnya, kami pasti bisa, berani benar berhasil komando," pungkasnya. 

Klarifikasi TNI AD

Terkait video Serda Ucok itu, TNI AD pun memberi penjelasan. TNI AD menegaskan video Serda Ucok itu adalah upaya mengadu domba antara TNI dan Polri. 

"Video pernyataan Serda Ucok yang mengaku siap membantu negara untuk mencari pembunuh Brigadir J di akun tiktok @mursyid.adam adalah video berisi kebohongan serta upaya adu domba antara TNI dan Polri," kata Kadispenad Brigjen Tatang Subarna dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022). 

Brigjen Tatang mengungkapkan bahwa saat ini TNI AD telah bekerjasama dengan pihak Polri dan seluruh lembaga terkait lainnya untuk menelusuri pengunggah video itu. Pihaknya juga meminta pertanggungjawaban atas video yang viral itu. 

"Dengan penegasan ini, Kadispenad berharap masyarakat tidak terprovokasi atas video bohong yang banyak beredar di medsos tentang pernyataan Serda Ucok itu," ungkap Dispenad. 

Siapa Serda Ucok? 

Serda Ucok Tigor Simbolon adalah mantan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjagan Kartasura yang harus menjalani hukuman penjara karena kasus pembunuhan terhadap empat tahanan di Lapas Kelas II B Cebongan Sleman, Yogyakarta pada 2013 silam. 

Peristiwa tersebut berawal dari kasus pengeroyokan yang mengakibatkan prajurit Serka bernama Heru Santoso tewas. Pelaku pengroyokan itu diketahui sindikat preman yang sangat meresahkan warga Yogyakarta saat itu. 

Sehari setelah kejadian itu, seorang anggota Kodim yang juga mantan anggota Kopassus bernama Sertu Sriyono ditemukan meninggal dunia dibacok. Diduga pelakunya merupakan kelompok yang sama.  

Diketahui Serda Ucok dengan Sertu Sriyono memang memiliki hubungan yang sangat dekat. Sehingga saat mendengarkan berita tersebut Serda Ucok dan temannya mengunjungi Lapas Cebongan di tengah malam di mana komplotan preman tersebut ditahan. Serda Ucok pun memberikan tembakan kepada para pelaku pembunuhan Serka Heru dan Sertu Sriyono itu. 

Atas kasus tersebut prajurit baret merah itu sempat divonis hukuman 11 tahun penjara karena telah terbukti mengeksekusi empat tahanan menggunakan senjata AK-47 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta. 

Demikian tadi ulasan mengenai siapa Serda Ucok yang tengah viral di medsos karena pernyataannya yang siap menangkap pelaku pembunuhan Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Atas penjelasan di atas, semoga kita lebih bijak dan tidak menyebarkan berita hoax di tengah masyarakat untuk memperkeruh keadaan. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Kesan Tembak Menembak, Kapolri: Ferdy Sambo Pakai Pistol Brigadir J Ditembakan ke Dinding

Bikin Kesan Tembak Menembak, Kapolri: Ferdy Sambo Pakai Pistol Brigadir J Ditembakan ke Dinding

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:13 WIB

Tak Hanya Percobaan Menghilangkan Barang Bukti, Ferdy Sambo Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Brigadir J

Tak Hanya Percobaan Menghilangkan Barang Bukti, Ferdy Sambo Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Brigadir J

Jawa Tengah | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:12 WIB

Staf Ahlinya Disebut Bersekongkol dengan Ferdy Sambo Rekayasa Pembunuhan Brigadir J, Begini Reaksi Kapolri

Staf Ahlinya Disebut Bersekongkol dengan Ferdy Sambo Rekayasa Pembunuhan Brigadir J, Begini Reaksi Kapolri

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:31 WIB

Staf Ahli Diduga Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Apabila Ditemukan, Kita Proses!

Staf Ahli Diduga Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Apabila Ditemukan, Kita Proses!

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:06 WIB

Kapolri Tetapkan Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kapolri Tetapkan Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Foto | Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:56 WIB

Segera Diperiksa untuk Bongkar Motif Irjen Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Putri Candrawathi jadi Saksi Kunci?

Segera Diperiksa untuk Bongkar Motif Irjen Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Putri Candrawathi jadi Saksi Kunci?

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:43 WIB

Terkini

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:28 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB