Kongres IPNU: Mendikbud Diminta Memberi Ruang Bagi Ormas Pelajar Masuk ke Sekolah Untuk Konter Radikalisme

Vania Rossa, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:02 WIB
Kongres IPNU: Mendikbud Diminta Memberi Ruang Bagi Ormas Pelajar Masuk ke Sekolah Untuk Konter Radikalisme
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf di Kongres ke XX Ikatan Pelajar NU (IPNU) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Suara.com/Ummi)

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mewanti-wanti kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) untuk lebih agresif dalam memperluas jangkauan ke sekolah umum.

"Saya wanti-wanti kepada rekan IPNU dan PBNU supaya lebih agresif dalam memperluas jangkauan aktivisme IPNU PBNU ke sekolah-sekolah," ujar Gus Yahya dalam Pembukaan Kongres XX IPNU dan Kongres XIX IPPNU di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Gus Yahya menilai generasi Z adalah generasi yang memiliki karakter cenderung lebih peduli, lebih sentimentil, sekaligus lebih idealis. Hal tersebut kata Gus Yahya meniru penelitian Alvara Institute.

"Kalau kita tidak menangkap kecenderungan yang sangat positif ini ke dalam satu sistem gerakan bersama-sama dengan seluruh keluarga besar NU, kita sama saja menyia-nyiakan peluang sejarah yang sangat berharga," ucap dia.

Sementara itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menyambut baik agar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memperluas jangkauan ke sekolah-sekolah umum. Terlebih untuk memperluas gerakan ke sekolah-sekolah untuk mengkonter radikalisme.

Pasalnya kata dia, ideologi radikal saat ini sudah banyak masuk ke sekolah-sekolah umun.

"Saya kira bagus, urusan radikalisme urusan ideologi yang tidak sejalan dengan ideologi negara di luar banyak gitu, lho, termasuk di sekolah-sekolah. Untuk itu IPNU masuk udah bagus," papar Gus Yaqut saat menghadiri Kongres ke XX IPNU dan Kongres XIX IPPNU di Asrama Haji Pondok Gede.

Karena itu, Gus Yaqut berharap IPNU dan IPPNU dapat menghalau ideologi radikalisme yang masuk ke sekolah-sekolah-sekolah

"Sudah bergerak di madrasah di pesantren. Nah sekarang harus masuk ke sekolah-sekolah umum karena disitu juga pasti ada saja orang-orang yang ingin menyampaikan idelogi yang berlawanan dengan ideologi negara," kata Gus Yaqut.

baca juga

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Aswandi Jailani mengatakan dalam Kongres bahwa pihaknya akan memberikan rekomendasi agar meminta Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim memberikan ruang kepada ormas pelajar masuk ke sekolah umum.

Nantinya ormas pelajar seperti IPNU, kata Aswandi, akan memberikan pembinaan terkait wawasan kebangsaan, kenegaraan hingga moderasi beragama

"Mendikbud agar memberi ruang kepada ormas pelajar untuk masuk ke sekolah termasuk IPNU memberikan ruang pada ormas pelajar untuk masuk ke sekolah-sekolah agar dapat membina secara langsung anak-anak sekolah, mulai dari tingkatan SMP -SMA sederajat. Sehingga kita bisa mengarahkan kepada konsep baik Islam yang Rahmat, Pancasila, moderasi beragama," kata Aswandi.

Selain itu, IPNU dan IPPNU kata Aswandi juga berharap pemerintah merevisi Permendiknas no 39 tahun 2008.

Sehingga, kata dia, ormas pelajar seperti IPNU dan IPPNU dapat masuk ke sekolah-sekolah untuk mengkonter radikalisme.

"Dalam Permendiknas itu harapannya bisa direvisi oleh pemerintah Mendikbud agar memberi ruang terhadap organisasi pelajar untuk bisa masuk memberikan pintu kepada sekolah-sekolah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Resikonya Menggendong Tas Terlalu Berat Ke Sekolah

Ini Resikonya Menggendong Tas Terlalu Berat Ke Sekolah

Purwokerto | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 05:41 WIB

5 Fakta Temuan Kasus Diskriminasi Siswa di Jakarta, Sekolah Mana Saja?

5 Fakta Temuan Kasus Diskriminasi Siswa di Jakarta, Sekolah Mana Saja?

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:49 WIB

Jenis-Jenis Pendidikan Kepolisian di Indonesia, Lulusan SMA/SMK Boleh Ikut!

Jenis-Jenis Pendidikan Kepolisian di Indonesia, Lulusan SMA/SMK Boleh Ikut!

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:29 WIB

Terkini

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

×