PKL Kota Tua Tolak Direlokasi, Wagub Riza Patria: Jangan Utamakan Kepentingan Pribadi

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 13:36 WIB
PKL Kota Tua Tolak Direlokasi, Wagub Riza Patria: Jangan Utamakan Kepentingan Pribadi
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat memindahkan PKL yang ada di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (7/11/2022). ANTARA / Walda

Suara.com - Pengerjaan revitalisasi di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat terkendala para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar jalan. Pasalnya, para pedagang ini tak mau direlokasi ke tempat lain seperti Kota Intan yang sudah disediakan.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah berulang kali melakukan pemindahan tapi para PKL tetap kembali membuka lapak di pinggir jalan dan trotoar.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui memang sulitnya merelokasi PKL menjadi masalah bagi revitalisasi Kota Tua. Para pedagang ini tak mau dipindahkan karena alasan kenyamanan.

"Memang ini masalah kita. Banyak saudara kita sudah berjualan di satu tempat merasa sudah nyaman, sudah enak kemudian kita lakukan penataan yang bersangkutan tidak mau pindah," ujar Riza di Lapangan Banteng, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Menurut Riza, seharusnya para pedagang tak hanya memikirkan diri sendiri demi berdagang di pinggir jalan. Pasalnya berjualan di trotoar bisa mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

"Jadi mari semuanya kita kedepankan kepentingan lebih besar. Jangan hanya utamakan kepentingan pribadi, kepentingan kelompok kepentingan kita yang sudah merasa enak berdagang tapi tidak mau ditata," ucapnya.

Karena itu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini meminta pedagang memahami upaya pemerintah dalam melakukan relokasi. Pemindahan lapak ini bertujuan untuk menata kawasan wisata ini agar lebih baik.

"Penataan itu untuk kepentingan lebih besar, kepentingan masyarakat lebih banyak, kita terus menata, merapikan, memperindah, mempercantik, mengintegrasikan Kota Tua yang sebentar lagi akan selesai dan akan lebih baik lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Tetangga Bangun Tembok di Pulogadung, Wagub DKI: Jangan Pikirkan Pribadi Sendiri!

Konflik Tetangga Bangun Tembok di Pulogadung, Wagub DKI: Jangan Pikirkan Pribadi Sendiri!

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 13:23 WIB

Semarakkan HUT ke-77 RI, Pemerintah Jakarta Ikut Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

Semarakkan HUT ke-77 RI, Pemerintah Jakarta Ikut Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 12:13 WIB

Wagub DKI Ungkap Penyebab Mobil Parade Jakarnaval Terbakar: Ada Gas Keluar dan Tersulut Api

Wagub DKI Ungkap Penyebab Mobil Parade Jakarnaval Terbakar: Ada Gas Keluar dan Tersulut Api

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Wagub DKI: Kado Terindah di Bulan Kemerdekaan

Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Wagub DKI: Kado Terindah di Bulan Kemerdekaan

Jakarta | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:34 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:02 WIB

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB