Periksa Bharada E Sebagai Tersangka, Komnas HAM Konfirmasi Chat dan Foto

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 16 Agustus 2022 | 03:55 WIB
Periksa Bharada E Sebagai Tersangka, Komnas HAM Konfirmasi Chat dan Foto
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM merampungkan pemeriksaan untuk kedua kalinya terhadap Bharada E, salah satu tersangka penembakan terhadap Brigadir di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/8/2022). Pada pemeriksaannya Brigadir J dikonfirmasi sejumlah hal, di antaranya jejak obrolan atau chat dan dokumentasi berupa foto.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan sejumlah bahanya penyelidikan yang dikonfirmasi lembaganya berasal dari temuan yang diperoleh hasil rangkaian pemeriksaan.

"Kami memang berangkat dari apa yang sudah dimiliki oleh Komnas HAM baik keterangan-keterangan, sebelumnya maupun bahan bahan yang lain. Misalnya foto, terus yang lain juga kita punya percakapan yang tedapat dalam bingkai cyber, hp dengan hp dan sebagainya itu tadi kami konfirmasi," kata Anam saat menggelar konferensi pers di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Dari hasil pemeriksaannya, Komnas HAM mengklaim mendapatkan keterangan yang semakin menguatkan indikasi obscration of justice atau upaya penghalangan proses hukum pada kasus kematian Brigadir J.

"Apa yang kami dapat? Banyak hal, yang ini semakin membuat terangnya peristiwa, salah satunya yang paling penting yang kami dapatkan adalah semakin menguatnya indikasi adanya obstruction of justice. Jadi bingkai hal yang penting yang didapat oleh Komnas HAM itu obstruction of justice-nya juga semakin terang benderang," jelas Anam.

Selain itu, keterangan yang sebelumnya diberikan Bharada E saat diperiksa Komnas HAM pertama kalinya, juga turut diuji.

"Semua hal kami uji dan ini termasuk juga terkait hal-hal yang dalam Konteks Komnas HAM itu obstruction of justice-nya kayak apa. Jadi kami lihat beberapa hal penting, termasuk juga perbedaan-perbedaan, karena kami mnggunakan beberapa data yang sudah kami dapatkan beberapa waktu yang lalu," tuturnya.

Terhitung Komnas HAM sudah dua kali melakukan pemeriksaan terhadap Bharada E. Pemeriksaan ini, menjadi pertama kalinya setelah dirinya ditetapkan tersangka, sekaligus setelah Bharada E membuat pengakuan terbarunya, yakni menembak Brigadir J atas diperintahkan atasanya, Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propam Polri.

Pemeriksaan Ferdy Sambo

baca juga

Pada Jumat (12/8) lalu Komnas HAM memeriksa Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok. Kepada Komnas HAM, Ferdy Sambo mengaku bersalah atas tindakan yang dia lakukan, sehingga terjadi disinformasi mengenai kasus ini. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat atas rekayasa yang dia buat.

"Sekali lagi, dia akhirnya mengakui bahwa dia yang paling bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Ketua Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.

Total ada tiga orang dari Komnas HAM yang memeriksa Ferdy Sambo. Mereka adalah Ahmad Taufan Damanik selaku Ketua Komnas HAM, Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara selaku komisioner.

"Pertama adalah pengakuan FS bhwa dia adalah aktor utama dari peristiwa ini," sambung Taufan.

Sambo, kepada Komnas HAM, turut mengakui bahwa sejak awal dirinya lah yang melakukan langkah-langkah rekayasa. Sehingga, apa yang terbangun sejak awal kasus ini adalah tembak-menembak.

"Kedua dia mengakui sejak awal dia lah yang melakukan langkah-langkah untuk merekayasa, mengubah, mendisinfirmasi bebebrapa hal sehingga pada tahap awal yang terbangun konstruksi peristiwa tembak menembak," beber Taufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Mengejutkan dari Komnas HAM Hasil Tinjau TKP  Tak Ada Indikasi Penyiksaan Brigadir J, Berarti?

Kabar Mengejutkan dari Komnas HAM Hasil Tinjau TKP Tak Ada Indikasi Penyiksaan Brigadir J, Berarti?

Cianjur | Senin, 15 Agustus 2022 | 21:04 WIB

LPSK Tolak Perlindungan Bharada E Terkait Percobaan Pembunuhan

LPSK Tolak Perlindungan Bharada E Terkait Percobaan Pembunuhan

Jogja | Senin, 15 Agustus 2022 | 20:31 WIB

LPSK Kabulkan Bharada E Jadi Justice Collaborator, LPSK : Dia Siap Ungkap Orang yang Ikut Terlibat

LPSK Kabulkan Bharada E Jadi Justice Collaborator, LPSK : Dia Siap Ungkap Orang yang Ikut Terlibat

Poptren | Senin, 15 Agustus 2022 | 20:22 WIB

Terkini

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:17 WIB

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:09 WIB

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:05 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

×