HUT RI: Mengenang Kisah Veteran Perang di Momen Ulang Tahun Kemerdekaan

Siswanto, BBC

Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:43 WIB
HUT RI: Mengenang Kisah Veteran Perang di Momen Ulang Tahun Kemerdekaan
BBC

Suara.com - Jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 tahun ini, BBC Indonesia berbincang dengan sejumlah veteran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tentang pengalaman mereka dan mengapa tak semua veteran perang bergabung menjadi anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Jalan Abdullah Dg Sirua yang terletak di Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipayungi pepohonan rindang yang meneduhkan dari terik matahari.

Saban hari, masyarakat lalu-lalang di jalan tersebut, dengan motor dan mobil, maupun berjalan kaki. Tapi tak semuanya tahu siapa Abdullah Dg Sirua, yang namanya diabadikan sebagai nama jalan itu.

Dia adalah seorang pejuang di masa perang. Pada 1942, ia angkat senjata menentang penjajah Jepang dan Belanda bersama sang ayah, Yusuf Dg Ngawing.

"Masyarakat menjadikan namanya [sebagai nama jalan]," kata Abdullah Dg Sirua, cucunya, yang diberi nama sama seperti sang kakek.

Abdullah sendiri tak pernah bertemu kakeknya, yang meninggal dunia pada 1979. Namun sebelum mangkat, sang kakek memberi wasiat supaya namanya diberikan kepada cucu laki-lakinya.

"Ibu saya mual-mual dan terlihat oleh kakek. Dia bertanya, apakah ibu hamil, jika iya dan anaknya laki-laki, berikan nama saya," ujar Abdullah menirukan sang kakek, menurut cerita dari ibunya.

Meski seorang veteran perang, Abdullah Dg Sirua tidak masuk sebagai anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Dia lebih memilih menjadi pensiunan Departemen Agama.

"Karena setiap orang [hanya bisa terima pensiun] satu, jadi dia pilih gaji pensiun dari Departemen Agama," ujar Abdullah.

baca juga

LVRI adalah organisasi yang menghimpun para veteran di Indonesia. Menurut data organisasi ini, per 2022 ada 116.285 orang yang tercatat sebagai anggota LVRI di seluruh Indonesia.

LVRI Sulselbar, menurut data LVRI pusat, tercatat memiliki jumlah anggota terbesar ketiga di Indonesia, di belakang Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sejak diresmikan pada 20 Februari 1976, anggota LVRI Sulselbar berjumlah lebih dari 13.000 orang, yang tersebar di 27 cabang kabupaten dan kota Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Namun data ini tak mencerminkan jumlah veteran seluruhnya, pasalnya diperkirakan banyak veteran perang yang belum tercatat sebagai anggota.

Penyebabnya, menurut Ketua LVRI Sulselbar Kolonel Jacob Pakilaran, akses tempat tinggal yang jauh dari tempat pendaftaran dan ada veteran yang mau bergabung tetapi tidak tahu cara mendaftar akibat buta huruf.

Padahal, LVRI dibentuk agar para pejuang yang turut andil dalam memerdekakan Indonesia dapat berkumpul dalam satu wadah dan dapat diberikan penghargaan.

"Ada yang malas, seperti untuk apa ini. Mereka tidak sempat, jauh, dan tidak tahu bagaimana caranya," ungkap Jacob.

Kekurangan dana operasional

Pusat organisasi ini berada di Jakarta, yakni Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI yang membawahi 34 provinsi di Indonesia.

Syarat yang harus dipenuhi jika ingin bergabung dalam organisasi LVRI ini adalah memiliki penghargaan berupa sertifikat tanda kehormatan dari pemerintah dan Kementerian Pertahanan.

"Ada veteran bukan tentara, yaitu PKRI. Dia bukan tentara tapi dia ikut berjuang," ujar Jacob yang tahun ini berusia 77 tahun.

Bagi yang bergabung dengan LVRI, ada tunjangan yang diberikan negara, meski jumlahnya tidak sama, menurut golongan dan masa bakti para pejuang.

Jacob, yang pernah berjuang di melawan Portugis di Timor Timur saat masih berusia 30 tahun pada tahun 1976, mendapat tunjangan Rp1,8 juta setiap bulan.

"Kalau yang PKRI, yang bukan pensiunan itu kurang lebih Rp3 juta, termasuk kalau nanti dia meninggal istrinya dapat tunjangan setengahnya dari itu," kata Jacob.

Bagi Jacob, dengan kondisi sekarang ini, uang tunjangan Rp1,8 juta tidak cukup untuk hidup sehari-hari.

Ditambah lagi, para veteran yang tergabung dalam LVRI harus patungan Rp25.000 per anggota setiap kali ada acara, karena pemerintah daerah tidak memberi mereka dana operasional.

"Kami ini bisa beli kertas, bisa beli itu, iuran anggota. Tapi tidak semua membayar. Ada yang sadar, ada yang tidak. Itu dipakai untuk operasional," ungkap Jacob.

'Yang ada saja dicukupkan'

Simon Siulang menyapa rekan-rekannya yang hadir dalam rapat persiapan memperingati Hari Veteran Nasional di Kantor LVRI Sulselbar, Makassar, Rabu 3 Agustus 2022.

Seragam veteran yang dia kenakan terlihat sudah mulai lusuh.

Simon adalah pensiunan tentara, yang pernah berjuang sejak tahun 1961 di Seko dan pernah mengawal para jenderal saat pecah Partai Komunis Indonesia (PKI) di Magelang tahun 1965.

Di sana, kenang Simon, dia ditugaskan untuk berjaga di belakang dapur.

"Datang orang pakai sarung lima, saya tahu itu pakai jerigen lima liter. Saya buang tembakan dia mundur, terbakar dapur kalau bukan karena saya," kisahnya.

Atas aksinya ini, Presiden Soekarno memberinya penghargaan. "Prajurit tauladan, tertulis di situ," ujar Simon sambil memperlihatkan penghargaan yang dikeluarkan dari tas lorengnya.

Selain di Magelang, pria kelahiran Kabupaten Toraja, 6 April 1942 ini juga pernah berjuang di Irian Barat pada tahun 1967 dan terakhir dikirim ke Timor Timur tahun 1975 hingga 1976.

Atas perjuangannya itu, dia diberikan Piagam Tanda Kehormatan Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia (Seroja).

Karena mengantongi banyak penghargaan, Simon setiap bulan mendapatkan tunjangan lebih tinggi dari rekan-rekannya. "Saya Rp2,7 juta," kata dia.

Andi Makkaraja, adalah veteran lain yang menjadi anggota LVRI Sulselbar. Dia adalah seorang Veteran Pembela Seroja yang pernah berjuang melawan bangsa Portugis di Timor Timur.

"Menghadapi bangsa Portugis, karena pada waktu itu Timor Leste masih masuk Indonesia. Dia mau ambil atau menguasai, kita pertahankan," kata Andi.

Andi berangkat ke Timor Timur saat usianya masih 21 tahun. Karena belum beristri, gaji Andi pada saat itu Rp14.000 yang dikirimkan ke kesatuan setiap bulan.

"Saya hanya sembilan bulan [bertugas]. Yang berangkat belakangan itu tidak masuk kategori veteran," tutur Andi Makkaraja sembari memperbaiki posisi duduknya.

Setelah berjuang, Andi Makkaraja bersama rekannya kemudian dikembalikan ke kesatuan Brimob di Kompi 36 Polda Sulselra, Makassar, untuk melanjutkan kembali tugas-tugasnya sebagai Brimob.

Rekam jejaknya di Timor Timur membuat dirinya dengan cepat naik pangkat menjadi perwira.

"Saya masih bujang sudah perwira, naik pangkat lagi satu tingkat dan dapat penghargaan," kata dia.

Kini setelah pensiun, Andi bergabung dalam organisasi LVRI Sulselbar, dan menerima tunjangan Rp1,8 juta per bulan.

"Kalau bicara cukup, relatif. Tergantung penggunaanya karena manusia di dunia ini, kecil, sedang, besar, tidak cukup. Jadi bagaimana yang ada itu dicukupkan," katanya sambil tertawa lepas.

-

Wartawan di Makassar Muh Aidil berkontribusi pada laporan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Terkini

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:01 WIB

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

News | Minggu, 08 November 2026 | 08:59 WIB

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:50 WIB

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:48 WIB

×