PBNU Rancang Blueprint dan Roadmap Gerakan Perempuan NU Abad ke 2

Iman Firmansyah | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:10 WIB
PBNU Rancang Blueprint dan Roadmap Gerakan Perempuan NU Abad ke 2
PBNU menggelar Workshop NU Women sebagai rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU (1443 – 1444 H), yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, 20 – 21 Agustus 2022 di Jakarta. (Dok: PBNU)

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan berusia 1 abad pada Februari 2023 mendatang akan memberi perhatian khusus terkait Gerakan Perempuan NU sebagai salah satu cara untuk memaknai eksistensi NU satu abad mendatang. Sebagaimana amanat yang disampaikan Ketum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, bahwa dalam NU diperlukan terobosan melalui 3 tiga kebangkitan secara simultan, meliputi kebangkitan intelektual, kewirausahaan dan teknokratis.

Untuk hal itu, PBNU menggelar Workshop NU Women sebagai rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU (1443 – 1444 H), yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, 20 – 21 Agustus 2022 di Jakarta.

Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Satu Abad NU, Yenny Wahid menjelaskan bahwa Workshop NU Women ini bertujuan untuk merumuskan kerangka konsep Blueprint Gerakan Perempuan NU Satu Abad, yang akan menjadi acuan dalam melakukan sejumlah kajian tematis, secara mendalam untuk membuat blueprint dan roadmap “Gerakan Perempuan NU Satu Abad Mendatang”.

Blueprint ini akan menjadi buku induk dalam perencanaan program strategis jangka pendek, menengah dan panjang. Kemudian diimplementasikan bagi gerakan perempuan NU secara struktural, maupun kultural dalam mendukung kebijakan PBNU secara berkesinambungan selama satu abad ke depan.

“Hal ini untuk memperkuat gerakan perempuan NU secara masif, terstruktur dan sistemik, NU perlu memiliki blueprint, yang berisi garis besar konsep yang komprehensif dan holistik yang bisa menjadi acuan bersama bagi gerakan perempuan NU satu abad mendatang baik secara struktural maupun kultural,” jelas Yenny Wahid dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Minggu (21/8/2022).

Ia juga menegaskan bahwa NU Women bukanlah sebuah badan otonom (banom), tapi menjadi sebuah hub, atau sekretariat bersama dimana stakeholdernya adalah semua Banom NU. Adapun tujuan NU Women, pertama, melakukan enhancement dimana pelakunya adalah banom yang dipilih sesuai dengan kesepakatan. Kedua, sebagai ruang perjumpaan dan koordinasi serta berbagi peran dan tugas agar efisien dan tidak terjadi duplikasi.

Ketiga, ajang konsolidasi di tatanan global, melalui fasilitasi dan koordinasi baik di struktural banom, maupun kepentingan Nahdlatul Ulama.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Tsaquf yang memberikan pengarahan, menjelaskan bahwa Workshop NU Women ini sebagai bagian rangkaian peringatan 1 Abad NU. Bagi Yahya, Gerakan Perempuan NU selama ini merupakan inisatif yang sudah dibuat pendahulu yang sejak muktamar pada 1938 telah memberi ruang partisipasi kepada perempuan.

Penting baginya, NU mendorong kesadaran tentang perubahan peradaban, karena sejak awal NU didirikan sebagai inisiatif untuk merintis dan respon NU terhadap perubahan peradaban. NU Women ini diharapkan menciptakan konstruksi wacana yang baru, yang nyata-nyata dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sehingga, NU perlu penegasan tentang posisi kita, tidak reaksioner tetapi mengambil inisiatif. Ini mencerminkan, bagaimana para ulama mencari jawaban, sudut pandang, dan perspektif pendekatan,” tegas Yahya.

Workshop NU Women ini dihadiri 60 Perempuan yang merupakan unsur Badan Otonom Perempuan NU seperti Muslimat, Fatayat, IPPNU, Kopri, serta elemen Ulama perempuan NU, Aktifis Perempuan NU dan Perempuan akademisi NU.

Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber antara lain Nyai Alissa Wahid (Ketua PBNU), Nyai Badriyah Fayumi (Ketua KUPI), Prof. Musdah Mulia (ICRP), Nani Zulminarni (Pendiri PEKKA), Kyai Husein Muhammad (Syuriah PBNU), Kamala Chandrakirana (Aktivis Perempuan/Ketua Komnas Perempuan 2004-2009).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Perempuan Menolak Cintamu, Nomor 3 Sering Terjadi

5 Alasan Perempuan Menolak Cintamu, Nomor 3 Sering Terjadi

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:38 WIB

Beredar Video Bocah Perempuan Tertabrak Sepeda Motor saat Sedang Berlarian di Pinggir Jalan, Publik: Pemotor Nggak Salah

Beredar Video Bocah Perempuan Tertabrak Sepeda Motor saat Sedang Berlarian di Pinggir Jalan, Publik: Pemotor Nggak Salah

News | Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:12 WIB

Viral Video Mahasiswa Baru Diusir Dosen saat PKKMB Gara-Gara Mengaku Bergender Netral

Viral Video Mahasiswa Baru Diusir Dosen saat PKKMB Gara-Gara Mengaku Bergender Netral

News | Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:18 WIB

4 Alasan Wanita Lebih Rentan Depresi

4 Alasan Wanita Lebih Rentan Depresi

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:37 WIB

5 Kemampuan Wanita yang Jarang Diketahui, Pernah Menjumpai?

5 Kemampuan Wanita yang Jarang Diketahui, Pernah Menjumpai?

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:00 WIB

5 Tanda Wanita Tertarik Padamu, Jangan Salah Tangkap!

5 Tanda Wanita Tertarik Padamu, Jangan Salah Tangkap!

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 06:54 WIB

Terkini

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:52 WIB

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:43 WIB

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB