Hadiri Pameran Lukisan Jokowi Bawa Pistol, Sekjen PDIP: Artinya Tegas Bukan Otoriter

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2022 | 19:38 WIB
Hadiri Pameran Lukisan Jokowi Bawa Pistol, Sekjen PDIP: Artinya Tegas Bukan Otoriter
Lukisan yang menggambarkan sosok Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi memegang pistol. Lukisan itu dipamerkan dalam acara pameran lukisan bertema "Freedom Of Harmony" menyambut HUT RI ke-77 tahun. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menghadiri pameran lukisan bertema "Freedom Of Harmony" yang digelar dalam memperingati HUT ke-77 RI, Selasa (23/8/2022). Menariknya, dalam pameran ini ada salah satu lukisan yang menggambarkan sosok Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi memegang pistol.

Hasto pun memaknai lukisan Jokowi yang memegang pistol tersebut sebagai gambaran ketegasan. Namun ia menegaskan, memegang pistol bukan berarti Jokowi otoriter.

"Ya artinya ketegasan dari pak Jokowi. Ini dalam pandangan saya itu diperlukan dan sangat penting di dalam menjaga ketertiban sosial, menegakan hukum. Jadi bukan pistol adalah pengertian untuk bertindak otoriter," kata Hasto di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022).

Hasto menyampaikan, lukisan tersebut dibuat hanya sebagai bentuk ekpresi sang seniman atau pelukisnya.

Menurutnya, dari gambar itu sosok Jokowi disebut tegas dan membangun ketertiban sosial melalui penegakan hukum.

"Sebagai bentuk simbolisasi dari mana para seniman mengekspresikan sosok presiden itu sebagai sosok yang tegas, sosok yang membangun tertib sosial melalui penegakan hukum itu," tuturnya.

Namun untuk lebih lanjutnya menurut Hasto yang mengerti makna sebenarnya dari lukisan tersebut hanya sang pelukis yang tahu.

"Iya kira-kira seperti itu. Nanti ditanyakan ke senimannya, kalau saya kan membaca pesan apa yang dibawa seorang seniman dalam lukisan. Dan di tangan presiden di situ diharapkan seluruh harapan terhadap seorang pemimpin yang tegas," tandasnya.

Adapun dilihat Suara.com lukisan tersebut berjudul 'Bongkar' dimana Edi Markas selaku pelukisnya. Lukisan itu berukuran 120×120 centimeter dengan digambarkan Jokowi memakai pakaian jas rapih dilengkapi peci berwarna hitam dengan tangan kanan menggenggam pistol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Kawal Jokowi, Kini Kombes Agus Nurpatria Terancam Dipecat dan Dipidana karena Ferdy Sambo

Dulu Kawal Jokowi, Kini Kombes Agus Nurpatria Terancam Dipecat dan Dipidana karena Ferdy Sambo

| Selasa, 23 Agustus 2022 | 19:20 WIB

Ancaman Inflasi di Depan Mata, Jokowi Tegaskan Pemerintah Hati-hati Atur Harga BBM Subsidi

Ancaman Inflasi di Depan Mata, Jokowi Tegaskan Pemerintah Hati-hati Atur Harga BBM Subsidi

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Jokowi Buka Suara Soal Harga Pertalite, Jadi Naik?

Jokowi Buka Suara Soal Harga Pertalite, Jadi Naik?

News | Selasa, 23 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Minta KADIN Ajak UMKM Gabung E-Katalog, Jokowi: Bodoh Banget Kalau Pemerintah Terus Belanja Barang Impor

Minta KADIN Ajak UMKM Gabung E-Katalog, Jokowi: Bodoh Banget Kalau Pemerintah Terus Belanja Barang Impor

News | Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:47 WIB

Terkini

Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU

Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU

News | Senin, 06 April 2026 | 11:44 WIB

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Kini di Tangan Puspom TNI, Publik Waswas

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Kini di Tangan Puspom TNI, Publik Waswas

News | Senin, 06 April 2026 | 11:42 WIB

Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini

News | Senin, 06 April 2026 | 11:26 WIB

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

News | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

News | Senin, 06 April 2026 | 11:12 WIB

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

News | Senin, 06 April 2026 | 11:11 WIB

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 11:06 WIB

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

News | Senin, 06 April 2026 | 11:04 WIB

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

News | Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:59 WIB