Tiga Strategi yang Bisa Dilakukan Pelaku Usaha dalam Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Baku

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 23 Agustus 2022 | 21:07 WIB
Tiga Strategi yang Bisa Dilakukan Pelaku Usaha dalam Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Baku
Amin (kanan) bersama dengan salah satu karyawan RM Karya Minang. (Sumber: Istimewa)

Suara.com - Sejak resmi membuka cabang pertama RM Karya Minang di daerah Serpong Garden, rumah makan ini terus berkembang hingga kini telah mempekerjakan lebih dari 70 karyawan di enam cabang yang ada di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari usaha, kerja keras, dan kegigihan perjuangan kakak beradik asal Kebumen pendiri rumah makan tersebut, yaitu Aminoto dan Budi Handoko. Kakak beradik ini merantau ke ibu kota dan memberanikan diri untuk mengadu nasib dengan membuka bisnis kuliner.

Amin bercerita bahwa cabang pertama RM Karya Minang membuka jalannya untuk mendirikan cabang-cabang selanjutnya di Bale Tirtawana, Karawaci, dan beberapa area lainnya. Sang adik, Handoko, yang memiliki pengalaman bekerja di rumah makan Padang sebelumnya, akhirnya ikut turut membantu mengelola bisnis RM Karya Minang tersebut. 

Selain memastikan kualitas rasa, kakak beradik ini juga berupaya beradaptasi dengan tren terkini dan turut masuk ke dalam ekosistem digital, seperti mendaftarkan rumah makan mereka ke dalam layanan ShopeeFood.

“Awalnya kami mendengar ShopeeFood mulai ramai di Jakarta di awal tahun 2021 lalu, dan kami pun langsung tertarik buat gabung. Setelah menunggu beberapa saat, ShopeeFood akhirnya hadir di Tangerang, jadi kami langsung daftar deh. Kehadiran ShopeeFood ini sangat membantu transaksi bisnis kami, terutama di masa-masa sulit saat pandemi. Alhamdulillah, bisnis kami masih bisa terus bertahan di saat banyak bisnis-bisnis lain yang harus terpaksa gulung tikar,” tutur Amin.

Sajian menu RM Karya Minang. (Sumber: Istimewa)
Sajian menu RM Karya Minang. (Sumber: Istimewa)

Setelah berhasil melalui gempuran pandemi, RM Karya Minang kembali dihadapkan dengan tantangan bisnis lainnya, yaitu kenaikan harga bahan baku di masa transisi pandemi. Tren kenaikan harga tersebut tentunya membawa dampak yang sangat signifikan bagi para pelaku UMKM, khususnya mereka yang bergerak di industri kuliner, tak terkecuali RM Karya Minang. Dalam situasi ini, para pelaku usaha kuliner seolah dituntut untuk lebih jeli dalam mencari peluang agar dapat bertahan dan menjaga perputaran roda bisnisnya.

“Selama beberapa bulan terakhir, harga bahan baku di pasar terus melonjak. Meskipun harga bahan baku naik, kami tidak bisa serta merta menaikkan harga jual karena daya beli masyarakat juga masih lemah akibat pandemi. Akhirnya, kami harus mencoba memutar otak agar kami dapat tetap menjaga kualitas rasa dan pelayanan kami, walaupun tanpa adanya kenaikan harga jual,” ungkap Amin.

Setelah melakukan berbagai percobaan, RM Karya Minang akhirnya berhasil menemukan strategi yang tepat dalam menyiasati naiknya harga bahan baku. Berikut ini adalah tiga strategi utama dari RM Karya Minang yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha kuliner lainnya di tengah tingginya kenaikan harga bahan baku:

Konsisten menjaga kualitas untuk tingkatkan loyalitas

Daripada meraup keuntungan yang terlalu besar, RM Karya Minang lebih memilih memastikan menjaga kualitas rasa makanan mereka. RM Karya Minang percaya bahwa kualitas rasa itulah yang dapat membantu menjaga loyalitas konsumen. Strategi ini dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk menjaga pelanggan setia, agar terus kembali membeli produk kita. 

Memanfaatkan kampanye promo untuk mendorong transaksi

RM Karya Minang memaksimalkan strategi penjualan mereka di ShopeeFood. (Sumber: Istimewa)
RM Karya Minang memaksimalkan strategi penjualan mereka di ShopeeFood. (Sumber: Istimewa)

Meskipun harga bahan baku sedang naik, RM Karya Minang selalu berusaha memaksimalkan strategi penjualan mereka secara online di ShopeeFood untuk menarik perhatian konsumen. RM Karya Minang secara aktif dan konsisten mengikuti berbagai program kampanye yang ada di ShopeeFood dari waktu ke waktu, seperti Promo Tanggal Kembar, Pay Day, Menu Harga Coret, dan masih banyak lagi. Keseriusan RM Karya Minang dalam memanfaatkan kampanye promo ShopeeFood ini berhasil membantu mereka mendorong transaksi penjualan. Dalam sehari, RM Karya Minang bisa mendapat ratusan order dari ShopeeFood. 

Jeli dalam melakukan perhitungan menjadi kunci pertahanan

Di tengah kenaikan harga bahan baku, RM Karya Minang berusaha untuk lebih jeli dalam melakukan perhitungan saat proses produksi. Selain menu utama, RM Karya Minang berusaha untuk hanya menyiapkan stok yang secukupnya berdasarkan hasil perhitungan yang mereka lakukan. Menekan jumlah produksi dari menu-menu pelengkap tersebut dapat menjadi salah satu strategi jitu yang bisa diterapkan pelaku usaha kuliner dalam melakukan efisiensi biaya produksi. 

Dengan performa bisnis yang dimiliki oleh RM Karya Minang sekarang ini, Amin dan Handoko mengaku bahwa mereka ingin lebih fokus meningkatkan strategi operasional dan menjaga kualitas rasa masakan mereka. Hal tersebut adalah salah satu upaya yang mereka lakukan untuk menjaga eksistensi bisnis RM Karya Minang secara jangka panjang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Usaha Solo Sambut Antusias Kelas UMKM keliling Suara.com

Pelaku Usaha Solo Sambut Antusias Kelas UMKM keliling Suara.com

Foto | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 17:31 WIB

Pelaku Usaha Kini Bisa Beli Bahan Baku Petrokimia Lewat e-Commerce Ini

Pelaku Usaha Kini Bisa Beli Bahan Baku Petrokimia Lewat e-Commerce Ini

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Gelaran Pasar Lokal Suara UMKM Disambut Antusias Oleh Pelaku Usaha Yogyakarta

Gelaran Pasar Lokal Suara UMKM Disambut Antusias Oleh Pelaku Usaha Yogyakarta

Foto | Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Legendaris! Lima Ikon Kuliner di Semarang, Sudah Coba Semua?

Legendaris! Lima Ikon Kuliner di Semarang, Sudah Coba Semua?

Jawa Tengah | Senin, 15 Agustus 2022 | 19:29 WIB

Resmi Dibuka, IFRA Hybrid Business Expo 2022 Buka Peluang Bisnis Pelaku Usaha di Pasar Asia

Resmi Dibuka, IFRA Hybrid Business Expo 2022 Buka Peluang Bisnis Pelaku Usaha di Pasar Asia

Press Release | Senin, 15 Agustus 2022 | 14:02 WIB

Terbukti Tahan Banting, Ini Peran UMKM Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Terbukti Tahan Banting, Ini Peran UMKM Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Jawa Tengah | Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB