Bicara Tantangan Indonesia ke Depan, Gubernur Lemhannas: Menjaga Konektivitas dan Rantai Pasok Global

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:29 WIB
Bicara Tantangan Indonesia ke Depan, Gubernur Lemhannas: Menjaga Konektivitas dan Rantai Pasok Global
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto. [Antara/Syaiful Hakim]

Suara.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Andi Widjajanto, mengatakan tantangan Indonesia ke depan terutama untuk memulihkan perekonomian ialah bagaimana menjaga rantai pasok global.

Andi mengatakan masalah yang dikhawatirkan Indonesia itu bukan ketika komoditas mengalami kelangkaan, tetapi ketika harga komoditas di pasaran justru melambung tinggi.

Andi menjelaskan kalau berdasarkan riset global tentang komunitas pangan dan komunitas energi, ada hasil yang mengungkapkan pasokan pangan dan energi akan aman hingga sembilan bulan ke depan.

Karena di Indonesia sendiri tidak mengalami adanya kelangkaan komoditas seperti jagung dan beras. Namun akan menjadi masalah apabila kelangkaan komoditas secara global itu mempengaruhi harga di pasaran.

"(Hal) yang menjadi masalah adalah adanya pasokan itu tidak membuat pasokan ada di pasar, di konsumen dengan harga yang normal. Harganya menjadi luar biasa tinggi. Masalah kita hari ini bukan pasokan tapi berada sampai ke tangan konsumen dipatok harga berapa," kata Andi dalam konferensi pers acara diskusi Jakarta Geopolitical Forum VI/2022, Rabu (24/8/2022).

Kelangkaan komoditas global itu kian berlanjut ketika terjadinya perang antara Rusia dengan Ukraina. Di mana terdapat banyak negara yang kelimpungan akibat tertahannya ekspor gandum dari Ukraina.

Indonesia sendiri sudah mengupayakan agar rantai pasok pangan tidak tertahan melalui Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang sempat menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy beberapa waktu lalu. Pemerintah juga telah melakukan upaya lainnya seperti misalnya menaikkan suku bunga Bank Indonesia untuk menekan inflasi.

"Atau presiden memerintahkan tim kendaliin inflasi terutama di daerah-daerah untuk betul-betul mengamankan harga dan mengecek keberadaan pasokan itu 2 hal yang harus optimal kita lakukan," tuturnya.

Meski begitu, Andi menyebut solusi utamanya itu tetap ada di distribusi pasokan global. Andi mengungkapkan kalau 82 persen distribusi pasokan global untuk komoditas pangan dan energi itu melalui laut.

Dari 82 persen itu sebanyak 60 persen di antaranya terganggu.

"Yang melalui kita, yang melalui Selat Malaka, Selat Sunda, dan Lombok itu sekitar kira-kira 46 persen dari pasokan komoditas pangan dan energi dunia mengarungi laut kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membangun Ekonomi Bangsa Lewat Bisnis Startup dan UMKM

Membangun Ekonomi Bangsa Lewat Bisnis Startup dan UMKM

Your Say | Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:39 WIB

Bos Kadin: Subsidi Memang Berat, Tapi Pengusaha Bakal Dukung Program Pemerintah

Bos Kadin: Subsidi Memang Berat, Tapi Pengusaha Bakal Dukung Program Pemerintah

News | Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:22 WIB

GIIAS 2022 Berakhir, Industri Otomotif Kembali Bergairah

GIIAS 2022 Berakhir, Industri Otomotif Kembali Bergairah

Otomotif | Selasa, 23 Agustus 2022 | 09:03 WIB

Menko Airlangga Ungkap Remitansi Pekerja Migran Indonesia Capai Rp159 Triliun

Menko Airlangga Ungkap Remitansi Pekerja Migran Indonesia Capai Rp159 Triliun

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 21:41 WIB

Banyak TKI Jadi Korban Rentenir, Menko Airlangga: Ada KUR Buat PMI Sampai Rp100 Juta

Banyak TKI Jadi Korban Rentenir, Menko Airlangga: Ada KUR Buat PMI Sampai Rp100 Juta

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 20:51 WIB

Terkini

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB