Deretan Pernyataan Kapolri Soal Kasus Ferdy Sambo di Rapat Komisi III DPR

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:55 WIB
Deretan Pernyataan Kapolri Soal Kasus Ferdy Sambo di Rapat Komisi III DPR
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan tim khusus atau timsus terus melakukan proses penyidikan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua Hutabarat. (tangkap layar)

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ungkap komitmennya terhadap kasus Ferdy Sambo di depan jajaran para anggota parlemen pada rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).

Adapun pria nomor satu di Polri tersebut menyatakan sederet pernyataan terkait bagaimana pihaknya akan menangani Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka utama pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Bahkan, Kapolri blak-blakan mengungkap motif dan skenario yang direkayasa oleh pasangan Ferdy Sambo dan sang istri, Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J.

Berikut deretan pernyataan Kapolri dalam rapat bersama Komisi III DPR yang telah dirangkum dari pemberitaan Suara.com.

1. Janji menyelesaikan proses sidang kode etik dalam waktu 30 hari

Kematian Brigadir J kini turut menyeret sejumlah oknum polisi yang diduga melanggar kode etik dalam proses penyidikan. Terkait jajaran oknum polisi tersebut, Kapolri berkomitmen untuk menyidangkan mereka dalam waktu dekat.

"Kami tentunya berkomitmen untuk segera bisa menyelesaikan proses sidang kode etik profesi ini dalam waktu 30 hari ke depan," kata Listyo dalam rapat dengan Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).

Bagi sang Kapolri, proses sidang etik profesi terhadap para puluhan polisi yang terlibat pelanggaran tersebut merupakan urgensi prioritas.

"Ini juga untuk memberikan kepastian hukum terhadap para terduga pelanggar," kata Listyo.

Adapun sebelumnya Listyo juga telah membentuk tim khusus atau timsus untuk menyelidiki fakta-fakta di belakang pembunuhan Brigadir J, termasuk para sosok pelaku.

2. Beri ruang seluas-luasnya buat Komnas HAM untuk investigasi kasus

Kapolri juga telah menyatakan bahwa pihaknya akan membuka pintu seluas-luasnya bagi Komnas HAM untuk turut menginvestigasi kasus Brigadir J.

"Untuk melakukan pengawasan, pengujian dan pemeriksaan terkait peristiwa penembakan yang terjadi di Duren Tiga," terang Kapolri.

Kekinian, Komnas HAM tengah melanjutkan investigasi terkait dengan pembunuhan Yosua.

"Saat ini tentunya investigasi oleh Komnas HAM masih terus berjalan," lanjut Listyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Tindakan Irjen Ferdy Sambo, Nyaris 100 Personel Polisi Terseret: 4 Jenderal, 6 Kombes, hingga 7 AKBP

Imbas Tindakan Irjen Ferdy Sambo, Nyaris 100 Personel Polisi Terseret: 4 Jenderal, 6 Kombes, hingga 7 AKBP

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:52 WIB

Minta Kapolri Maklumi Kericuhan Anggota Komisi III di Rapat, Bambang Pacul: Memang Hobi DPR itu Adu Mulut

Minta Kapolri Maklumi Kericuhan Anggota Komisi III di Rapat, Bambang Pacul: Memang Hobi DPR itu Adu Mulut

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:51 WIB

Polri Sebut Video Koper Berisi Uang Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo Sesat, Itu Temuan Uang Palsu di USA

Polri Sebut Video Koper Berisi Uang Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo Sesat, Itu Temuan Uang Palsu di USA

Jogja | Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:50 WIB

Tepis Isu Penyiksaan Terhadap Brigadir J, Kapolri: Tidak Ada Luka-luka Selain dari Senjata Api

Tepis Isu Penyiksaan Terhadap Brigadir J, Kapolri: Tidak Ada Luka-luka Selain dari Senjata Api

Kalbar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:46 WIB

Anggota DPR Cecar Kapolri Listyo soal Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J

Anggota DPR Cecar Kapolri Listyo soal Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J

Riau | Rabu, 24 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:54 WIB

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:39 WIB

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:37 WIB

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:36 WIB

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB