Profil Najib Razak, Eks Perdana Menteri Malaysia Dipenjara 12 Tahun Gegara Korupsi

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:00 WIB
Profil Najib Razak, Eks Perdana Menteri Malaysia Dipenjara 12 Tahun Gegara Korupsi
Profil Najib Razak - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, saat hendak mengikuti ibadah salat Jumat di kantor Barisan Nasional di Kuala Lumpur, Jumat (18/5/2018) lalu. [Mohd Rasfan / AFP]

Suara.com - Sosok mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak harus rela mendekam di penjara usai terjerat kasus skandal korupsi penyalahgunaan dana SRC International Sdn Bhd sebesar 42 juta Ringgit Malaysia (setara dengan Rp183,85 miliar).

Adapun sosok mantan PM Malaysia tersebut dijatuhi hukuman 12 tahun penjara usai upaya bandingnya ditolak oleh pengadilan.

Mengutip media Malaysia Bernama, kini Najib tengah memulai masa tahanannya di Penjara Kajang, Selangor mulai hari Selasa (24/8/2022). Tak hanya itu, Najib harus membayar denda membayar denda sebesar RM210 juta atau setara dengan Rp693,79 miliar.

Sebelumnya, Najib Razak telah melalang buana berkarier di pemerintahan Negeri Jiran.

Berikut profil Najib Razak selengkapnya.

Lahir dari keluarga berpengaruh

Pria yang bernama lengkap Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak tersebut lahir pada 23 Juli 1953 di Bukit Bius, Kuala Lipis, saat Malaysia masih berbentuk Federasi Malaya.

Najib Razak lahir di tengah keluarga yang terpandang di masyarakat. Dikutip dari The Daily Telegraph, ayah Najib tak lain adalah Tun Haji Abdul Razak bin Dato' Hussein yang menjabat sebagai PM Malaysia kedua.

Ia juga dinobatkan menjadi salah satu dari empat bangsawan Pahang Darul Makmur berkat gelar Orang Kaya Indera Shahbandar yang dinobatkan kepadanya. 

Kini, Najib Razak menjalin hubungan pernikahan dengan Datin Sri Hajah Rosmah binti Mansor.

Terjun ke politik hingga jadi Perdana Menteri

Mengutip penjelasan biografinya di kearsipan pemerintah Malaysia, Najib Razak masuk ke dunia perpolitikan negeri jiran saat menggantikan posisi mendiang sang ayah sebagai perwakilan Pahang untuk Parlimen Malaysia.

Kala itu, sang ayah wafat tepatnya pada 1976 dan Najib menggantikan posisi ayahnya dalam usia yang relatif muda, yakni 23 tahun.

Sejak tahun 1982 hingga 1986, Najib Razak menjadi Menteri Besar Pahang.

Hingga pada 2004, Najib Razak diangkat menjadi Timbalan Perdana Menteri Malaysia di bawah kepemimpinan PM Abdullah Ahmad Badawi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Korupsi, Mantan PM Malaysia Najib Razak Dijebloskan ke Penjara Selama 12 Tahun

Kasus Korupsi, Mantan PM Malaysia Najib Razak Dijebloskan ke Penjara Selama 12 Tahun

Sumbar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 10:29 WIB

Skandal Korupsi, Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Dipenjara 12 Tahun

Skandal Korupsi, Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Dipenjara 12 Tahun

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:10 WIB

RUU Larangan Dewan Rakyat Malaysia Pindah Partai Didukung Mayoritas Anggota Parlemen, PM Ismail Sabri: Sejarah Besar

RUU Larangan Dewan Rakyat Malaysia Pindah Partai Didukung Mayoritas Anggota Parlemen, PM Ismail Sabri: Sejarah Besar

Sumut | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:15 WIB

Klarifikasi Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Soal Ribut-ribut Klaim Kepulauan Riau dan Singapura

Klarifikasi Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Soal Ribut-ribut Klaim Kepulauan Riau dan Singapura

Sumbar | Jum'at, 24 Juni 2022 | 11:50 WIB

Profil Mahathir Mohamad, Eks PM Malaysia yang Sebut Kepulauan Riau Bagian dari Malaysia

Profil Mahathir Mohamad, Eks PM Malaysia yang Sebut Kepulauan Riau Bagian dari Malaysia

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:09 WIB

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:00 WIB

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:47 WIB

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:46 WIB

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:14 WIB